Rumah, Tips & Trik

7 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli Rumah Bekas

6 April 2019
membeli rumah bekas
2 menit

Membeli rumah bekas menjadi pilihan yang paling masuk akal bagi banyak orang yang sangat ingin memiliki rumah.

Namun, tidak semua rumah bekas yang dijual di pasaran dalam kondisi yang bagus dan siap huni.

Oleh karena itu, selain mempertimbangkan harga, lokasi, dan spesifikasinya, Anda juga perlu mempertimbangkan kondisi fisiknya.

Mengetahui keseluruhan kondisi rumah dapat membantu Anda agar terhindar dari berbagai masalah yang mungkin timbul di masa depan.

Berikut ini 7 hal yang harus diperhatikan sebelum membeli rumah bekas.

1. Perhatikan Penggunaan Cat

Penggunaan cat tertentu seperti cat timbal pada bangunan memiliki dampak buruk bagi kesehatan penghuninya.

Bahkan, untuk anak-anak di bawah enam tahun akan sangat membahayakan apabila sampai terhirup dalam jangka panjang.

Itulah kenapa sebelum membeli rumah bekas Anda harus mengetahui jenis dan bahan cat yang digunakan apakah aman atau tidak.

Jika ternyata menggunakan cat timbal dan bahan berbahaya lainnya, artinya Anda harus menyiapkan dana tambahan untuk mengecat ulang rumah.

2. Periksa Atap Rumah Bekas

Seperti halnya bagian rumah yang lain, bagian atap rumah akan mengalami penurunan kualitas seiring berjalannya waktu.

Memperhatikan kondisi atap rumah juga penting dilakukan sebelum membeli rumah agar bisa mengetahui kondisi atap terkini.

Perhatikan juga jenis atapnya apakah masih menggunakan bahan asbes yang berbahaya bagi kesehatan atau tidak.

Jangan sampai Anda harus mengeluarkan biaya tambahan untuk perawatan dan penggantian ulang atap di kemudian hari.

Baca juga:

Ingin Beli Rumah Bekas? Perhatikan 5 Hal Ini!

3. Cek Fondasi dan Bendul Rumah

Fondasi dan bendul pada rumah tua telah melewati masa yang panjang dan berbagai macam kondisinya.

Tidak heran apabila fondasi dan bendul pada rumah bekas dapat retak, goyah, bahkan mungkin rusak parah.

Anda pasti tahu bahwa daya tahan rumah tergantung pada kondisi fondasinya, kan?

Sebelum membeli rumah, pastikan kondisi fondasi dan bendulnya masih dalam keadaan memadai demi keamanan Anda kedepannya.

4. Periksa Kelistrikan Rumah

Sistem kelistrikan rumah lama sangat berbeda dengan apa yang diterapkan pada rumah baru.

Tidak banyak sistem kelistrikan di rumah lama yang mendukung penggunaan berbagai perangkat elektronik berdaya besar.

Oleh karena itu, Anda perlu mengecek total daya yang dipakai di rumah tersebut dan disesuaikan dengan kebutuhan Anda sehari-hari.

Selain itu, pastikan jalur instalasi kelistrikan di rumah tersebut cukup aman dan tak berbahaya bagi binatang peliharaan dan anak-anak.

Pastikan daya listrik mencukupi kebutuhan dan sistem kelistrikan berada dalam kondisi yang aman.

5. Cek Pemanfaatan Energi

Biasanya rumah bekas yang sudah berumur tua belum memiliki sistem efisiensi energi yang baik.

Bahkan, banyak juga yang masih belum dilengkapi sistem insulasi rumah untuk menghambat suhu panas atau dingin menyebar.

Sistem jendela yang digunakan pun masih menerapkan panel tunggal yang kurang efektif untuk pemanas dan pendingin ruangan.

Jika ingin pemanas dan pendingin ruangan bekerja dengan maksimal, Anda harus merenovasi sistem pemanfaatan energi di rumah tersebut.

6. Perhatikan Sumber Air

Air menjadi salah satu faktor yang paling penting untuk diperhatikan saat akan membeli rumah bekas ataupun rumah baru.

Banyak rumah bekas apalagi rumah tua yang sumber airnya hanya berupa sumur yang ukurannya dangkal.

Masalahnya, sumber air yang dangkal cukup beresiko terkontaminasi berbagai polutan yang membahayakan.

Akan lebih baik apabila di rumah bekas tersebut telah ada tambahan sumber air sekunder misalnya dari air PAM.

Jika tidak, besiaplah untuk mengeluarkan biaya tambahan untuk sumber air baru.

7. Sebelum Beli Rumah Bekas, Cek Rayap dan Serangga

Masalah rayap dan serangga ini cukup sering ditemukan pada rumah-rumah bekas yang sudah cukup berumur.

Tikus, berbagai jenis serangga, hingga hewan berbahaya mungkin saja bersarang di area tertentu dari rumah bekas tersebut.

Rumah bekas dengan banyak struktur kayu pada bangunannya mungkin juga memiliki masalah dengan rayap.

Jika tidak ingin mengeluarkan biaya ekstra lagi, pastikan rumah bekas yang Anda minati aman dari berbagai bahaya rayap dan serangga.

Baca juga:

Renovasi Rumah Bekas Seperti Baru, Lebih Murah dan Memuaskan!

Semoga tips ini bermanfaat untuk membeli rumah bekas ya, sahabat 99.

Jika ingin membeli rumah bekas yang terpercaya, cari saja di 99.co Indonesia.

You Might Also Like