Berita Berita Properti

Syarat dan Cara Membuat Surat Keterangan Waris | Panduan Lengkap 2020

3 menit

Ada keluarga yang baru berpulang dan meninggalkan harta warisan dalam jumlah banyak? Tenang dulu, kamu tidak bisa serta mertas melakukan pindah naman atas harta tersebut. Perlu ada surat keterangan waris atau SKHW untuk melakukan proses pindah nama aset.

Pembagian harta warisan masih menjadi hal yang sensitif di Indonesia.

Terlebih, sering terjadi perselisihan dan bahkan penyalahgunaan wewenang terkait hak atas warisan.

Oleh sebab itu, perlu adanya surat keterangan yang menyatakan bahwa kamu memang merupakan ahli waris sah.

Untuk lebih jelasnya, berikut panduang lengkap membuat surat keterangan waris untukmu!

Fungsi Surat Keterangan Waris

Pada dasarnya, tujuan pembuatan surat keterangan waris adalah untuk menunjuk ahli waris secara sah.

Tanpa adanya surat ini, seseorang yang dianggap ahli waris tidak bisa mengambil harta warisan yang ditinggalkan pewaris.

Bahkan meskipun ia bisa menunjukkan bukti statusnya sebagai anak, pasangan, ataupun orangtua.

Tak hanya itu, surat keterangan ini diperlukan agar tidak terjadi penyalahgunaan wewenang.

Artinya, pemindahan nama ataupun pencairan dana tidak bisa dilakukan tanpa sepengetahuan atau kesepakatan ahli waris.

Lebih lanjut, pengurusan sertifikat tanah atas nama pewaris, serta pengalihan hak milik juga tak bisa dilakukan tanpa surat keterangan waris ataupun surat kuasa.

Penunjukan ahli waris sendiri dilakukan dihadapan pejabat berwenang dan harus disertai dengan beberapa syarat administratif.

Cara Membuat Surat Keterangan Hak Waris (SKHW)

membuat surat keterangan waris

Sumber: naviri.org

1. Syarat Membuat SKHW

Mereka yang tercantum namanya dalam surat warisan, secara hukum dianggap berhak atas harta warisan.

Sementara mereka yang namanya tak tercantum, tidak memiliki kuasa atas harta warisan sedikitpun.

Oleh sebab itu, penunjukan ahli waris juga tidak bisa dilakukan sembarangan.

Dilansir dari hukumonline.com, surat keterangan ahli waris untuk Warga Negara Indonesia (WNI) harus dibuat dengan ditandatangani dua orang saksi, disahkan lurah, dan dikuatkan oleh camat setempat.

Syarat dokumennya sendiri adalah sebagai berikut:

  • Surat permohonan (7 rangkap)
  • Fotokopi KTP para pemohon (ahli waris) menggunakan kertas A4
  • Fotokopi kartu keluarga pewaris (almarhum) menggunakan kertas A4
  • Fotokopi buku nikah pewaris (almarhum) menggunakan kertas A4
  • Keterangan silsilah keluarga ahli waris dari kelurahan
  • Surat keterangan kematian dan penguburan
  • Catatan sipil kematian
  • Fotokopi akta lahir seluruh ahli waris
  • Surat pernyataan sebagai ahli waris

Tak ada salahnya kamu juga melengkapinya dengan surat warisan dari pewaris yang ditandatangani.

Tujuannya agar bukti bahwa kamu merupakan ahli waris sah semakin kuat.

2. Langkah Membuat SKHW

Langkah mengurus SKHW senditi adalah sebagai berikut:

  • Membawa seluruh persyaratan kepada RT/RW setempat
  • Meminta surat pengantar kepada RT/RW setempat
  • Meminta surat keterangan bermaterai ditandatangani oleh seluruh ahli waris disaksikan dan ditandatangani para saksi, yaitu ketua RT dan RW setempat
  • Mengajukan permohonan ke kantor kelurahan bagian pelayanan umum

Setelah surat keterangan hak waris selesai dibuat, kamu harus mengajukan fatwa waris ke pengadilan agama atau pengadilan negeri.

Proses hingga keluarnya fatwa paling lambat enam bulan, dengan estimasi biaya kurang lebih Rp150 ribu.

Jika fatwa waris sudah keluar, kamu bisa mengurus balik nama seluruh aset pewaris dengan lebih leluasa.

Pasalnya, kamu sudah memiliki kekuatan hukum yang sah, Sahabat 99.

3. Contoh Surat Pernyataan Ahli Waris

Jika bingung bagaimana membuat surat pernyataan ahli waris, berikut contoh surat ahli waris untukmu.

surat keterangan waris

Sumber: alphapay.id

Jika perlu, sertakan juga secara mendetail harta warisan yang menjadi objek surat.

Lengkapi dengan detail siapa yang menerima harta apa dari pewaris.

4. Contoh Surat Hak Ahli Waris

Sementara surat keterangan yang dikeluarkan oleh kelurahan nanti bentuknya kurang lebih sebagai berikut:

surat keterangan waris

Sumber: alphapay.id

Jangan lupa, surat di atas masih harus disahkan oleh pengadilan sebelum bisa digunakan.

Jika tidak, dasar hukumnya masih belum kuat untuk digunakan, Sahabat 99.

Apa Bedanya Surat Keterangan Waris dan Akta Keterangan Hak Mewaris?

Tahukah kamu, dalam hukum waris dikenal juga dokumen Akta Keterangan Hak Mewaris.

Bedanya dari SKHW adalah, yang berwenang membuat akta satu ini hanya notaris.

Fungsi utamanya adalah untuk memberikan hak mewaris pada WNI keturunan Tionghoa.

Sementara SKHW khusus untuk WNI asli dan bisa dibuat di bawah tangan.

***

Semoga informasinya bermanfaat ya Sahabat 99.

Pantau terus informasi penting seputar properti lewat Berita 99.co Indonesia.

Temukan properti idamanmu di 99.co/id.

Ada beragam pilihan menarik, seperti kawasan One Icon Residence.

Hanifah

Content Writer for 99.co | Knit & Crochet Enthusiast

Related Posts