Berita Ragam

8 Jenis Media Tanam Hidroponik Terbaik Pengganti Tanah. Bikin Tanaman Tumbuh Subur!

3 menit

Ingin mulai berkebun dengan sistem hidroponik? Sebelum mulai, sebaiknya kamu kenali dulu apa saja jenis media tanam hidroponik terbaik. Hal ini penting, agar tanaman bisa tumbuh subur meski tanpa menggunakan tanah.

Kegiatan berkebun kini bisa dilakukan dengan menggunakan media tanam non-tanah.

Secara luas, metode ini dikenal sebagai sistem hidroponik, Sahabat 99.

Metode ini tentu sangat membantu untuk masyarakat perkotaan yang ingin berkebun tapi tidak memiliki lahan yang cukup.

Untuk melakukannya, ada beberapa media yang bisa kamu gunakan.

Berikut penjelasan lengkapnya terkait jenis media tanam hidroponik pengganti tanah!

Jenis Media Tanam Hidroponik Terbaik

1. Media Tanam Hidroponik Rockwool

Media Tanam Hidroponik Rockwool

Sumber foto: maximumyield.com

Pertama, ada media rockwool yang merupakan kombinasi dari batuan basalt, kapur, dan batubara yang dipanaskan hingga meleleh.

Media satu ini biasanya digunakan untuk sistem hidroponik rakit apung dan termasuk jenis media terbaik.

Pasalnya, karakteristik rockwool memungkinkannya untuk menyimpan air dan udara secara seimbang.

Media ini sangat disarankan untuk sayuran buah seperti tomat, cabe, sayur pakcoi, dan lainnya yang berukuran besar serta periode tanamnya lama.

Akan tetapi, perlu diingat bahwa pH di dalamnya cenderung tinggi, yakni sekitar 7,8-8,02.

Kamu perlu memberinya perlakuan khusus sebelum digunakan sebagai media tanam.

2. Arang Sekam

arang sekam

Sumber foto: hidroponikyuk.com

Berikutnya, ada media tanam arang sekam yang sering digunakan untuk menanam anggrek.

Arang sekam memiliki kandungan protein kasar, kadar air, abu, serat kasar, karbon, oksigen, karbohidrat, hidrogen, dan silikon.

Hal ini menyebabkan penggunaannya disebut lebih efisien daripada media tanam tanah.

Harga arang sekam pun cenderung murah sehingga mudah untuk ditemukan.

Kamu bahkan bisa membuat arang sekam sendiri di rumah, Sahabat 99.

3. Media Tanam Kerikil untuk Teknik NFT

kerikil teknik NFT

Sumber: kampoengilmu.com

Sistem hidroponik NFT umumnya menggunakan kerikil sebagai media tanam.

Media ini efektif membantu peredara unsur hara dan udara agar pertumbuhan akar tanaman tidak terhambat.

Pasalnya, pori-pori kerikil berukuran besar dan jumlahnya banyak sehingga mudah basah.

Akan tetapi, permukaannya juga mudah kering jadi kamu perlu menyiramnya dengan rutin.

4. Media Tanam Hidroponik Cocopeat

cocopeat

Sumber foto: indoorplants.info

Media tanam pengganti tanah terbaik berikutnya adalah cocopeat atau sabut kelapa.

Kamu bisa menggunakannya untuk menanam sayuran kecil seperti bawang merah hidroponik.

Tahukah kamu, sabut kelapa memiliki kemampuan menyimpan dan menampung air yang tinggi.




Tak hanya itu, material ini mengandung magnesium, fosfor, kalsium, kalium, dan natrium.

Senyawa tersebut sangat dibutuhkan untuk tanaman dalam pertumbuhannya.

Akan tetapi, perlu diingat bahwa material ini tidak efektif mengalirkan air sehingga kamu perlu mencampurnya dengan media lain.

5. Media Tanam Hidrogel untuk Tanaman Hias

hidrogel

Untuk tanaman hias indoor, disarankan menggunakan hidrogel sebagai media tanam.

Media yang terbuat dari kristal polimer ini memiliki kemampuan serap yang baik.

Tak hanya itu, hidrogel mampu mengurai larutan nutrisi dan air secara perlahan sesuai kebutuhan tanaman.

Hidrogel juga cocok untuk digunakan mengawetkan bunga potong agar tidak cepat layu, lo.

6. Spons Media Tanam Hidroponik

spons media tanam hidroponik

Tahukah kamu, spons juga bisa digunakan sebagai media tanam hidroponik.

Kemampuannya menyerap air sangat baik dan massa aslinya ringan.

Akan tetapi, material ini hanya cocok untuk tanaman dengan masa tumbuh yang pendek.

Hal ini karena strukturnya mudah hancur sehingga tidak mampu bertahan untuk waktu yang lama.

7. Media Tanam Perlit sebagai Pengganti Tanah

Media Tanam Perlit sebagai Pengganti Tanah

Sumber foto: epicgardening.com

Untuk pemula yang baru mencoba sistem hidroponik, kamu bisa menggunakan perlit.

Perlit merupakan zat anorganik yang terbuat dari batu silika.

Material ini memiliki kemampuan menyimpan nutrisi dalam jumlah banyak yang sangat baik.

Sistem drainasenya pun cukup baik sehingga dapat diandalkan untuk mengalirkan air pada tanaman.

Kamu hanya perlu memilih tanaman hidroponik yang tepat untuk dibudidayakan menggunakan media ini.

8. Pecahan Batu Bata dan Genting

pecahan batu dan genteng untuk hidroponik

Sumber foto: hidroponikstore.com

Pecahan batu bata dan genting juga bisa kamu gunakan sebagai media tanam hidroponik, lo.

Material ini memiliki kemampuan drainase yang baik dan strukturnya kuat sehingga pertumbuhan akar bisa tertopang.

Akan tetapi, kandungan haranya sangat kecil.

Kamu perlu menambahkan pupuk hidroponik dan mengkombinasikannya dengan media tanam agar efektif.

***

Semoga informasinya bermanfaat Sahabat 99.

Simak artikel menarik lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Kamu sedang mencari properti untuk investasi masa depan?

Kunjungi 99.co/id dan temukan hunian impianmu.

Ada beragam pilihan properti menarik seperti kawasan Mazhoji di Depok.




Hanifah

Penulis 99.co Indonesia | Knit & Crochet Enthusiast

Related Posts