Berita Berita Properti

Mengenal Pajak Air Tanah, Mulai dari Pengertian, Tarif, hingga Cara Bayar

3 menit

Bagi pihak yang melakukan pengambilan dan pemanfaatan air tanah di berbagai wilayah Indonesia, perlu menyetorkan wajib pajak air tanah (PAT). Pasalnya, PAT memiliki fungsi pajak yang bisa menambah pendapatan negara lo, Sahabat 99. Lantas, apa saja ketentuan dan cara perhitungan PAT?

Melaporkan pajak dan membayar pajak merupakan kewajiban yang harus kita lakukan sebagai warga negara.

Terlebih, pembayaran wajib pajak harus dilakukan bagi pihak yang memanfaatkan sumber daya alam (SDA) Indonesia untuk kepentingan tertentu.

Adapun pemanfaatan SDA yang dikenai wajib pajak adalah air tanah, atau biasa disebut Pajak Air Tanah (PAT).

Nah, kali ini 99.co Indonesia telah merangkum informasi penting tentang PAT yang bisa kamu jadikan sebagai referensi.

Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

Apa yang Dimaksud Pajak Air Tanah?

Merujuk Pasal 1 No. 33, pajak air tanah adalah pajak atas pengambilan dan/atau pemanfaatan air tanah.

Sesuai dengan penyebutannya, air tanah merupakan air yang terdapat dalam lapisan tanah atau batuan di bawah permukaan tanah.

PAT sendiri merupakan pajak daerah yang menjadi wewenang pemerintah kabupaten/kota.

pajak air tanah

Objek PAT menyasar pada pengambilan dan/atau pemanfaatan air tanah.

Pemanfaatan tersebut dapat dilakukan oleh orang pribadi atau badan untuk berbagai macam keperluan.

Walau demikian, PAT mengecualikan objek pajak pada pemanfaatan/pengambilan air untuk keperluan:

  • Dasar rumah tangga
  • Pengairan pertanian
  • Perikanan rakyat
  • Peribadatan

Kemudian, berdasarkan Pasal 68 UU Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), PAT memiliki subjek dan wajib pajak yang sama.

Adapun subjek pajak tersebut, yaitu orang pribadi atau badan yang melakukan pengambilan dan/atau pemanfaatan air tanah.

Dengan begitu, pengenaan PAT subjek pajak dan wajib pajak adalah pihak yang sama.

Baca Juga:

Mau Buka Bisnis? Pahami Dulu Aturan & Cara Hitung Pajak Sewa Ruko

Tarif Pajak Air Tanah

keran air dan uang

Merujuk Pasal 70 UU PDRD, tarif PAT ditetapkan paling tinggi 20%.

Besaran pokok PAT yang terutang, dihitung dengan mengalikan tarif PAT dengan nilai perolehan air tanah.

PAT yang terutang tersebut selanjutnya dipungut di wilayah daerah tempat air diambil.

Tarif pajak air tanah di berbagai daerah itu berbeda-beda.

99.co Indonesia telah menghimpun tarif PAT per daerah seperti berikut.

1. Provinsi DKI Jakarta

Tarif pajak yang dikenakan DKI Jakarta yaitu sebesar 20%.

Adapun Dasar Pengenaan Pajak (DPP) dari Provinsi DKI Jakarta, yaitu:

  • Nilai perolehan air tanah.
  • Nilai perolehan air tanah dinyatakan dalam rupiah yang dihitung dengan mempertimbangkan faktor-faktor berikut:
    • Jenis sumber air
    • Lokasi sumber air
    • Tujuan pengambilan dan/atau pemanfaatan air
    • Volume air yang diambil dan/atau dimanfaatkan
    • Kualitas air dan tingkat kerusakan lingkungan
  • Ketentuan lebih lanjut mengenai besaran nilai perolehan air tanah, diatur dengan Peraturan Gubernur.

