Berita, Berita Properti

Mitos Membeli Rumah yang Keliru dan Harus Anda Abaikan

29 November 2018
mitos membeli rumah

Mitos membeli rumah yang keliru dan menyesatkan ini, harus bikin kita lebih waspada. Yuk, enggak ada salahnya kita pahami mitos tersebut!

Perkembangan properti di Indonesia kian berprospek baik, ditambah dengan banyaknya pengembang residential yang meningkatkan pembangunan di kota-kota penyangga.

Bagi Anda yang sedang dalam proses pencarian rumah baru, pasti akan dihadapkan dengan beberapa hal yang bisa mempengaruhi pikiran.

Entah itu dimulai dari lokasi rumah, apakah harus membeli rumah baru atau bekas dan masih banyak lagi.

Ternyata, ada mitos membeli rumah yang harus Anda abaikan supaya tidak termakan omongan yang menyesatkan.

Enggak ada salahnya kita pahami agar lebih tercerahkan dan tidak terjebak dengan mitos beli rumah yang sesat.

Apa saja, ya? Ini dia!

#1 Mitos Beli Rumah Lebih mahal Melalui broker

Faktanya, harga rumah belum tentu lebih mahal loh bila kita membelinya melalui broker.

Pada dasarnya, broker sendiri adalah pihak yang memang paling mengerti tentang jual beli rumah, bagaimana prospek suatu lokasi hingga mengurus proses KPR.

Baca Juga :  Ingin Untung? Manfaatkan Price Amnesty dari Sinar Mas Land

Broker pun mampu memberikan pelayanan dan jasa gratis hingga transaksi selesai.

Bila ragu, Anda bisa menanyakan kepada rekan kerja atau saudara yang pernah menggunakan jasa broker tersebut.

Ternyata, peranan broker cukup penting lho ketika hendak membeli rumah!

#2 Lokasi Cuma Faktor Terpenting

Lokasi memang merupakan hal terpenting bagi menentukan letak rumah yang ingin kita tinggali.

Namun tak hanya lokasi, rumah juga harus memiliki komunitas yang nyaman dalam artian minim kriminalitas, mudah dijangkau, memiliki fasilitas publik yang lengkap dan jauh dari polusi suara seperti di pinggir jalan.

#3 Lebih Baik Rumah Buruk di Lingkungan Terbaik

Mungkin mitos beli ruamh seperti ini terdengar mudah dan gampang untuk membereskan rumah, yang penting kamu bisa memiliki lingkungan rumah yang nyaman.

Namun kenyataannya, bila Anda punya rumah dengan bad condition, ia pasti bakal memakan banyak pengeluaran sehingga dapat merugikan kocekmu.

#4 Membeli Rumah dengan KPR Sama Saja Berutang

Membeli rumah menggunakan proses KPR memang memerlukan proses panjang, sekitar 15 hingga 20 tahun…

Baca Juga :  Tren Furnitur: 9 Perabot Rumah yang Menggunakan Roda

Namun jangan salah kaprah dengan maksud adanya KPR ini.

KPR merupakan produk dari bank yang memang dikhususkan untuk pembiayaan rumah.

Persyaratannya juga telah diatur dan disesuaikan oleh pihak bank.

Memutuskan mengambil KPR bisa sama saja dengan menabung.

Justru dengan KPR, Anda bisa mendisplinkan diri untuk menabung.

Yap, sebaiknya kita harus dalam memperhatikan mitos membeli rumah.

Jangan sampai dirugikan dengan anggapan yang keliru, ya!

Simak informasi menarik lainnya di 99.co.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1

You Might Also Like