Berita Ragam

3 Nabi Palsu dengan “Ilmu Sakti” yang Bikin Heboh Indonesia. Ada yang Berniat Menghapus Islam?

Advertisement
2 menit

Ketiga nabi palsu di bawah ini mengaku didatangi malaikat dan dipilih langsung oleh Tuhan untuk memandu umat manusia di bumi. Siapa saja? Baca selengkapnya di sini!

Sahabat 99, masih ingat dengan kasus-kasus agama sesat yang pernah menjadi perbincangan panas di Indonesia?

Ya, semua kasus tersebut berawal dari laporan oknum yang mengaku sebagai nabi terbaru yang ditunjuk oleh Tuhan.

Orang-orang tersebut kemudian mencoba menyebarkan wahyu yang mereka dapatkan untuk membangun agama baru di Indonesia.

Dari banyaknya kasus, ada tiga nabi palsu yang benar-benar bikin masyarakat seantero negeri geram.

Penasaran?

Yuk, langsung kita bahas pada artikel di bawah ini!

Kasus Nabi Palsu Indonesia, Mengaku Mendapatkan Wahyu dari Para Malaikat dan Tuhan secara Langsung

1. Lia Eden

nabi palsu lia eden

sumber: kompas.com

Anak 90-an pasti kenal dengan nama wanita satu ini.

Lia Eden adalah pengemuka agama Salamullah, yang dituduh sebagai salah satu agama sesat di Indonesia.

Lia mengaku mendapatkan wahyu pertamanya di tahun 1974.

Saat itu, ia menjelaskan ada secercah cahaya bola api yang mendatanginya ketika ia sedang tertidur.

Bola api itu berputar-putar di atas kepalanya sebelum lenyap entah kemana.

Beberapa tahun setelah kejadian itu, Lia kemudian didatangi oleh guru rohaninya, Habib Al-Hud.

Setelah itu, ia yakin kalau bola api yang ia lihat di tahun 1974 adalah malaikat Jibril.

Lia kemudian mengumpulkan banyak orang agar bisa membangun agamanya sendiri, dan menamakannya Salamullah.

Agama Salamullah dipercaya masih beroperasi sampai sekarang di kediaman pribadi Lia Eden yang ia sebut Kerajaan Tuhan.

Beberapa ajaran Salamullah yang kontroversial adalah menghalalkan daging babi dan mencoba menghapus agama Islam.

2. Mirza Ghulam Ahmad

mirza ghulam ahmad

sumber: cnnindonesia.com

Dikenal dengan nama sapaan Ahmad, pria ini merupakan pendiri Ahmadiyyah.

Dari kecil, Ahmad sudah tertarik dengan ajaran Islam yang tenteram dan penuh kasih sayang.

Saat usianya menginjak dewasa, Ahmad muncul ke publik dan mengaku sebagai seorang Mujaddid (pembaru).

Tidak hanya itu, ia juga menyebut dirinya sebagai perwujudan Isa Al-Masih, Yesus Kristus, dan Khrisna (Hindu).

Hal itu sontak membuat publik geram dan kebingungan.

Ketika dituduh mengajarkan agama sesat, Ahmad beralih Ahmadiyyah didirikan hanya sebagai perkumpulan saja.

Ia menjelaskan, Ahmadiyyah hanya bertujuan untuk mendirikan syarian Islam yang sepantasnya.

Melansir Viva, Ahmadiyyah sudah menyebar hampir ke seluruh penjuru dunia dengan jumlah umat kurang lebih 150 juta orang.

3. Ahmad Moshaddeq

amhad moshaddeq

sumber: today.line.me

Nabi palsu selanjutnya adalah Ahmad Moshaddeq.

Ahmad Moshaddeq merupakan pendiri kelompok Al-Qiyadah Al-Islamiah.

Nama Ahmad Moshaddeq mulai terkenal setelah kalimat syahadat ciptaannya tersebar di media.

Kalimat syahadat tersebut berbunyi

“Asyhadu alla ilaha illa Allah wa asyhadu anna Masih al-Mau’ud Rasul Allah.

Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan kepada Allah dan saya bersaksi bahwa Masih Al-Mau’ud sebagai rasul Allah.”

Kalimat syahadat ini dikecam banyak petinggi agama dan ulama Indonesia.

Syahadat karangan Ahmad Moshaddeq dianggap memaki ajaran Islam dan Nabi Muhammad saw.

Ahmad Moshaddeq mengaku sebagai nabi pilihan Allah Swt. setelah bertapa di Gunung Bunder, Bogor.

Ia menghabiskan waktu bertapa selama 40 hari 40 malam.

Di masa itu, ia mengaku mendapatkan banyak wahyu dari Allah Swt. dan berniat menyebarkannya ke seluruh umat manusia di bumi.

***

Semoga ulasan di atas bermanfaat ya, Sahabat 99…

Jangan lupa pantau terus artikel menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Bagi kamu yang mencari apartemen modern di tengah kota seperti Defontein Menteng, langsung kunjungi 99.co/id, ya!

Samala Mahadi

Content Writer and all things Basquiat connoisseur.

Related Posts