Berita Ragam

Kisah Haru 3 Pahlawan Nasional Islam yang Pindah Agama Jadi Kristen. Ada yang karena Cinta?

3 menit

Menganut agama Islam saat masih kecil, tiga pahlawan nasional ini akhirnya memutuskan pindah agama menjadi Kristen. Berikut cerita perjalanan spiritual ketiga pahlawan Indonesia ini.

Sejumlah anggota militer Indonesia mendapat gelar pahlawan nasional karena jasanya di masa perjuangan dalam meraih kemerdekaan.

Di luar kehidupannya sebagai pejuang, mereka adalah manusia biasa yang memiliki perjalanan spiritualnya sendiri-sendiri.

Seperti halnya ketiga pahlawan yang akan kita bahas dalam artikel ini.

Ketiga pahlawan nasional ini memiliki perjalanan spiritual yang cukup unik.

Meski lahir dan besar di lingkungan mayoritas Islam, akhirnya ketiga tokoh ini memilih berpindah keyakinan menjadi seorang Kristen.

Motivasi mereka saat berpindah keyakinan pun beragam.

Yuk, kita simak kisah perjalanan spiritual tiga pahlawan nasional yang berpindah agama menjadi Kristen berikut ini!

Kisah Pahlawan Nasional yang Memutuskan Memeluk Agama Kristen

1. Letjen Oerip Soemohardjo

oerip soemohardjo pahlawan nasional pindah agama ke kristen

sumber: naviri.org

Oerip yang lahir pada 22 Februari 1893 ini adalah tokoh yang berperan sebagai peletak dasar organisasi ketentaraan modern di Republik Indonesia.

Karena jasanya di bidang militer, dia pun dianugerahi gelar pahlawan nasional.

Menurut buku Letjen Oeriep Soemohardjo (1993) karya Amrin Imran, kakek Oerip yang bernama Mbah Glondang Rayi berharap bahwa sang cucu menjadi seorang haji.

“Ia (Oerip) tak pernah sampai ke Mekah dan memakai pakaian haji. Malahan kemudian dia menjadi seorang penganut agama Kristen (Katolik). Untunglah pada waktu itu Mbah Glondong tidak ada lagi, sudah lama meninggal dunia,” tulis Amin Imran dalam bukunya.

Meski begitu, tidak tertulis secara jelas apa yang menjadi motivasi Oerip berpindah keyakinan.

Melansir tirto.id yang mengutip buku Oerip Soemohardjo: Letnan Jenderal TNI 22 Februari 1893-17 Nopember 1948, disebutkan bahwa Oerip berteman dekat dengan Uskup Mgr. Valenberg saat berdinas di Kalimantan.

Belasan tahun setelah Oerip wafat, tepatnya pada Natal 1964, Kardinal Mgr. Darmojuwono membawa hadiah berupa piala dari Paus Paulus VI yang bertuliskan: “In memori ducis militum Benedicti Oerip Soemohardjo pro Aede sacra.”

Piala tersebut kini disimpan di sebuah gereja kecil di Kompleks Akademi Militer Magelang.

2. Slamet Rijadi

slamet rijadi pindah agama ke katolik

sumber: lambusimedia.com

Nama Slamet Rijadi dikenal sebagai salah satu komandan tempur TNI yang sangat andal.

Slamet Rijadi gugur pada perang melawan pasukan separatis Republik Maluku Selatan (RMS) tahun 1950.

Dalam Majalah Hidup yang terbit pada Desember 2019, disebutkan bahwa Slamet Rijadi tertarik masuk Agama Katolik karena mendengar alunan lagu di gereja ketika Indonesia masih berperang melawan Belanda.

“Kalau selamat dan menang mari kita ucapkan terimakasih kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan masuk Katolik dan baptis,” ujar Slamet Rijadi kepada ajudannya seperti dicatat dalam buku Sejarah Gereja Katolik Indonesia: Muskens, M. P. M. Pengintergrasian di Alam Indonesia (1972:346).

Kalimat tersebut diungkapkan Slamet Rijadi pada 1948, tahun yang sama saat Oerip Soemohardjo wafat.

Akhirnya Slamet Rijadi dibaptis di sebuah gereja di Solo pada 24 Desember, 1949.

Ketika dibaptis, usia Slamet Rijadi baru menginjak 22 tahun.

3. Letnan Satu Soegijono Mangunwijoto

Soegijono Mangunwijoto pahlawan nasional pindah agama ke kristen

sumber: tirto.id/wikimedia commons

Berbeda dari Slamet Rijadi, Soegijono berpindah keyakinan setelah bertemu dengan seorang bidan yang kemudian menjadi istrinya, Soepriyati.

Melansir tirto.id yang mengutip buku Monumen Pancasila Cakti (1984), Mayor Jenderal dr. Soedjono mengatakan keluarga Sugijono adalah keluarga Islam, sedangkan Soepriyati beragama Kristen Protestan.

Akhirnya, sejoli itu tetap menikah pada tahun 1953 meski berbeda agama.

Di tengah perjalanan pernikahan tersebut, Sugijono kemudian memutuskan berpindah agama menjadi Kristen Protestan.

Dari pernikahan tersebut, Soegijono dan Soepriyati dikaruniai tujuh orang anak.

Sementara, kariernya di bidang militer pun tetap mentereng.

Dia bahkan pernah menjadi komandan batalion infanteri di Jawa Tengah.

***

Itulah kisah tiga pahlawan nasional yang memutuskan pindah agama menjadi Kristen.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Sahabat 99, ya!

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya di portal Berita 99.co Indonesia.

Jika sedang mencari rumah di Bandung, bisa jadi Podomoro Park Bandung adalah jawabannya.

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan rumah idamanmu!

Theofilus Richard

Penulis konten | Semoga tulisanku berkesan buat kamu

Related Posts