Cara perhitungan tarif PAT, yaitu:

Tarif Pajak x Dasar Pengenaan Pajak

2. Kabupaten Bantul

Tarif PAT di Kabupaten Bantul sebesar 20%.

Adapun Nilai Perolehan Air Tanah (NPAT) dinyatakan dalam rupiah yang dihitung dengan mempertimbangkan faktor-faktor berikut:

  • Jenis sumber air
  • Lokasi sumber air
  • Tujuan pengambilan dan/atau pemanfaatan air
  • Volume air yang diambil dan/atau dimanfaatkan
  • Kualitas air
  • Tingkat kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh pengambilan dan/atau pemanfaatan air

3. Kota Surakarta

Sama seperti dua wilayah sebelumnya, Kota Surakarta pun menetapkan tarif pajak air tanah sebesar:

20% x Nilai Perolehan Air Tanah

Faktor perhitungan NPAT di Kota Surakarta, yaitu:

  • Jenis sumber air
  • Lokasi sumber air
  • Tujuan pengambilan dan/atau pemanfaatan air
  • Volume air yang diambil dan/atau dimanfaatkan
  • Kualitas air
  • Tingkat kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh pengambilan dan/atau pemanfaatan air

4. Provinsi Jawa Barat

Besarnya PAT di Provinsi Jabar yaitu sebesar 20% dikalikan dengan nilai perolehan air.

Untuk nilai perolehan air itu sendiri akan dihitung oleh Dinas Teknis dengan mengalikan volume air yang diambil dengan harga dasar air.

5. Kota Denpasar

Tarif PAT di Kota Denpasar ditetapkan 20%.

Cara perhitungan penenaan tarif air tanah:

= volume (m3) x NPAT x 20%

= Rp/ m3

6. Kabupaten Kendal

Adapun tarif PAT di Kabupaten Kendal ditetapkan sebesar 20%.

Kemudian, tarif PAT khusus untuk Perusahaan Daerah Air Minum (Tirto Panguripan) ditetapkan sebagai berikut:

  • Sebesar 0,5% dari dasar pengenaan Pajak Air Tanah.

Untuk tarif ini, Perusahaan Daerah Air Minum “Tirto Panguripan” belum bisa memenuhi jangkauan pelayanan 60% (enam puluh persen) dari standar yang telah ditetapkan

  • Sebesar 1,78% dari dasar pengenaan Pajak Air Tanah.

Untuk tarif ini, Perusahaan Daerah Air Minum “Tirto Panguripan” telah dapat memenuhi jangkauan pelayanan lebih dari 60% (enam puluh persen) dari standar yang telah ditetapkan

Bayar Pajak Air Tanah Online

air mancur

Dilansir dari kumparan.com, Badan Pajak dan Retribusi Daerah (Badan Pajak dan Retda) DKI Jakarta memiliki sistem pajak online yang berupa aplikasi Pajak Online.

Nah, aplikasi tersebut memungkinkan wajib pajak untuk membayar beberapa pajak yang ditetapkan Pemda, salah satunya pajak air tanah.

Aplikasi Pajak Online bisa diunduh melalui Play Store untuk Android dan App Store untuk iOS.

Untuk pembayarannya bisa dilakukan dalam berbagai cara, yaitu:

  • Teller Bank
  • ATM
  • e-Banking
  • m-Banking
  • Bayar langsung ke Pos Indonesia

Baca Juga:

Begini Perhitungan dan Ketentuan Pajak Sewa Gedung. Awas, Salah Hitung!

***

Semoga informasi ini bermanfaat untuk Sahabat 99!

Jangan lupa membaca artikel menarik lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Ingin punya rumah minimalis, seperti Calistha Dago Residence?

Kunjungi 99.co/id dan temukan pilihan rumah impianmu!

Gadis Saktika

Sempat jadi jurnalis politik dan sekarang menulis konten di 99.co Indonesia. Berpengalaman menjadi fans KPOP dan sekarang sedang bersenang-senang menjadi NCTzen. Who's with me?

Related Posts