Berita Ragam

Mengenal Puasa Ayyamul Bidh atau Puasa Tengah Bulan Beserta Asal Usul dan Jadwalnya

3 menit

Ada banyak sekali ibadah sunah yang ada dalam agama Islam, salah satunya adalah puasa ayyamul bidh atau puasa tengah bulan. Yuk, kenali lebih dalam ibadah yang satu ini!

Puasa adalah tindakan untuk tidak melakukan makan, minum, dan tindakan buruk yang dapat membatalkan puasa selama periode waktu tertentu yang dilakukan secara sukarela.

Dalam Islam, puasa wajib dilakukan ketika bulan Ramadan selama satu bulan penuh dan dilakukan dari fajar terbit hingga terbenam.

Selain puasa wajib di bulan Ramadan, ada juga ibadah puasa sunah lainnya yang dapat kamu lakukan, seperti puasa ayyamul bidh atau puasa tengah bulan.

Apa itu puasa tengah bulan?

Yuk, simak asal usul, keutamaan, dan bacaan niat ibadah sunah yang satu ini di bawah ini!

Penjelasan Puasa Ayyamul Bidh

penjelasan puasa ayyamul bidh

Puasa ayyamul bidh adalah ibadah puasa yang dilakukan selama tiga hari di setiap pertengahan bulan dalam penanggalan tahun Hijriah.

Ibadah yang satu ini termasuk ibadah sunah atau perbuatan yang bila dilakukan mendapatkan pahala, tetapi jika tidak dilakukan tidak akan mendapatkan dosa.

Umumnya puasa ini dilakukan setiap tanggal 13, 14, dan 15 di bulan Hijriah, tetapi jika bentrok dengan hari tasyrik maka jadwal puasa akan berubah pula.

Asal Puasa Tengah Bulan

Ayyamul bidh merupakan kata dari bahasa Arab yang memiliki arti hari-hari putih.

Istilah ini diambil dari kisah Nabi Adam dan dari kondisi malam di pertengahan bulan.

Versi pertama yang mengatakan ayyamul bidh berasal dari kisah Nabi Adam didasarkan dari riwayat Abdullah Ibn Abbas.

Abdullah Ibn Abbas mengatakan saat Nabi Adam turun ke bumi, seluruh tubuhnya terbakar sinar matahari, sehingga berubah menjadi hitam.

Kemudian Allah Swt memberikan wahyu pada Nabi Adam untuk melakukan puasa selama 3 hari berturut-turut di hari putih.

Nabi Adam kemudian berpuasa dan selama tiga hari tersebut tubuhnya berubah menjadi putih.

Sementara itu, ada juga yang mengatakan puasa ini dinamakan hari-hari putih karena kondisi malam di pertengahan bulan.

Pada malam di pertengahan bulan, kamu akan melihat bulan purnama yang membuat malam menjadi lebih terang karena cahaya bulan.

Kondisi tersebutlah yang menjadi alasan mengapa puasa tengah bulan disebut sebagai hari-hari putih.

Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

keutamaan puasa ayyamul bidh

Puasa tengah bulan dijelaskan dalam sebuah hadis riwayat Bukhari dan Muslim yang berbunyi:

“Sungguh, cukup bagimu berpuasa selama tiga hari di setiap bulan, sebab kamu akan menerima sepuluh kali lipat pada setiap kebaikan yang kamu lakukan. Karena itu, puasa ayyamul bidh sama dengan puasa setahun penuh” (HR Bukhari-Muslim).

Bisa disimpulkan bahwa melakukan puasa tengah bulan akan memberikanmu pahala yang sama banyaknya seperti kamu berpuasa selama setahun penuh.

Bacaan Niat Puasa Tengah Bulan

Puasa ini tidak jauh berbeda dengan ibadah puasa lainnya.

Kamu hanya diharuskan untuk tidak makan, minum, dan melakukan hal lainnya yang dapat membuat puasa batal dari fajar terbit hingga terbenam.

Perbedaan puasa ini dan puasa lainnya hanya ada pada niat dan tanggal pengerjaannya.

Puasa ayyamul bidh hanya dapat dilakukan pada pertengahan bulan Hijriah dan diawali dengan membaca niat puasa, yaitu:

نَوَيْتُ صَوْمَ اَيَّامَ اْلبِيْضِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma ayyamal bidh sunnatan lillaahi ta’ala

Artinya: Saya niat puasa ayyamul bidh, sunah karena Allah ta’ala.

Niat ini dapat diucapkan sebelum atau sesudah fajar terbit selama kamu belum melakukan hal yang dapat membatalkan puasa.

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh di Bulan Desember 2020 dan Tahun 2021

jadwal puasa tengah bulan

Dalam kalender Hijriah 1442, bulan Desember 2020 bertepatan dengan bulan Jumadil Awal.

Tanggal 1 Jumadil Awal jatuh pada tanggal 16 Desember 2020, sehingga kamu dapat mengerjakan puasa ayyamul bidh pada tanggal 28, 29, dan 30 Desember 2020.

Sementara itu, berikut adalah jadwal puasa ayyamul bidh pada tahun 2021:

  • 13 – 15 Jumadil Akhir 1442H (26 – 28 Januari 2021)
  • 13 – 15 Rajab 1442 H (25 – 27 Februari 2021)
  • 13 – 15 Sya’ban 1442 H (27 – 29 Maret 2021)
  • 13 – 15 Syawal 1442 H (25 -27 Mei 2021)
  • 13 – 15 Zulkaidah 1442 H (24 – 26 Juni 2021)
  • 14 – 16 Zulhijjah 1442 H (24 – 26 Juli 2021)
  • 13 – 15 Muharam 1442 H (22 – 24 Agustus 2021)
  • 13 – 15 Safar 1443 H (20 – 22 September 2021)
  • 13 – 15 Rabiul Awal 1443 H (18 – 20 Oktober 2021)
  • 13 – 15 Rabiul Akhir 1443 H (18 – 20 November 2021)
  • 13 – 15 Jumadil Awal 1443 H (18 – 20 Desember 2021)

***

Itulah penjelasan dan seluk-beluk mengenai puasa tengah bulan dari 99.co Indonesia.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu.

Kamu sedang mencari rumah di Tangerang?

Bisa jadi Parkville adalah jawabannya!

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan rumah idamanmu!

Shafira Chairunnisa

Jr. Content Writer for 99.co
Follow Me:

Related Posts