Berita Berita Properti

Mimpi Rumah Roboh, Apakah Merupakan Pertanda Buruk?

2 menit

Mimpi buruk sering hadir dalam tidur ketika pikiran sedang dipenuhi beragam kekhawatiran. Akan tetapi, terkadang mimpi buruk hadir begitu saja secara tiba-tiba. Seperti mimpi rumah roboh..

Apakah makna di balik mimpi rumah roboh?

Mungkin Anda akan bertanya-tanya sendiri setelah terbangun dari tidur.

Di satu sisi Anda meyakini bahwa mimpi hanyalah bunga tidur.

Namun di sisi lain khawatir jika mimpi tersebut merupakan pertanda buruk.

Makna Mimpi Rumah Roboh

Ada beberapa makna mimpi rumah roboh.

Hal ini bergantung pada detail mimpi yang dialami.

Apakah Anda hanya melihat saja, atau tertimpa rumah yang roboh.

Apakah yang roboh seluruh bagian, atap, atau separuh rumah saja

Detail yang berbeda akan memiliki makna yang berbeda pula

  1. Mimpi rumah roboh milik sendiri merupakan pertanda kehidupan rumah tangga akan mengalami masalah.
  2. Melihat bangunan yang jatuh dan menyebabkan kerusakan, artinya dalam waktu dekat akan ada hal yang terus mengganggu kehidupan Anda.
  3. Mimpi rumah roboh dan hancur karena gempa atau angin tornado, artinya Anda akan mengalami masalah yang berkaitan dengan keuangan.
  4. Jika rumah roboh karena pondasi yang tidak kokoh, maka di kehidupan nyata Anda akan menghadapi masalah kesehatan.
  5. Mimpi sebagian rumah roboh, memiliki makna bahwa segala permasalahan Anda akan segera berakhir.
  6. Mimpi datang tsunami besar yang merobohkan rumah, berarti akan ada kehilangan dalam hidup akibat ulah orang yang tak menyukai Anda.
  7. Jika rumah roboh karena pesawat yang jatuh, maka artinya dalam waktu dekat Anda akan mendapat ketenangan dalam hidup.

Baca Juga:

Mengenal Pondasi Sumuran, Jenis Pondasi Terpenting pada Bangunan

Tips Agar Pondasi Rumah Kuat Anti Gempa

mimpi rumah roboh

Agar di kehidupan nyata rumah Anda tidak mudah roboh dan hancur, Anda harus membangun pondasi yang kuat.

Pemasangan pondasi yang salah akan membuat bangunan menjadi tidak stabil kekuatannya.

Akan lebih baik lagi jika Anda membangun pondasi anti gempa.

1. Bangun Pondasi di Tanah yang Keras

Pastikan tanah tempat Anda membangun pondasi rumah keras dan kokoh.

Fungsi utama pondasi adalah untuk mengalirkan beban bangunan ke tanah di sekitarnya.

Agar bangunan dapat berdiri dengan stabil nantinya.

Oleh sebab itu, jika tanah di lokasi bangunan tampak kurang keras dan stabil, sebaiknya perkuat terlebih dahulu lapisan tanahnya.

2. Tanam Pondasi dengan Cukup Dalam

Jika ingin membangun pondasi anti gempa, gunakan sistem pondasi batu kalo menerus yang dapat menghubungkan pondasi dengan sloof.

Letakkan pondasi batu kali minimal pada kedalaman 45 cm dari permukaan tanah untuk rumah satu lantai.

Sementara jika yang dibangun merupakan rumah dua lantai, tanam pondasi kurang-lebih pada kedalaman 60 cm dari permukaan tanah.

3. Bangun Pondasi Tanpa Terputus

Pondasi yang kuat dan tahan guncangan adalah yang dibuat dengan cara menerus tanpa terputus.

Jangan hanya karena alasan biaya lantas Anda memotong biaya pondasi.

Hal ini akan membuat rumah rapuh dan kedepannya mungkin membutuhkan biaya lebih untuk perawatan.

Tembok bangunan akan mudah retak, dan bahkan bangunan dapat roboh sewaktu-waktu.

4. Bangun Sloof atau Balok Pengikat

Jangan lupa membuat sloof atau balok pengikat pondasi yang terbuat dari bahan beton.

Fungsi utamanya adalah untuk mengalirkan beban bangunan ke seluruh badan pondasi secara merata.

Ikat badan sloof dengan angker sepanjang setengah meter.

Kemudian ikat keseluruhan bagian pondasi menjadi satu.

Pastikan semua bagian terikat dengan kokoh da terintegrasi.

Baca Juga:

7 Kelebihan Pondasi Batu Kali | Rumah Kokoh, Harga Murah!

Semoga informasinya bermanfaat yaa…

Temukan informasi-informasi menarik lainnya di berita properti 99.co Indonesia.

Jangan lupa, kunjungi 99.co/id dan temukan hunian impianmu sekarang!

Hanifah

Jr. Content Writer for 99.co | Knit & Crochet Enthusiast

Related Posts