Berita, Berita Properti

9 Hal yang Sering Dilupakan Orang Tua Ketika Memilih Keranjang Bayi

26 Maret 2019
keranjang bayi
2 menit

Semua orang bisa menjadi orang tua. Namun, tidak semua orang bisa menjadi orang tua yang baik. Menjadi orang tua yang baik memerlukan upaya yang tidak mudah. Salah satu cara untuk menjadi orang tua yang baik adalah dengan memilih perlengkapan terbaik seperti contohnya keranjang bayi.

Ternyata, memilih keranjang tempat tidur bayi tidak semudah yang kita bayangkan, lho.

Masih saja banyak orang tua yang melakukan kesalahan ketika memilih keranjang untuk bayi.

Inilah beberapa kesalahan yang sering dilakukan saat memilih keranjang bayi.

1. Tidak Melakukan Riset Terlebih Dahulu

Kesalahan paling mendasar yang sering dilakukan ketika membeli keranjang bayi adalah tidak melakukan riset sebelum membeli.

Padahal, riset bisa membantu para orang tua untuk membandingkan kualitas suatu produk dengan produk yang lainnya.

Selain itu,  tidak ada salahnya untuk bertanya kepada orang tua yang sudah berpengalaman agar kamu bisa membeli tempat tidur terbaik untuk si kecil.

2. Lupa Memerhatikan Ukuran

Hal terpenting yang harus dipikirkan ketika memilih adalah kenyamanan untuk bayi.

Terkadang, orang tua sering asal pilih ketika membeli keperluan bayi.

keranjang bayi

Padahal, ukuran keranjang yang pas akan membuat keranjang bayi tidak goyang-goyang.

Selain itu, pastikan juga unuk memberi sedikit ruang agar bayi bisa bergerak dengan leluasa.

3. Tidak Memedulikan Standar Keselamatan

Keranjang tempat tidur bayi biasanya memiliki penyangga tinggi disekitarnya.

Di 4 bulan pertama, bayi akan banyak sekali berguling dan bahkan menendang.

Pastikanlah penyangga tersebut kuat untuk dipakai agar keamanan dan kenyamanan bayi tidak terganggu.

4. Melupakan Batas Berat Badan

Ternyata keranjang bayi memiliki batas berat badan, lho.

Kebanyak keranjang tempat tidur memiliki batas berat badan mulai dari 15 hingga 20 kilogram.

Namun, tetap pastikan kembali bahan dasar keranjang yang dibeli benar-benar bisa menahan beban hingga 20 kilogram.

5. Memakai Keranjang Bayi Bekas

Barang-barang bayi memang tidak tahan untuk dipakai bertahun-tahun karena pertumbuhan bayi sangatlah cepat.

Seringkali, banyak keranjang tempat tidur yang diturunkan kepada anak atau cucu karena terlihat masih bagus.

Padahal, kualitas dan ketahanan keranjang bisa saja menurun karena sudah lama tidak terpakai.

Untuk itu, sebaiknya gunakan keranjang yang digunakan tidak lebih dari 2 generasi.

6. Tidak Membaca Batas Usia

Setiap barang bayi hampir memiliki batas usia yang harus dipatuhi.

Jika bayi sudah memasuki bulan ke 4-6, jangan lupa untuk mengganti keranjang tempat tidur dengan ukuran yang lebih besar.

Hal ini harus dilakukan agar tidur si kecil tetap nyaman dan tidak terganggu.

7. Keranjang yang Terlalu Rendah

Kelebihan dari keranjang bayi yang rendah adalah kemudahan bagi para ibu ketika harus beraktivitas di dekat buah hati, seperti menyusui, mengganti popok, dan masih banyak lagi.

Baca Juga:

6 Desain Kursi Goyang Bayi yang Unik. Bikin Si Kecil Tidur Pulas!

Tumbuh kembang bayi yang pesat akan membuat pembatas keranjang terlihat kecil seiring berjalannya waktu.

Tentunya hal ini bisa membahayakan keselamatan karena bayi bisa saja merangkan ke luar keranjang tanpa sepengetahuan orang tua.

Untuk itu, memilih keranjang dengan penghalang yang tinggi lebih disarankan.

8. Keranjang yang Terlalu “Nyaman”

Para orang tua sering menyimpulkan keranjang tempat tidur yang baik adalah keranjang dengan bantal dan selimut yang paling lembut.

Padahal, hal tersebut harus dihindari untuk mencegah sindrom kematian bayi mendadak atau Sudden Infant Death Syndrome (SIDS).

keranjang bayi

Barang dengan tekstur yang lembut ternyata berisiko menutupi wajah si kecil sehingga bayi sulit untuk bernafas.

Maka dari itu, pilihlah matras agar punggung bayi yang lunak bisa ditopang dengan baik.

9. Memilih Material Berbahan Besi

Kebanyakan orang tua memilih keranjang tempat tidur dari besi agar awet.

Padahal besi bisa berkarat jika digunakan untuk waktu yang lama.

Hal ini tentu saja bisa membahayakan kesehatan bayi jika dibiarkan.

Oleh karena itu, hindari penggunaaan keranjang bayi dengan material besi karena bayi bisa terluka dan terkena infeksi.

Baca Juga:

17 Perlengkapan Bayi Baru Lahir untuk di Rumah | Infografik

Inilah kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan orang tua saat memilih keranjang bayi.

Semoga artikel ini mencerahkan, Sahabat 99.

Simak info menarik seputar properti dan tips bermanfaat lainnya di Blog 99.co Indonesia.

Jangan lupa untuk mencari rumah impian hanya di 99.co/id.

You Might Also Like