Berita Ragam

Minyak Goreng Langka, Pengamat Sindir Partai Politik sebagai Penimbunnya. Benarkah?

2 menit

Pemberitaan mengenai minyak goreng langka kian merebak. Menanggapi hal tersebut, pengamat politik, ekonomi, dan sosial, Abdillah Toha menyindir jika partai politik sebagai penimbunnya. Benarkah itu faktanya?

Lewat akun Twitter pribadinya, Abdillah Toha menyindir sejumlah partai politik terkait kelangkaan minyak goreng.

“Ternyata yang menimbun minyak goreng bukan Bulog tapi partai2 politik buat kampanye,” tulisnya pada Minggu (13/3/2022).

Pernyataan tersebut tentu saja menimbulkan pro dan kontra di berbagai kalangan.

Sementara itu, dalam cuitannya tersebut Abdillah Toha juga menyertakan gambar dari sejumlah media.

Adapun partai politik yang ia soroti yakni Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dan Partai Demokrat.

Hingga artikel ini dimuat, cuitan sang pengamat telah mendapatkan 12 ribu lebih retweet dan 35 ribu like.

Penjelasan dari Partai

minyak goreng langka

sumber: cnnindonesia.com

Dalam gambar yang di-posting oleh Abdillah Toha, sejumlah partai politik terlihat tengah menjual minyak.

Oleh karena itu, ia pun menyindir partai-partai tersebut.

Akan tetapi, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sempat menyebut jika minyak goreng yang dijual murah ke warga tersebut dibeli dari pedagang tradisional di Bekasi.

“Lebih dari 10 pedagang kami beli secara bergantian dan harga yang kami bayar juga harga jual saat ini, bukan harga subsidi pemerintah,” ucap ketua DPD PSI Bekasi, Muhammad Syahril kepada tempo.com, Selasa (8/4/2022).

Syahril menjelaskan, PSI membeli minyak goreng dari pedagang dengan harga Rp17 ribu hingga Rp18 ribu per liter.

Kemudian, mereka menyubsidi sebesar Rp7 ribu sampai Rp8 ribu sehingga minyak bisa dijual murah.




Daftar Partai-Partai yang Jual Minyak dengan Harga Murah

partai demokrat bagikan minyak

sumber: sumutpos.jawapos.com

Seperti yang telah disinggung, setidaknya terdapat 5 partai politik yang menjual minyak goreng dengan harga murah.

Melansir berbagai sumber, kelima partai tersebut adalah Demokrat, PKS, Golkar, PDIP, dan PSI.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas, misalnya, menyalurkan 16 ribu liter minyak goreng dengan harga yang relatif terjangkau.

Sebelumnya, PKS juga sempat mengunggah video kegiatan operasi pasar untuk menyediakan minyak goreng murah ke warga Bogor.

“Ini untuk membantu warga. Mereka betul-betul menghadapi situasi sulit dengan meroketnya harga minyak goreng,” kata Presiden PKS, Ahmad Syaikhu.

Kemudian, DPD Partai Golkar Jatim membagikan 100 paket bantuan kepada pedagang gorengan di sekitar kantor DPD Golkar Jatim.

Sementara itu, PDIP juga pernah mengunggah momen ketika kadernya, Walikota Banda Lampung, Eva, menyalurkan minyak goreng sesuai harga eceran tertinggi kepada warga di 126 kelurahan.

***

Semoga informasi terkait minyak goreng langka ini bermanfaat, Sahabat 99.

Simak terus artikel lainnya hanya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah nyaman seperti Grand Teratai?

Yuk, pilih ragam opsi dan harga menarik hanya di www.99.co/id dan www.rumah123.com karena kami selalu #AdaBuatKamu.




Hendi Abdurahman

Penulis 99.co Indonesia. Membahas sekaligus mengupas tentang berita properti, desain rumah, hingga tips & trik seputar hunian.

Related Posts