Berita Berita Properti

Arebi Ungkap Alasan Kenapa Banyak Orang Kaya Obral Apartemen Mewah saat Pandemi

2 menit

Tak hanya menjual rumah di kawasan elite, baru-baru ini juga banyak orang kaya menjual apartemen mewah saat pandemi. Apa alasannya?

Pandemi Covid-19 sangat berdampak pada sektor properti selama 1,5 tahun terakhir ini.

Selain banyaknya orang kaya yang menjual rumah tapak di kawasan elite seperti Menteng, Pondok Indah, Kemang hingga Kelapa Gading, ternyata banyak juga orang yang menjual aset apartemen.

Bahkan, apartemen yang dijual harganya lebih besar daripada rumah tapak.

Lantas apa alasan yang melatar belakangi para orang kaya ini menjual aset propertinya tersebut?

Untuk lebih jelasnya, simak ulasannya di bawah ini!

Alasan Orang Kaya Obral Apartemen Mewah

Biaya Sewa yang Menurun

Melansir laman CNBC Indonesia, Ketua DPD Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (Arebi) DKI Jakarta Clement Francis mengungkapkan kalau hal itu disebabkan biaya sewa yang turun.

“Banyak apartemen dijual karena tingkatan hunian sewa turun jauh, sementara pemilik bayar service charge, sehingga banyak yang menjual apartemen,” ungkap Clement.

Ketika lebih banyak calon investor yang memilih rumah tapak, nasib apartemen kian naas.

Apalagi, tambahan stok apartemen baru yang diperkirakan masih bakal banyak beberapa waktu ke depan, terutama melihat masif pembangunan apartemen di kawasan transit oriented development (TOD).

Persaingan Apartemen Mewah & Rumah Tapak

ilustrasi penjualan rumah tapak

Di sisi lain, nasib apartemen masih harus dihajar persaingan dengan rumah tapak yang pasarnya juga tidak besar.

“Yang pasti dengan pandemi, calon pembeli enggak banyak, sedangkan properti yang dijual banyak, lebih banyak dari demand. Antara supply and demand sangat beda jika dibandingkan tahun 2017-2018, peminat jauh lebih banyak dibanding 2020,” papar Clement.

Sayang, nasib minat masyarakat terhadap pembelian apartemen segmen atas juga tidak begitu besar.

Jika membandingkan antara rumah tapak dan apartemen, masyarakat saat ini lebih condong memilih rumah tapak, itu pun pasar tidak besar karena banyak yang memilih menahan uang tunai.

“Masih diminati rumah tapak, karena salah satu alasannya untuk masa depan membeli buat anak-anak mereka, jadi banyak yang bisa diinvestasikan ke rumah tapak,” kata Clement.

Apa Jenis Properti yang Paling Banyak Dicari?

Di wilayah Jakarta Barat, apartemen menjadi salah satu jenis hunian yang paling banyak dijual.

Namun, tentu ada tantangan dalam menjualnya karena tipe hunian yang paling banyak dicari justru bukan apartemen.

“Tipe yang paling banyak diobral adalah apartemen dan kios, sementara yang paling banyak dicari adalah rumah Rp2 milyar,” kata Ketua DPC Arebi Jakbar Tommy.

***

Bagaimana apakah Sahabat 99 tertarik untuk membeli apartemen yang diobral ini?

Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk Sahabat 99!

Baca artikel menarik dan terbaru lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Ingin miliki rumah masa depan seperti di Citraland The Green Lake Surabaya?

Pastikan hanya mencari di 99.co/id, ya!

Nita Hidayati

An enthusiastic content writer who loves Scandinavian design
Follow Me:

Related Posts