Hukum

Kalau Menikah dengan WNA, Bagaimana Nasib Kepemilikan Properti?

2 menit

Tak jarang sebelum menikah, seseorang sudah memiliki harta benda, termasuk properti. Lalu, bagaimana jika sang pemilik properti ini menikah dengan Warga Negara Asing (WNA)? Kabarnya, ada aturan mengenai kepemilikan properti WNA di Indonesia. Bagaimana nasib kepemilikan properti ini?

Status Kewarganegaraan

Salah satu pertanyaan pentingnya, apakah status kewarganegaraan Anda berubah? Terkadang ada hukum negara yang mewajibkan seseorang dari negara lain melepaskan kewarganegaraannya ketika menikah. Dengan kata lain, Anda bisa saja diwajibkan untuk melepaskan kewarganegaraan.

Jika hal tersebut terjadi, maka Anda harus melepaskan kepemilikan properti yang sudah dibeli meski sebelum menikah. Hak tersebut pun harus segera dilepaskan dalam kurun waktu satu tahun. Meskipun demikian, Anda bisa memiliki properti yang ada di atas tanah berstatus hak pakai.

Berbeda halnya jika setelah menikah, Anda tetap menjadi WNI. Apabila demikian, Anda tidak perlu melepaskan kepemilikan properti yang sudah dimiliki. Mengapa? Sebagai WNI, Anda berhak memiliki properti tersebut meski dibangun di atas tanah berstatus apapun.

Dapat disimpulkan bahwa masalahnya bukan ada pada status pernikahan, melainkan status kewarganegaraan setelah menikah dengan WNA. Semoga bermanfaat!

Pamella Fricylia

Salah seorang Writer di UrbanIndo.com. Pada akhirnya lebih memilih menjadi penulis daripada jurnalis. Selalu yakin bahwa aksara dan logika dapat membentuk rangkaian kata penuh makna. Berikan komentar dan mari berdiskusi!
Follow Me:

Related Posts