Rumah, Tips & Trik

5 Tips Cerdas Memilih Kontraktor Rumah untuk Hunian Impian

4 Oktober 2019
kontraktor rumah
3 menit

Kontraktor rumah adalah sosok yang mesti dipilih secara tepat demi mewujudkan hunian impian. Tak usah bingung, ikuti caranya di sini!

Membangun rumah, apalagi hunian idaman yang akan ditempati keluarga, tentu harus direncanakan dengan baik.

Membangun rumah sama seperti membangun impian, untuk itu perlu bantuan orang yang tepat agar bisa menerjemahkan impian kita secara jelas.

Saat ini jasa kontraktor bertebaran di mana-mana.

Kendati demikian, Sahabat 99 harus pandai-pandai memilih.

Nah, untuk bisa memilih kontraktor dengan tepat berarti kamu harus memahami dulu apa pengertian sebenarnya kontraktor rumah itu.

Yuk, simak penjelasan lengkapnya sebagai berikut.

Definisi Kontraktor Rumah

Dilihat dari maknanya, kontraktor rumah adalah suatu bada usaha yang mendapatkan “kontrak” untuk mengerjakan sebuah proyek pembuatan rumah.

Proses kerjasama ini diikat dengan perjanjian dalam sebuah kontrak yang disepakati kedua belah pihak dari awal.

Oleh karena itu, penyewa dan kontraktor akan mendasarkan batasan soal waktu penyelesaian, biaya, dan detail pekerjaan berdasarkan kontrak yang ada.

kontraktor rumah

Kontraktor bisa mendapatkan kontraknya dengan dua cara, yaitu lewat proses lelang dan penunjukan langsung dari pemilik proyek.

Secara umum, kontraktor tak hanya mengerjakan proyek rumah, tetapi juga jalan raya, bandara, pelabuhan, mall, hingga gedung perkantoran.

Baca Juga:

5 Tips dan Simulasi Membuat Anggaran Biaya Bangun Rumah

Kontraktor rumah yang kamu sewa, pasti akan menggarap pekerjaannya sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat dalam surat kontrak.

Jadi, tak perlu khawatir akan hasil pekerjaan yang terbengkalai atau kontraktor mangkir dari tugas.

Perbedaan Kontraktor dan Pemborong

Selain kontraktor, ada satu kelompok penyedia jasa membangun rumah yang hampir serupa yang sering disebut pemborong.

Lalu, apa perbedaan antara kontraktor dan pemborong?

Secara sederhana, perbedaannya terletak pada legalitas yang dimiliki oleh keduanya.

Berbeda dengan kontraktor, pemborong tak memiliki legalitas usaha yang resmi dan tidak berbadan hukum.

Oleh karena itu, Anda tak akan bisa mendapatkan kesepakatan resmi berlandaskan hukum karena kesepakatannya dibuat secara lisan.

Meskipun secara biaya jauh lebih murah, namun risikonya jauh lebih besar bila di kemudian hari terjadi sesuatu yang tidak diharapkan.

Tips Memilih Kontraktor Rumah yang Tepat

Setelah mengetahui seperti apa kontraktor dan perbedaannya dengan pemborong, kini saatnya memilih kontraktor yang tepat.

Berikut tips mendapatkan sosok kontraktor rumah yang kompeten dan tepat:

1. Cari Informasi Sedetail Mungkin

Hal pertama yang harus diketahui adalah informasi tentang kontraktor yang jasanya hendak digunakan.

Ini termasuk proyek yang pernah mereka tangani.

Umumnya, ada kontraktor yang sudah memiliki situs atau bisa juga datang langsung ke proyek agar mendapat keterangan jelas.

kontraktor rumah

Sahabat 99 bisa mencari tahu kemampuan orang tersebut dengan meminta testimoni atau pengakuan dari pihak yang pernah menggunakan jasanya.

Makin banyak testimoni, makin banyak peluang untuk bisa menentukan pilihan.

2. Pelajari Layanannya

Pelajari layanan dari kontraktor tersebut. Apakah mereka sangat mudah dihubungi? Ini bisa diukur dari panggilan telepon yang dijawab dengan segera.

