Berita Ragam

3 Menteri Sosial yang Ditangkap KPK Karena Korupsi. Video Gus Dur Bubarkan Kementerian Sosial jadi Viral!

2 menit

Tidak hanya Juliari Batubara, ternyata beberapa Menteri Sosial sebelumnya juga pernah ditangkap KPK karena korupsi, lo!

Pada tanggal 6 Desember 2020, Juliari Batubara ditangkap oleh KPK karena terbukti telah melakukan korupsi bansos sembako.

Selain Juliari Batubara, beberapa mantan Menteri Sosial lainnya pernah ditangkan oleh KPK karena melakukan korupsi juga.

Karena hal tersebut, video viral Gus Dur yang membubarkan Departemen Sosial pun kini mulai viral di media sosial.

Siapa saja memang Menteri sosial yang berkorupsi?

Dilansir dari kompas.com, simak deretan Mensos korupsi di bawah ini!

Menteri Sosial yang Korupsi dari Masa ke Masa

1. Bachtiar Chamsyah

Bachtiar Chamsyah

Bachtiar Chamsyah adalah mantan Menteri Sosial periode 2001-2009.

Pria yang lahir di Aceh ini didakwa oleh KPK karena telah melakukan korupsi dalam pengadaan mesin jahit, pengadaan sapi potong, dan pengadaan sarung di Kementerian Sosial pada tahun 2006-2008.

Korupsi yang dilakukan oleh Bachtiar telah merugikan negara hingga Rp33,7 miliar dan dirinya telah melanggar Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi.

Bachtiar kemudian dijatuhkan hukuman selama satu tahun delapan bulan dengan denda Rp50 juta.

Namun, dirinya dinyatakan tidak terbukti menikmati uang hasil tindak pidana korupsi tersebut.

2. Idrus Marham

Idrus Marham

Mantan Menteri Sosial, Idrus Marham, juga ditangkap oleh KPK karena terbukti melakukan korupsi.

Dirinya dinyatakan menjadi tersangka dalam kasus suap proyek pembangunan PLTU Riau 1.

Dalam kasus tersebut, Idris diduga menerima suap bersama dengan tersangka Eni Maulani Saragih.

Idris kini sedang menjalani masa hukuman selama 5 tahun penjara dan diwajibkan untuk membayar denda sebesar Rp200 juta oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

3. Juliari Batubara

Juliari Batubara menteri sosial terbaru

Dilansir dari bbc.com, Juliari Peter Batubara telah menerima Rp17 miliar dari korupsi bansos sembako yang ditunjukan oleh keluarga miskin yang terkena wabah Covid-19.

Meski belum dijatuhkan hukuman, banyak orang berspekulasi Juliari akan dijatuhi ancaman hukuman mati.

Hal tersebut karena pada Pasal 2 ayat 2 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Korupsi, pidana mati dapat dijatuhkan jika korupsi dilakukan dalam keadaan tertentu.

Menurut Ketua KPK, Firli Bahuri, kondisi pandemi Covid-19 telah masuk dan memenuhi syarat ‘dalam keadaan tertentu’ dalam Undang-Undang tersebut.

Video Viral Gus Dur tentang Kementerian Sosial

Jauh sebelum deretan Menteri Sosial ditangkap oleh KPK, Presiden RI Keempat, Abdurrahman Wahid, pernah membubarkan Kementerian Sosial karena dinilai biang korupsi.

Abudrrahman Wahid, atau yang dikenal dengan Gus Dur, menyebutkan Departemen Sosial (kini menjadi Kementerian Sosial) yang seharusnya mengayomi rakyat ternyata korupsi besar-besaran.

Pernyataan tersebut diucapkan oleh Gus Dur dalam video wawancaranya dengan Andi F Noya di acara “Kick Andy”.

Gus Dur menyatakan pembubaran Kementerian Sosial harus dilakukan karena koruptor sudah menguasai seluruh kementerian tersebut.

“Kalau membunuh tikus kan tidak perlu membakar lumbungnya?” tanya Andy.

“Oh memang, tapi karena tikus sudah menguasai lumbung,” jawab Gus Dur.

Video tersebut diunggah oleh akun @GUSDURians pada Minggu 6 Desember 2020 dan telah disukai oleh 7 ribu orang di Twitter.

***

Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu.

Kamu sedang mencari rumah di Depok?

Bisa jadi Mazhoji adalah jawabannya!

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan rumah idamanmu!

Shafira Chairunnisa

Jr. Content Writer for 99.co
Follow Me:

Related Posts