Berita

Mengenal Malam Seribu Bulan yang Penuh Ampun, Lailatul Qadar

29 Mei 2019
malam lailatul qadar
3 menit

Kenali lebih jauh malam seribu bulan, Lailatul Qadar yang penuh berkah dan ampunan Allah ﷺ. Inilah ciri-cirinya, serta bagaimana cara meraih malam spesial di Bulan Ramadan ini.

Tidak terasa bulan Ramadan sudah cepat berlalu, dan kini kita sudah memasuki 10 malam terakhir (Al ‘Asyru Al Awakhir).

Sudahkah kamu memperbanyak amalan dan meminta ampun pada-Nya? Seperti sebuah doa yang diucapkan oleh malaikat Jibril,

“Celakalah seorang hamba yang mendapati bulan Ramadan kemudian Ramadan berlalu dalam keadaan dosa-dosanya belum terampuni.”

Apabila kamu masih merasa ragu, 10 malam terakhir ini lah waktu yang tepat untukmu meminta ampun dan berkah Allah ﷺ.

Di antara malam-malam terakhir ini, malam Lailatul Qadar akan turun…

…Malam penuh ampun, malam yang lebih baik dibanding seribu bulan.

Lalu, bagaimana cara kita meraihnya? Berikut adalah penjelasannya.

Apa itu Malam Lailatul Qadar?

malam lailatul qadar

Sebelum kita membahas cara meraih malam penuh berkah ini, ada baiknya apabila kita mengerti keistimewaan Lailatul Qadar terlebih dahulu.

Dalam bahasa Arab arti kata لیله القدر berarti ‘malam penetapan’ atau ‘malam kemuliaan’ dimana para umat muslim diberi kesempatan untuk menebus dosa.

Malam istimewa ini dijelaskan di Al-Qur’an pada surah Al-Qadar, ayat 1 sampia 5 yang berbunyi:

“Sesungguhnya Kami telah menurunkan (Al-Qur’an) pada malam qadar. Dan tahukah kamu apakah malam qadar itu? Malam qadar itu adalah lebih baik dibanding seribu bulan. Ketika para Malaikat beserta Al Ruh hadir atas izin Tuhan mereka untuk tugas masing-masing. Keselamatan didalamnya sampai terbit fajar.”

Malam ini jatuh pada salah satu dari 10 malam ganjil terakhir.

Malam ini disebut memiliki 7 keistimewaan, yaitu:

  1. Waktu diturunkannya Al-Qur’an dari Lauhul Mahfudz ke Baitul Izzah
  2. Malam mulia lebih dari 100 bulan
  3. Malam penuh keberkahan
  4. Diturunkannya ayat ke 4 pada surah Al-Qadar
  5. Malam penuh kedamaian
  6. Malam penuh hikmah kebijaksanaan
  7. Malam penuh ampun

Baca Juga:

Wow! Ternyata Begini Cara Astronot Muslim Berpuasa di Luar Angkasa

Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar

malam lailatul qadar

Sebenarnya, tidak aja ciri-ciri yang jelas untuk menentukan malam Lailatul Qadar.

Hal ini disebut disengajakan agar semua umat Muslim serius menjalankan ibadahnya pada malam-malam terakhir bulan suci Ramadan.

Walaupun begitu, masih ada ciri-ciri kecil yang dapat memandu kita untuk menentukan malam Lailatul Qadar.

Dilansir dari bincangsyariah.com, seorang ulama produktif asal Yaman bernama Al-Habib Mohammad bin Alawi al-Idrus mengatakan…

…bahwa ada enam tanda yang bisa kita perhatikan, sesuai yang sudah disampaikan Nabi Muhammad SAW.

