Berita Berita Properti

8 Tips Membuat Dak Beton Kokoh Tidak Retak dan Melengkung

3 menit

Kekokohan sebuah hunian adalah salah satu poin penting saat membangun hunian. Salah satu di antaranya yang perlu diperhatikan ialah kekuatan dak beton dalam struktur bangunan.

Harga material bangunan memang terbilang cukup mahal.

Maka dari itu tidak sedikit orang yang rela menekan anggaran material.

Alhasil, dengan anggaran yang serba ditekan, material untuk kontsruksi bangunan yang dipilih pun cenderung tidak terlalu berkualitas.

Hal ini tentu berdampak pada kekuatan bangunan yang dibangun, misalnya dak beton yang mudah retak atau melengkung.

Saat ini, dak beton banyak dipilih untuk meninggikan atau menambah lantai sebuah bangunan

Supaya konstruksi dak tersebut tetap kuat dan terjamin ketahanannya, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan.

Simak cara menjadikan dak beton kokoh agar tidak retak dan melengkung, yuk!

Cara Agar Dak Beton Tidak Retak dan Melengkung

1. Konsultasi dengan Ahlinya

Setiap konstruksi memerlukan tenaga ahli untuk memastikan proses konstruksinya berjalan dengan benar tanpa ada kendala sebelum, saat, atau sesudahnya.

Salah satu kendala yang kerap dialami setelah selesai proses konstruksi adalah dak beton yang menjadi retak atau melengkung karena pembuatannya kurang diperhatikan.

Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya perlu melakukan konsultasi kepada tenaga ahli agar mendapatkan arahan yang benar.

Misalnya terkait penggunaan besi tulangan, tebal plat beton yang digunakan, dan sebagainya.

2. Menggunakan Besi Tulangan yang Cukup

besi tulangan

Hal pertama yang harus diperhatikan dari konstruksi beton adalah memastikan beton tersebut kuat menahan gaya tarik pada struktur platnya.

Bagian yang berfungsi menahan gaya tarik pada konstruksi beton adalah besi tulangan.

Oleh karena itu, kamu harus memastikan penggunaan besi tulangan dalam konstruksi beton dalam kategori cukup, tidak kurang atau lebih.

Sebab jika besi tulangan yang digunakan melebihi kebutuhan, maka akan menyebabkan struktur menjadi lebih berat dan tentunya akan ada pemborosan biaya bangunan.

Jadi, hal ini perlu dikonsultasikan kepada tenaga ahli untuk mendapatkan perhitungan yang tepat.

Cari dan Bandingkan Harga Besi Tulangan di Tokopedia

3. Tebal Plat Beton Cukup

Selain gaya tarik, salah satu hal yang juga sangat penting diperhatikan adalah gaya tekan.

Sederhananya, apakah plat beton yang digunakan cukup untuk menahan gaya tekan?

Biasanya, plat lantai beton dibuat dengan ketebalan minimal 12 cm.

Sedangkan plat beton atap umumnya dibuat dengan ketebalan minimal 8 cm.

4. Memperhatikan Beban Bangunan

besi konstruksi

Setiap konstruksi memiliki ketentuan beban yang mampu ditopang masing-masing, termasuk konstruksi beton.

Dengan demikian, tentu tidak masalah jika menaruh beban kurang dari beban yang mampu ditampung oleh konstruksi beton.

Namun, akan menjadi masalah jika beban yang ditempatkan melebihi daya yang mampu ditopang oleh konstruksi beton tersebut.

Jika demikian, dak beton bisa retak atau bahkan melengkung karena tidak mampu menahan beban yang ditempatkan.

Bahkan tidak hanya retak atau melengkung saja, bangunan pun bisa roboh jika diberi tekanan yang melebihi kemampuannya.

5. Kualitas Beton Sesuai dengan Kebutuhan

Konstruksi beton memiliki mutu yang berbeda-beda dan masing-masing mutunya memiliki peruntukannya sendiri.

Sebaiknya kamu benar-benar mengetahui mutu beton yang sesuai dengan keperluan konstruksi yang kamu jalankan.

Berikut mutu beton cor berdasarkan peruntukannya:

  • K175: bangunan ringan
  • K225: bangunan dua lantai
  • K250: bangunan dua lantai dengan beban berat
  • K300: rumah atau ruko tiga lantai
  • K350: bangunan tiga sampai lima lantai
  • K400: konstruksi jalan tol
  • K500: bangunan lebih dari lima lantai

6. Melakukan Perlambatan Pengerasan Beton

Beton merupakan material konstruksi yang cepat mengeras, artinya jika terlalu cepat mengeras maka beton tersebut cenderung mudah retak.

Untuk meminimalisir keretakan yang dapat terjadi, perlu dilakukan proses perlambatan pengerasan beton.

Caranya bisa dengan menyiramkan air dan menaruh kain basah di permukaan dak beton.

7. Memperhatikan Pembongkaran Bekisting Agar Dak Beton Tak Melengkung

bekistingSaat pembuatan beton, pasti akan ada proses pembongkaran bekisting. 

Waktu yang tepat untuk melakukan pembongkaran bekisting adalah minimal setelah 28 hari sejak pengecoran beton.

Ini karena material beton dapat mengeras secara sempurna saat berusia 28 hari, kecuali ditambahkan zat kimia untuk mempercepat pengerasannya.

Kalau ada tambahan zat kimia tersebut, maka bekisting bisa dibongkar lebih awal.

8. Pelengkungan pada Bekisting

Untuk pembuatan kanopi, misalnya seperti ornamen atas jendela rumah tinggal, sebaiknya ada pelengkungan bekisting.

Pada proses pembuatannya, bekisting dilengkungkan pada bagian tengah agar ketika dibongkar hasilnya datar dan halus.

***

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Sahabat 99!

Simak informasi menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari hunian di Pavia Village?

Kunjungi www.99.co/id dan temukan hunian impianmu dari sekarang!

Alya Zulfikar

Jr. Content Writer | Sometimes a poet, mostly a daydreamer; I, too, bleed – I bleed ink!
Follow Me:

Related Posts