Berita, Berita Properti

Mitos Rumah Pinggir Kali yang Mengerikan. Apa Benar?

9 Juni 2019
mitos rumah pinggir sungai
2 menit

Memiliki rumah di pinggir sungai memang dianggap memiliki pertanda yang baik menurut Fengshui. Namun, terdapat juga mitos rumah pinggir kali menurut Fengshui yang berdampak negatif pada rumah dan penghuninya.

Apakah hal hanyalah mitos semata atau fakta?

Untuk membahas hal ini, mari simak dahulu pembahasan mitos rumah pinggir kali yang didasari oleh Fengshui.

Mitos Rumah Pinggir Kali

Aliran sungai yang tidak searah dengan arah hadap rumah bisa membawa energi negatif yang memengaruhi

  • finansial,
  • kesehatan,
  • hubungan rumah tangga, dan
  • masalah hukum.

Jika aliran sungai di depan rumah lurus, maka Fengshui dipengaruhi arah hadap rumah.

Sebagai contoh, rumah yang menghadap utara tidak dianjurkan menghadap sungai yang alirannya mengarah dari barat ke timur.

Pasalnya, arah aliran air yang baik untuk rumah tersebut adalah yang mengalir dari timur ke barat.

Jika hal ini sampai tidak dipenuhi, salah satu mitos rumah pinggir kali yang berlaku dalam Fengshui menyatakan bahwa akan terjadi hal-hal yang buruk.

Hal ini tertera dalam rumus peach blossom water yang yang menyatakan bahwa hal ini akan memengaruhi kehidupan seksual penghuni.

***

Meskipun penjelasan Fengshui tersebut tampak sulit untuk dipahami, mitos itu sebenarnya mencoba untuk memperlihatkan kekurangan tinggal di dekat sungai.

Kekurangan Tinggal di Dekat Sungai

1. Berbahaya Jika Dilihat dari Pondasinya

Kebanyakan rumah pinggir rumah dibangun dengan pondasi seadanya.

Malahan, tidak sedikit juga yang membangun rumah hingga menjorok ke arah sungai.

Padahal hal tersebut bisa membahayakan penghuninya ketika hujan datang dan volume air naik.

Rumah yang masih tidak memedulikan hal tersebut berpotensi ambruk dan terbawa oleh arus air.

2. Suasananya Kumuh

Kebanyakan rumah-rumah dipinggir sungai terlihat kumuh dan kotor.

Baca Juga:

5 Tips Fengshui Lorong Rumah untuk Mengundang Energi Positif

Hal ini biasanya terjadi karena kurangnya perencanaan dan penataan rumah.

3. Sungai Menjadi Kotor

Selain itu, rumah-rumah dipinggir sungai seringkali melimpahkan sampah rumah tangganya ke sungai.

Para oknum tersebut beranggapan bahwa sampah akan hanyut begitu.

Padahal, kebiasaan tersebut akan menyebabkan sampah berkumpul di sisi sungai dan lambat laun akan menyumbat aliran sungai.

Tentunya, jika terus dibiarkan, hal ini berpotensi menyebabkan banjir.

Selain banjir, sampah juga bisa mencemari sungai dengan zat-zat yang terkandung di dalamnya.

Jika terus dibiarkan, bukan tidak aneh jika pencemaran ini menyebabkan timbulnya berbagai penyakit di sekitar area tersebut.

4. Berpotensi Terkena Banjir

Hujan yang berlangsung terus menerus bisa mengakibatkan naiknya permukan air sungai.

Tentunya hal ini sangat membahayakan para penghuni rumah di pinggir sungai.

Jika tidak segera diantisipasi, bukan tidak mungkin banjir bisa menelan korban jiwa.

5. Air Bersih Terus Berkurang

Karena masih banyak penghuni yang berpikir bahwa sungai adalah tempat sampah raksasa yang bisa dipakai seenak mereka, kualitas air pun makin menurun.

Padahal, para penghuni rumah pinggir sungai membutuhkan air sungai tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.

Jika terus dibiarkan, tentunya hal ini tidak hanya meamengaruhi para penduduk pinggiran sungai.

Baca Juga:

10 Tips Desain Rumah Berdasarkan Fengshui dan Manfaatnya

Orang-orang yang berada di hilir pun akan terkena imbas dari perbuatan yang tidak bertanggung jawab ini.

***

Inilah kekurangan dan mitos rumah pinggir kali yang harus kamu ketahui.

Nah, setelah membaca ini, apakah kamu masih tertarik untuk tinggal di dekat sungai?

Meskipun pemandangannya bisa dibilang bagus, kamu juga harus memerhatikan aspek-aspek lain yang bisa memengaruhi kualitas hidupmu.

Semoga artikel ini bermanfaat, Sahabat 99.

Simak informasi menarik lainnya di Blog 99.co Indonesia.

Tak lupa, cek 99.co/id untuk segala kebutuhan propertimu.

You Might Also Like