Berita Ragam

Segini Pajak yang Diambil Sri Mulyani dari Hadiah Pertandingan Catur Dewa Kipas Lawan GM Irene!

2 menit

Duel catur antara GM Irene dan Dewa Kipas akhirnya selesai dilakukan pada Senin, 22 Maret 2021. Kedua belah pihak pun diberi hadiah oleh Deddy Corbuzer, tapi terdapat pajak hadiah yang mereka harus bayar!

Dilansir dari kompas.com, pembawa acara kondang, Deddy Corbuzier, memfasilitasi pertandingan catur Dewa Kipas dan GM Irene yang ditonton oleh 1,300,000 orang di kanal YouTube miliknya.

Hasil dari pertandingan tersebut adalah GM Irene Sukandar menang 3-0 melawan Dewa Kipas atau Dadang Subur.

GM Irene kemudian mendapatkan hadiah sebesar Rp200 juta dari Deddy Corbuzier, sedangkan Dadang Subur mendapatkan Rp100 juta.

Selaku promotor, Deddy menjelaskan bahwa pajak dari hadiah seluruhnya ditanggung oleh pemenang, tapi berapa memang pajak yang harus dibayarkan pada Sri Mulyani?

Aturan Pajak Hadiah Berdasarkan Undang-Undang

aturan pajak hadiah menurut hukum indonesia

Selaku Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, akan menarik pajak dari hadiah pertandingan catur tersebut.

Pajak hadiah ini juga sudah dituliskan dalam UU Nomor 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan yang menyatakan hadiah dari kegiatan termasuk dalam objek pajak PPh Pasal 4 ayat 2.

Duel GM Irene dan Dewa Kipas termasuk dalam hadiah karena kegiatan, maka perhitungan pajaknya dapat dibagi menjadi tiga, yaitu:

  • Menghitung pajak menggunakan rumus tarif progresif Pasal 17 dikalikan nilai hadiah bila penerima adalah orang pribadi wajib pajak dalam negeri
  • Menghitung pajak menggunakan perhitungan 20% (atau P3B yang berlaku) dikalikan nilai hadiah bila penerima adalah wajib pajak luar negeri selain Bentuk Usaha Tetap (BUT)
  • Menghitung pajak menggunakan rumus 15% dikalikan nilai hadiah bila penerima adalah wajib pajak badan termasuk Badan Usaha Tetap.

Dari ketiga perhitungan pajak tersebut, baik GM Irene dan Dadang Subur termasuk dalam orang pribadi wajib pajak dalam negeri.




Menghitung Pajak Hadiah yang Harus Dibayar Irene dan Dewa Kipas

dewa kipas main catur

 

Setelah mengetahui bahwa GM Irene dan Dadang Subur termasuk dalam orang pribadi wajib pajak dalam negeri, maka potongan pajak akan dihitung berdasarkan PPh Pasal 17.

Berdasarkan PPh Pasal 17 ayat 1(a) dengan hadiah yang didapatkan masih berada di bawah Rp250 juta tapi di atas Rp50 juta, maka pajak yang harus dibayarkan adalah sebesar 15%.

Dengan rumus tersebut, maka GM Irene harus membayar pajak sebesar Rp30 juta (Rp200 juta x 15%).

Sementara itu, Dewa Kipas harus membayar pajak sebesar Rp15 juta (Rp100 juta x 15%).

Dengan begitu, total pajak yang ditarik oleh Sri Mulyani dari pertandingan catur tersebut adalah Rp45 juta.

***

Itulah berita mengenai pajak yang harus dibayarkan dari pertandingan Dewa Kipas dan GM Irene.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu, Sahabat 99!

Simak juga artikel menarik lainnya hanya di portal Berita 99.co Indonesia.

Kamu sedang mencari rumah di Karawang?

Bisa jadi Galuh Mas Karawang adalah jawabannya!

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan rumah idamanmu!




Shafira Chairunnisa

Penulis 99.co Indonesia
Follow Me:

Related Posts