Ide Dekorasi Rumah Anda

5 Trik Menyiasati Apartemen Studio Agar Tidak Sumpek

< 1 menit

Hidup di apartemen tipe studio bukanlah hal yang aneh di zaman ini. Keterbatasan lahan di Ibu Kota Jakarta menyebabkan apartemen menjadi solusi untuk orang Jakarta dan sekitarnya yang ingin tinggal dekat dari tempat kerja. Tinggal di luasan apartemen katakanlah 20m2 tentu akan menjadi masalah kalau kita tidak tahu cara menyiasatinya. Sempit sudah pasti, lalu bagaimana solusi?

Beberapa waktu lalu, Marshall Utoyo, Chief Design Officer Fabelio, sebuah destinasi belanja furnitur online lokal angkat bicara soal trik menyiasati apartemen studio agar tidak sempit. Berikut beberapa tips yang 99.co rangkum.

1. Dibuat Partisi

Marshall mengatakan bahwa perlu adanya partisi transparan agar ruang semakin luas. “Biasanya ruang tidur dan ruang living room biasanya plong, Nah, lebih baik ada pembatasan transparan sehingga ruangan akan terlihat lebih besar. Dengan adanya pembatas, maka ruangan akan terbagi menjadi dua dan kesannya akan terlihat lebih luas. Jadi kalau dari living room atau dari dapur tidak ketemua tempat tidu-tempat tidur lagi,” ujarnya.

2. Gunakan Sofa dengan Profile Tipis

Ternyata pemilihan furnitur dapat memengaruhi kesan luas-lega pada sebuah ruangan. Marshall menyatakan bahwa sebaiknya menggunakan sofa dengan profile yang tipis. “Meski ukuran sofa sama saja, namu jika karakaternya tipis, maka akan mempengerahui kesan lega pada ruangan,” ungkapnya.

3. Gunakan Aksesori Dinding

Perintilan-perintilan kecil ternyata dapat memberi nuansa luas pada sebuah apartemen. Menurut Marshaal, aksesoris-aksesoris kecil yang menempal pada dinding akan membuat kensan lega daripada dinding hanya plong. “Penghuni dapat meletakkan magnet-mangetan, sehingga ruangan menjadi berwarna. Kalau tipe studio plong itu keliatan sempit. Kalau ke ramean juga bikin sumpek, jadi kita harus smart dalam mendesain,” tandasnya.

4. Gunakan Tanaman Gantung Kecil-Kecil

Selain aksesoris-aksesoris, Marshall juga menyarankan perlunya adanya tanaman-tanaman hias di dalam ruangan. “Penghuni dapat menggunakan tanaman-tanaman gantung yang kecil-kecil sehingga memberi warna tersendiri pada ruangan,” ungkapnya.

5. Tahu Area Favorit

Terakhir, Marshall menjelaskan bahwa penghuni harus paham kesukaan di mana, dan ditempat itulah yang dimaksimalkan. “Jadi jika penghuni suka menerima tamu, maka ia dapat memaksimalkan barang-barang di ruang tamunya. Sedangkan di tempat lain tidak perlu kebanyakan barang. Dengan cara ini, selain dapat menggemat bujet, penghuni juga sudah menyiasati ruangannya agat tidak terlihat sumpek,” pungkasnya.

99.co Indonesia

Blog 99.co Indonesia | Ulasan & Berita Seputar Properti Menyuguhkan berita terkini dan artikel seputar properti. Pengemasan eksklusif dengan konten menarik.

Related Posts