Berita Berita Properti

Mengenal Pondasi Bore Pile Mulai dari Jenis hingga Metode Pemasangannya

3 menit

Pondasi dalam untuk konstruksi terbagi menjadi beberapa jenis. Salah satunya adalah pondasi bore pile sebagai alternatif dari tiang pancang. Yuk, kenali berbagai fakta menarik mengenai pondasi bangunan satu ini.

Konstruksi di atas tanah tentu membutuhkan pondasi yang kuat.

Apalagi jika konstruksi tersebut dibangun di atas lereng atau tanah yang strukturnya kurang stabil.

Salah satu solusi untuk masalah seperti ini adalah menggunakan pondasi dalam.

Misalnya saja pondasi bore pile yang memungkinkan beban tersalur merata ke struktur tanah yang keras.

Apa Itu Pondasi Bore Pile?

mengenal pondasi bore pile

Sumber: youtube.com/qian ying

Konstruksi dengan metode bore pile mengandalkan beton bertulang yang ditancapkan ke dalam lubang bor.

Bentuk pondasi ini tampak seperti tabung panjang jika dilihat sekilas.

Struktur ini memungkinkan beban konstruksi untuk mengalir ke lapisan tanah yang lebih keras.

Tujuan utamanya agar bangunan memiliki pondasi kokoh setelah selesai dibangun.

Biasanya hal ini diperlukan jika struktur tanah di lapisan atas tidak cukup kuat untuk menahan beban bangunan yang akan dibuat.

Lubang bor yang digunakan sendiri dibuat melalui metode pengeboran berulang dengan getaran yang rendah.

Pondasi ini sering digunakan untuk pengamanan bangunan bertingkat maupun stabilisasi area lereng.

Berbagai Jenis Pondasi Bore Pile

jenis pondasi bore pile

Sumber: jasaservice.web.id

1. Borepile Mini Crane

Pembagian tipe pondasi bore pile ini sebenarnya lebih pada teknik atau alat yang digunakan.

Jenis yang pertama adalah pondasi bore pile mini crane, yang dibangun menggunakan teknik bor basah.

Oleh sebab itu kamu membutuhkan air yang cukup banyak selama prosesnya.

Diameter pondasi yang digunakan sendiri amat beragam, ada 30 cm, 40 cm, 50, cm, 60 cm, hingga 80 cm.

2. Borepile Gawangan

Sistem kerja bore pile gawangan mirip seperti borecpile mini crane.

Hanya saja, pada desain sasis dan tiang gearbox ada sedikit perbedaan, yakni keberadaan tambang pada bagian kanan dan kiri.

Tambang ini nantinya perlu dikaitkan pada tempat lain yang lebih kokoh selama proses pengeboran.

Fungsi utamanya untuk menjaga keseimbangan alat agar titik pengeboran tepat sasaran.

3. Strauss Pile

Terakhir ada strauss pile, yang pengeborannya dilakukan menggunakan tenaga manual untuk memutar mata bor.

Pasalnya, metode pengeboran yang dilakukan adalah metode kering.

Meski terdengar melelahkan, sebenarnya teknik ini lebih praktis karena komponennya cenderung sederhana.

Tak hanya itu, selama prosesnya kamu bisa meminimalisir polusi suara di sekitar lokasi.

Hanya saja pilihan diameternya terbatas, yakni hanya 20 cm, 25 cm, 30 cm, dan 40 cm.

Metode Pemasangan Pondasi Bore Pile

mengenal pondasi bore pile konstruksi

Sumber: arsitur.com

1. Proses Pengeboran Lahan

Untuk membuat jenis pondasi ini, langkah pertama yang harus dilakukan tentu saja mengebor titik yang sudah ditentukan.

Untuk sistem bor kering, kamu hanya perlu mengebor tanah dengan mata bor spiral dan mengangkatnya setiap interval 0,5 meter.

Sementara untuk sistem bor basah kamu harus mengikuti langkah berikut:

  • Gunakan mata bor cross bit ex design
  • Pastikan kecepatan putarnya 375 rpm dengan tekanan kurang lebih 200 kg
  • Beri penahan sementara di sekitar titik pengeboran agar tanah tidak runtuh
  • Lakukan pengeboran dibantu tembakan air untuk membantu pengikisan tanah
  • Setelah mencapai kedalaman yang diinginkan, biarkan mata bor tetap berputar namun tanpa tekanan
  • Pertahankan sirkulasi air hingga serpihan tanah keluar sepenuhnya

2. Pemasangan Besi Beton dan Pipa Tremi

Selanjutnya, kamu perlu memasang besi beton dan pipa tremi untuk pengecoran.

Pastikan memasukkan kerangka baja tulangan dengan posisi tegak lurus untuk meminimalisir benturan.

Jika sudah masuk, tahan dengan potongan tulangan yang melintang di lubang bor.

Kemudian masukkan pipa tremi sesuai dengan kedalaman lubang.

3. Pengecoran Pondasi Bore Pile

Terakhir, kamu bisa mulai melakukan pengecoran.

Setiap pengecoran tiga meter, kamu bisa mulai melepas pipa tremi yang digunakan.

Pengecoran sendiri bisa dihentikan jika adukan beton yang naik ke permukaan sudah tampak bersih dan bebas lumpur.

Sebagai catatan, slump beton yang digunakan sebaiknya berupa 18+-2cm agar lubang terisi maksimal.

***

Semoga informasi di atas bermanfaat, Sahabat 99.

Simak artikel menarik lainnya seputar properti di Berita 99.co Indonesia.

Kunjungi 99.co/id untuk menemukan hunian impianmu.

Ada beragam pilihan rumah siap huni dengan harga bersahabat seperti kawasan Martinez Summarecon Serpong.

Hanifah

Content Writer for 99.co | Knit & Crochet Enthusiast

Related Posts