Berita Properti

Nominal DP untuk Membeli Rumah Nantinya Akan Berbeda di Tiap Daerah?

< 1 menit

Akhir tahun 2016 lalu, Bank Indonesia (BI) menurunkan rasio loan to value (LTV) KPR. Hal ini pun membuat nominal DP untuk membeli rumah ikut mengalami penurunan. Jelang akhir tahun 2017 ini, BI tengah menggodok perubahan aturan tersebut dan akan kembali menyesuaikan besaran DP.

Sesuai dengan ketetapan yang dikeluarkan tahun lalu, pembeli rumah pertama cukup membayar uang muka sebesar 15% saja. Nantinya, besaran angka tersebut tidak akan digunakan secara merata. Besarannya sendiri akan ditetapkan sesuai dengan beberapa faktor di daerah tersebut.

Pembedaan nominal DP rumah ini sendiri dilakukan untuk mendorong penggunaan kredit perumahan di tiap daerah. Dikutip dari finance.detik.com, Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo menyebutkan penerapan ini dipilih karena potensi kredit sektor perumahan di berbagai wilayah memiliki perbedaan.

Lebih lanjut Perry menyebutkan bahwa penerapan aturan ini akan diberlakukan pada beberapa daerah yang kredit perumahannya dinilai terlalu rendah. BI pun akan melakukan penilaian terhadap daerah tersebut sesuai dengan beberapa indikator salah satunya dari produk domestik bruto (PDB).

Daerah yang juga akan mengalami pembedaan nominal DP untuk membeli rumah adalah provinsi yang memiliki besaran harga hunian terlalu rendah. Agar bisa mengetahuinya, hal tersebut akan dihitung dari fundamental dan tren di daerah tersebut.

Selanjutnya, wilayah yang memiliki rasio kredit macet atau non-performing loan (NPL) tinggi pun akan menjadi sasaran penerapan kebijakan ini. Nama provinsi yang akan dijadikan mendapatkan pemberlakukan tersebut belum disebutkan karena masih dalam tahap pemetaan dan finalisasi. Setelah proses tersebut, nama-nama provinsi kemudian akan diajukan pada rapat dewan gubernur (RDG) BI.

Urbanites, terus pantau informasi mengenai perubahan nominal DP rumah ini di blog UrbanIndo! Siap tahu, dengan turunnya uang muka untuk membeli rumah, kesempatanmu untuk segera punya hunian semakin terbuka lebar.

Tiara Syahra Syabani

Seorang jurnalis/editor kemudian beralih profesi menjadi content dan copywriter. Pecinta buku komik Hai, Miiko! Senang traveling dan makan makanan gurih. Beri saya masukan dengan meninggalkan komentar :)
Follow Me:

Related Posts