Gaya Hidup Kesehatan

Daftar Obat dan Vitamin untuk Covid 19 bagi Pasien yang Isolasi Mandiri. Jangan Lupa Konsultasi Dokter ya!

3 menit

Pasien Covid-19 dengan gejala ringan dianjurkan untuk mengisolasi mandiri di rumah. Supaya gejala mereda dan segera sembuh, kamu bisa mengonsumsi sejumlah vitamin untuk Covid 19 yang dianjurkan oleh dokter.

Jumlah pasien Covid-19 terus bertambah dalam beberapa minggu terakhir.

Peningkatan jumlah pasien tersebut menyebabkan pasien Covid-19 yang mengalami gejala ringan tidak tertampung lagi di rumah sakit.

Dokter pun menganjurkan pasien dengan gejala ringan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah.

Untuk membantu mempercepat kesembuhan, pasien harus mengonsumsi makanan sehat yang mengandung banyak nutrisi.

Selain itu, pasien yang sedang isolasi mandiri juga wajib untuk rutin mengonsumsi vitamin untuk Covid 19.

Apakah kamu membutuhkan obat Covid untuk isolasi mandiri?

Kali ini 99.co Indonesia akan membahas sejumlah obat atau vitamin untuk Covid 19 yang dipercaya dapat membantu kesembuhan.

Yuk, cek daftarnya di bawah ini!

Rekomendasi Obat dan Vitamin untuk Covid 19

1. Vitamin untuk Pasien Covid 19 Tanpa Gejala

obat covid untuk isolasi mandiri

Meski tanpa gejala, pasien yang terdiagnosis positif Covid-19 diwajibkan mengisolasi diri di rumah.

Hal paling penting adalah kamu harus memisahkan ruang tempat kamu dan keluarga beraktivitas.

Kemudian, jika di rumah terdapat ada orang tua atau nenek yang sudah lansia, sebaiknya kamu mencari tempat isolasi mandiri di luar rumah.

Kamu bisa menyewa sebuah unit apartemen atau mengontrak rumah selama sebulan sebagai tempat isolasi mandiri.

Kemudian, jangan lupa untuk mengonsumsi sejumlah obat covid untuk isolasi mandiri.

Mengutip kontan.co.id, Dokter Spesialis Paru RSUP Persabahatan, dr. Heidy Agustin, merekomendasikan sejumlah obat dan vitamin untuk Covid 19.

Beberapa di antaranya adalah:

  • Vitamin C non-acidic 500 miligram sebanyak tiga kali sehari selama 14 hari;
  • Tablet isap vitamin C dosis 500 miligram sebanyak dua kali sehari selama 30 hari (alternatif vitamin jika tidak ada vitamin di poin pertama);
  • Multivitamin dengan kandungan vitamin C, B, E, zinc satu kali sehari selama 30 hari;
  • Vitamin D 400-1.000 IU per hari;
  • Obat yang bersifat antioksidan;
  • Terapi suportif lainnya sesuai rekomendasi dokter;
  • Obat lain yang sesuai anjuran dokter.

Oh ya, selain itu, jangan lupa juga berkonsultasi dengan dokter ya saat melakukan isolasi mandiri.

Tujuannya, agar dokter dapat memantau perkembangan kondisi kamu dan memberikan resep yang tepat.




2. Obat untuk Pasien Covid-19 Gejala Ringan

vitamin untuk covid 19 pasien gejala ringan

Selama rumah sakit penuh, pasien dengan gejala ringan juga sebaiknya melakukan perawatan dan isolasi mandiri di rumah.

Sama dengan pasien tanpa gejala, pasien bergejala ringan juga harus memisahkan ruang istirahatnya dengan anggota keluarga yang lainnya.

Setidaknya, pasien Covid-19 dengan gejala ringan harus mengisolasi diri di rumah selama 10 hari sampai satu bulan mulai dari munculnya gejala.

Melansir berbagai sumber, berikut adalah obat dan vitamin untuk Covid-19 yang sesuai anjuran dokter:

  • Vitamin C non-acidic 500 miligram sebanyak tiga kali sehari selama 14 hari;
  • Tablet isap vitamin C dosis 500 miligram sebanyak dua kali sehari selama 30 hari (alternatif vitamin jika tidak ada vitamin di poin pertama);
    Multivitamin dengan kandungan vitamin C, B, E, zinc satu kali sehari selama 30 hari;
  • Vitamin D 400-1.000 IU per hari;
  • Paracetamol dengan dosis 500 miligram sebanyak 3-4 kali sehari.;
  • Obat antivirus¬† Favipiravir dengan dosis 1.600 miligram sebanyak dua kali sehari dalam selang waktu 12 jam (untuk hari pertama);
  • Favipiravir dengan dosis 600-800 miligram sebanyak dua kali sehari dalam selang waktu 12 jam (untuk hari kedua sampai kelima);
  • Antivirus influenza Oseltamivir dengan dosis 75 miligram sebanyak dua kali sehari dalam selang waktu 12 jam (konsumsi selama 5-7 hari);
  • Antibiotik Azithromycin¬†dengan dosis 500 miligram sebanyak satu kali sehari selama lima hari;
  • Obat untuk komorbid sesuai rekomendasi dokter (diabetes, hipertensi, penyakit jantung, dll);
  • Vitamin dan obat lain yang sesuai resep dokter;
  • Terapi suportif lainnya;

Sebenarnya, pasien Covid-19 bisa saja mengonsumsi obat selain daftar di atas.

Namun, sebelum mengonsumsi obat tersebut, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu.

Tetaplah berkomunikasi dengan dokter setiap hari via chat WhatsApp agar perkembangan kondisi bisa terus dipantau.

***

Itulah sejumlah obat dan vitamin untuk Covid-19 bagi pasien yang sedang isolasi mandiri.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Sahabat 99 ya!

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya di portal Berita 99.co Indonesia.

Jika sedang mencari rumah di Semarang, bisa jadi Potala Semarang adalah jawbannya.

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan rumah idamanmu!




Theofilus Richard

Penulis konten | Semoga tulisanku berkesan buat kamu

Related Posts