Tanda-tanda tersebut adalah:

  1. Cuaca malam hari yang sempurna, tidak panas dan tidak dingin.
  2. Matahari akan bersinar cerah dengan sedikit kemerah-merahan pada keesokan harinya.
  3. Tidak terhitungnya jumlah malaikat yang turun ke bumi.
  4. Langit malam yang lebih terang dibandingkan dengan biasanya.
  5. Perasaan manusia yang diberkahi oleh rasa tenang.
  6. Terasa tidak ada beban yang memberatkan pundak juga dada.
  7. Angin bertiup sepoi-sepoi. Terasa sejuk dan tidak ribut.
  8. Tidak adanya rasa amarah, jenuh, dan gelisah.
  9. Diberikannya mimpi pada malam sebelumnya tentang kapan Lailatul Qadar akan dijatuhkan.
  10. Air laut yang berubah tawar, tidak lagi asin.
  11. Heningnya dunia dari suara-suara keledai dan anjing.
  12. Pepohonan yang terlihat tawadu’, menundukan ranting dan daunnya.

Cara Meraih Malam Lailatul Qadar

1. Memperbanyak Ibadah

malam lailatul qadar

Mendapatkan malam Lailatul Qadar bukanlah hal yang mudah. Umat Muslim harus lebih giat dan memperbanyak ibadah serta amalan-amalannya.

Seperti sabda Nabi Muhammad SAW yang berbunyi:

Barang siapa menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan berbagai amal ibadah secarayakin dan percaya kepada pahala yang disediakan Allah dan dengan secara ikhlas, maka Allah akan mengampunkan segala dosanya yang telah lalu.”

Rajinlah menunaikan salat 5 waktu, bacalah Al-Qur’an dengan giat, dirikan salat tarawih dan tahajjud, dan jangan lupa untuk terus berdzikir dan mengucapkan istigfar.

2. Mendirikan Salat Itikaf

Salat itikaf Lailatul Qadar merupakan bentuk ibadah istimewa yang dijalankan umat Muslim saat 10 malam terakhir bulan Ramadan dimulai.

Ibadah ini dicontoh dari sikap Rasulullah yang rajin melaksanakan salat itikaf di masjid walaupun bangunannya tergenang air dan lumpur.

Salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW berkata bahwa ia melihat kening Rasulullah kotor oleh lumpur keesokan harinya saat bulan Ramadan.

3. Lebih Bermujahadah dalam Beribadah

malam lailatul qadar

Agar dapat meraih malam seribu bulan, kamu harus serius bermuhajadah dalam beribadah.

Berpuasalah tanpa melakukan maksiat, pergi ke mesjid untuk melaksanakan tarawih setiap malam, serta membaca dan memahami Al-Qur’an lebih baik lagi.

4. Berdoa dengan Khusyuk

Wahai Rasulullah,” tanya Aisyah, “Bagaimana menurutmu andai aku mendapatkan Lailatul Qadar? Doa apa saja yang harus aku baca?” Beliau bersabda, “Ucapkanlah, Ya Allah! Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun, Maha Mulia, dan Engkau menyukai ampunan. Maka ampunilah aku.” (Haditz Tirmidzi)

Seperti kutipan di atas, umat Muslim dianjurkan untuk berdoa dengan sungguh-sungguh agar dapat mendapatkan malam Lailatul Qadar.

Berdasarkan riwayat hadits Ibnu Majah, berikut adalah doa khusus yang dipanjatkan Rasulullah SAW ketika malam Lailatul Qadar datang:

“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”

…Yang berarti “Wahai Tuhan, Engkau Maha Pengampun, Engkau menyukai orang yang minta ampunan. Karenanya ampunilah aku.”

Baca Juga:

7 Manfaat Puasa di Bulan Ramadan Bagi Kesehatan. Bisa Panjang Umur!

Semoga bermanfaat artikelnya ya, Sahabat 99!

Jangan lupa untuk pantau terus informasi penting seputar properti lewat Blog 99.co Indonesia.

Tak lupa, pastikan kamu menemukan properti idaman di www.99.co/id.

You Might Also Like