Pelajari juga para pekerja lapangan dari kontraktor tersebut, termasuk cara dia memantau dan melakukan supervisi pekerjaan lapangan.

Sebaiknya, jangan mempercayakan pembangunan rumah impian dengan pekerja yang asal-asalan.

Pastikan perkiraan waktu pekerjaan akan diselesaikan.

Tentu, kamu enggak mau mendapatkan kontraktor yang bekerja lambat atau sibuk sendiri, ‘kan?

Tanyakan juga, apakah mereka sanggup memberikan garansi bila ada masalah yang timbul.

Masalah-masalah tersebut termasuk yang paling umum, mulai dari kebocoran pada atap rumah hingga talang air yang tidak bekerja.

Kondisi ini lazim ditemui bahkan pada pelaku profesional.

Kebocoran baru akan terdeteksi ketika hujan dan air merembes di celah dinding yang retak ataupun plester semen yang kurang baik saat penyelesaian akhir.

3. Jadilah Konsumen yang Aktif

Menjadi konsumen, bukan berarti kita hanya terima jadi hasil.

Sempatkan waktu untuk mengawasi kerja kontraktor.

Hal utama yang harus diperhatikan adalah material untuk membangun rumah…

Khususnya ketika menggunakan sistem borongan.

Meski memiliki orang kepercayaan untuk mengawasi pekerjaan, ada baiknya kamu turun langsung dan memperhatikan proses tersebut.

kontraktor rumah

Agar tidak dicurangi, sebaiknya buat Surat Perjanjian Kerja (SPK).

Jelaskan detail jumlah jam kerja dan harga yang disepakati dalam SPK bermaterai Rp6 ribu.

SPK ini pun harus dibuat dua rangkap, satu untuk Sahabat 99 sebagai klien, dan satu lagi untuk pihak kontraktor.

Jika dana berlebih, tidak ada salahnya menggunakan jasa arsitek profesional yang sudah teruji.

Hal ini tentunya bisa mempermudah keinginan kita.

4. Pilih yang Terpercaya dan Bergaransi

Membangun rumah pasti juga memiliki risiko tersendiri, kan?

Itulah kenapa kamu perlu memilih kontraktor rumah yang terpercaya dan memberikan garansi bila di kemudian hari terjadi sesuatu pada proyek yang dikerjakannya.

Terpercaya atau tidaknya suatu kontraktor, bisa dilihat dari pelayanan yang diberikan, hasil pengerjaan, serta kepuasan para pelanggan.

Biasanya, semakin dipercaya maka semakin banyak kontraktor tersebut mengerjakan berbagai proyek pembangunan.

Jangan lupa juga tanyakan soal sistem garansi yang mereka miliki atau sediakan dari mulai proses pembangunan hingga selesai ya!

5. Pilih yang Memiliki Kantor Sendiri

Meskipun tak secara langsung berhubungan dengan kualitas pekerjaan yang diberikan, namun hal ini juga sangat penting untuk dipertimbangkan, lho!

Apabila suatu kontraktor memiliki kantor tetap, maka secara tidak langsung tingkat kepercayaan dari konsumen pun akan lebih tinggi.

kontraktor rumah

Hal ini dikarenakan konsumen dapat terus berkoordinasi dan berkonsultasi dari sebelum proyek dikerjakan hingga proyek telah selesai dikerjakan.

Bahkan, hal ini juga akan mempermudah Sahabat 99 bila di kemudian hari harus mengklaim garansi yang berhubungan dengan proyek pribadi.

Jadi, pastikan dirimu mempertimbangkan hal ini juga.

Baca Juga:

5 Cara Kelola Biaya Membangun Rumah Baru Agar Terkendali

Semoga rumah impian bisa terwujud dengan cepat ya, Sahabat 99!

Simak informasi dan artikel menarik lainnya di Blog 99.co Indonesia.

Jika tertarik untuk mencari rumah di daerah manapun, kunjungi saja 99.co/id.

You Might Also Like