Berita Ragam

Bukan Jokowi, Media Israel Sebut Hanya Prabowo Subianto yang Bisa Pererat Hubungan antara Dua Negara. Alasannya?

2 menit

Hubungan Indonesia dan Israel sedang hangat. Media Israel menyebutkan nama Prabowo Subianto sebagai sosok penentu normalisasi. Begini berita selengkapnya!

Melansir intisari.grid.id, Indonesia dan Israel tidak memiliki hubungan diplomatik formal.

Akan tetapi, kedua negara ini sudah saling membantu dan berhubungan semenjak dulu.

Indonesia dan Israel menjalin hubungan lewat pariwisata dan perdagangan.

Tidak hanya itu, Indonesia juga pernah membeli senjata dari Israel pada tahun 1970-an.

Bahkan, tentara Indonesia pun pernah dilatih di sana.

Lantas, bagaimana nasib kedua negara di masa depan?

Mengapa media Israel menyebut hanya Prabowo yang bisa memperkuat tali silaturahmi dua negara ini?

Berikut berita selengkapnya!

Awal Mula Hubungan Diplomatik Indonesia-Israel Dipimpin oleh Prabowo Subianto

prabowo subianto

sumber: cnn.co.id

Langkah pendekatan hubungan antara Indonesia dan Israel dimulai dengan kerjasama di bidang pertanian.

Kerjasama ini diawasi dan dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto.

Melansir The Jerusalem Post, Prabowo mengunjungi Israel November 2021 lalu untuk bertemu dengan Penasihat Keamanan Nasional, Eyal Hulata.

Selain bertemu dengan Hulata, Prabowo juga terlihat berbincang-bincang dengan pengusaha Israel, Itay Tagner.

Kedekatan Prabowo dengan Tagner diabadikan oleh media Israel, membuat fotonya menyebar di negeri Yahudi itu.

Tak lama kemudian, pertemuan para pejabat tinggi ini sempat menimbulkan kontroversi di Indonesia.

Pasalnya, saat itu kondisi Palestina dan Israel sedang memanas dan kampanye tagar #SavePalestine sedang trending.



Menanggapi hal tersebut, juru bicara Prabowo, Dahnil Anzar angkat suara.

Menurut laman Pikiran Rakyat, Dahnil mengatakan, kedekatan Prabowo dengan pejabat Israel hanya sebatas perbincangan formal saja.

Prabowo juga sempat mengeluarkan pernyataan bahwa kunjungannya ke Israel saat itu merupakan kepentingan nasional.

Didukung Media dan Pemerintah Israel

bendera israel

Sumber: tribunnews.com

Tidak lama lalu, Prabowo Subianto mengajukan diri sebagai kandidat calon presiden 2024.

Sebagaimana halnya pemimpin negara lain, mantan menantu Soeharto ini menganggap hubungan antara Indonesia dan Israel cukup penting.

Konsultan pertanian dan penasihat senior mantan Menteri Pertahanan Israel, Shmuel Friedman tampaknya setuju dengan rencana Prabowo.

Ia mengatakan Prabowo memiliki tujuan yang sama dengan pemerintah Israel soal ketahanan pangan.

“Saya percaya bahwa hubungan dua negara perlu dimulai dari sana, bukan dari senjata saja, tetapi dengan ketahanan pangan,” jelas Friedman, dikutip dari Pikiran Rakyat, Jumat (14/01/22).

***

Semoga artikel ini bermanfaat, ya!

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya di portal Berita 99.co Indonesia.

Jika sedang mencari rumah di Bandung, bisa jadi Btari Summarecon adalah jawabannya.

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan rumah idamanmu!




Samala Mahadi

Content Writer and all things Basquiat connoisseur.

Related Posts