Berita Berita Properti

Melihat Konsep Gedung Intiland yang ‘Katanya’ Punya Feng Shui Buruk

2 menit

Ada sebuah thread di Twitter yang membahasa keunikan dari bangunan gedung Intiland di Jakarta. Keunikannya ini membuat beberapa orang bertanya-tanya pada nilai feng shuinya. Selengkapnya di sini.

Gedung Intiland (Wisma Dharmala) adalah conton bangunan gedung yang berlokasi di Jalan Jendral Sudirman Kav.32, Jakarta Pusat.

Gedung dengan jumlah 22 lantai dan 1 basement ini dirancang oleh seorang arsitek Amerika Serikat, Paul Rudolph.

Intiland Tower ini dibangun pada tahun 1984-1985 dengan fasad yang sangat menarik dan artistik.

Gedung Intiland, Eksperimen Cerdas untuk Kota Beriklim Tropis

intiland tower

sumber: intiland.com

Diperkirakan, luas bangunan Intiland Tower mencapai 59.838,65m².

Rudolph merancang gedung tinggi ini dengan banyak kelebihan bagi kota beriklim tropis.

Melansir dari Sabilfatimah.wordpress, Rudolph sengaja membuat atap-atap pada gedung Intiland memiliki bentuk lancip.

Ia terinspirasi dari bentuk atap-atap Indonesia yang memiliki overstek, karena iklim tropisnya sehingga tidak akan langsung diterpa cahaya matahari.

Kemudian terdapat pula void bangunan yang cukup besar.

Sehingga udara sejuk masih terasa ke dalam ruangan dan cahaya lampu pada siang hari tidak diperlukan.

Baca Juga:

7 Bangunan Dengan Kaca Tembus Pandang Paling Unik di Dunia | Isinya Apa Ya, Kira-Kira!?

Atap Miring pada Gedung, Dianggap Punya Feng Shui yang Buruk!

atap miring gedung intiland

sumber: muaralaz.blogspot.com

Sebuah thread di laman Twitter baru-baru ini viral dengan topik bahasan Gedung Intiland.

Banyak yang menanyakan keberadaan feng shui gedung perkantoran ini jika melihat dari bagian atap yang berbentuk lancip.

Menurut ilmu feng shui desain atap miring memiliki nilai yang buruk.

Sebab, atap dengan bentuk lancip akan mengikis keberuntungan penghuni pada satu sisi, bukannya memancing kemakmuran.

Namun, berbeda dengan prinsip dasar yang dirancang Rudolph.

Rudolph membuat gedung Intiland ini memiliki prinsip Working With Climate (Memanfaatkan kondisi dan sumber energi alami) dengan pendekatan green architecture.

arsitektur gedung intiland

sumber: ipapa.co.id

Bidang-bidang miring pada fasad digunakan sebagai kanopi dan sunlouver (perisai matahari).

Kedua benda ini membuat udara di dalam ruangan tidak akan panas dan udara berjalan dengan baik.

Selain itu konsep green building lebih terasa dengan adanya tanaman rambat atau Lee Kwan Yew yang hijau.

Rudolph pun mempertimbangkan angin, cahaya, view, dan lokalitas bentuk atap.

“Saya selalu melihat situsnya. Tentu saja saya pergi ke sana. Saya melakukan hal yang menarik, atas saran mereka, sebenarnya. Saya memberi tahu mereka bahwa saya ingin mendapatkan ide sejelas mungkin tentang arsitektur vernakular di bagian dunia itu.” Ujar Rudolph dalam sketsa-sketsa di balik Dharmala.

***

Semoga informasi di atas bermanfaat, ya!

Kunjungi Berita Properti 99.co Indonesia untuk membaca informasi seputar properti lainnya.

Sedang mencari properti di SQ Res? Cari saja lewat situs www.99.co/id !

Follow Me:

Related Posts