Rumah, Tips & Trik

Syarat & Panduan Mengajukan KPR Rumah Bekas untuk Pemula

2 Oktober 2019
beli rumah bekas dengan kpr
3 menit

Membeli rumah bekas memang bisa jadi pilihan yang lebih mudah dan menguntungkan dari berbagai sisi, apalagi jika menggunakan KPR rumah bekas. Tentu keuntungannya akan semakin berlipat ganda!

Namun, sebelum Anda memutuskan rumah mana yang akan Anda pilih dan KPR rumah bekas dari bank mana yang akan digunakan…

…Alangkah baiknya Anda memahami semua proses dan persyaratannya agar tidak merugi di kemudian hari.

Bagaimanapun, membeli rumah bekas dengan KPR rumah bekas tetap mempunya proses dan kesulitannya tersendiri.

Berikut ini beberapa langkah yang bisa Anda ikuti agar tidak mengalami kendala dalam mengajukan KPR rumah bekas dari berbagai bank.

Syarat dan Panduan Mengajukan KPR Rumah Bekas

1. Sesuaikan dengan Keuangan

Mungkin cara ini tidak hanya berlaku untuk membeli rumah bekas, namun juga untuk membeli rumah baru.

Tetapi pada prinsipnya, membeli rumah bekas dengan KPR rumah bekas pun harus disesuaikan dengan kemampuan finansial.

Jangan sampai keinginan Anda lebih tinggi dari keuangan yang dimiliki karena justru akan merugikan diri sendiri.

Pertimbangkan terlebih dahulu soal uang muka, lalu biaya cicilan, dan jika ada, pertimbangkan juga soal biaya renovasi.

Apalagi biaya renovasi memang harus diantisipasi karena pasti muncul ketika Anda membeli rumah bekas.

2. Tentukan Pilihan dan Negosiasikan

Langkah kedua ini tidak kalah pentingnya dengan langkah pertama dalam proses beli rumah bekas.

Setelah Anda menentukan pilihan rumah yang ingin dibeli, baiknya langsung temui penjual untuk membicarakan masalah harga.

kpr rumah bekas

Komunikasi dan persuasi adalah kunci utama agar proses negosiasi harga berhasil.

Bayangkan saja, jika Anda memiliki kemampuan negosiasi yang baik, sangat mungkin Anda akan mendapatkan potongan harga.

Apalagi sistem utama bank tidak akan membiayai 100% KPR rumah bekas, tentu proses negosiasi bisa menjadi sebuah keuntungan.

Baca juga:

3 Jenis KPR Take Over Rumah | Plus Keuntungan dan Kerugian

3. Ajukan Kepada Pihak Bank

Bila semua kesepakatan dengan penjual rumah telah selesai, segera urus semua keperluan KPR dengan bank pilihan Anda.

Agar lebih aman, Anda bisa membuat perjanjian tertulis dengan pihak penjual mengenai kesepakatan yang sebelumnya telah disetujui.

Jadi Anda tidak perlu khawatir rumah akan diambil pihak lain atau harganya jadi meningkat dari kesepakatan sebelumnya.

Kemudian, Anda bisa mempersiapkan semua persyaratan dan kelengkapan yang dibutuhkan untuk pengajuan KPR pada bank pilihan.

Tenang, syarat pengajuan KPR untuk rumah bekas tidak ribet kok dan berlaku secara umum.

Beberapa syarat pengajuan KPR rumah bekas di antaranya ialah:

  • Kartu Keluarga (KK) dan salinannya
  • KTP dan salinannya
  • Surat Nikah dan salinannya
  • NPWP dan salinannya
  • Surat keterangan kerja
  • Slip gaji dan rekening koran 3 bulan terakhir

Ada juga kelengkapan dokumen rumah yang perlu dipersiapkan Anda dan penjual, contohnya:

  • Salinan Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
  • Salinan sertifikat tanah dan rumah
  • Salinan pembayaran PBB satu tahun terakhir
  • Surat perjanjian jual beli rumah antara penjual dan pembeli disertai tanda tangan di atas materai

4. Tunggu Proses Appraisal

Proses appraisal artinya permohonan KPR Anda sedang dikaji oleh pihak bank penyedia KPR.

Biasanya, pihak bank akan meminta biaya appraisal yang besarannya tidak tentu namun dalam kisaran harga Rp500 ribuan.

kpr rumah bekas

Sebetulnya tidak ada yang bisa Anda lakukan di tahap ini selain menunggu hasil pemeriksaan keluar.

Baru kemudian setelah hasil pengkajian oleh pihak bank keluar, Anda dapat melanjutkan ke proses selanjutnya.

Jika permohonan Anda dikabulkan, selanjutnya Anda perlu mengurus biaya-biaya yang diperlukan.

Jadi, pada tahap ini perbanyak berdoa agar pengajuan KPR rumah bekas diterima bank, ya!

5. Bereskan Perjanjian dan Akad Kredit

Proses terakhir ini menandakan 80% pengajuan KPR rumah bekas Anda telah disetujui bank dan rumah siap Anda huni.

Biasanya, Anda akan diminta menandatangani berbagai surat perjanjian serat surat akad jual beli.

Pada tahap ini juga Surat Perjanjian Kredit (SPK) akan dikeluarkan pihak bank, lalu uang KPR dapat dicairkan.

Anda tidak perlu khawatir karena semua penjelasan soal biaya dan informasi tentang KPR seperti bunga, biaya penalti, dan lain-lain ada di dalamnya.

Namun jika masih ada informasi yang belum jelas, jangan sungkan untuk tanyakan langsung pada pihak bank, ya!

Baca juga:

Tertarik KPR Bunga Murah? 7 Bank Ini Beri Penawaran Terbaik 2019!

Semoga bermanfaat untuk sahabat 99 semua ya!

Jangan lupa bookmark blog 99 Indonesia untuk berita-berita seputar rumah yang lebih baru.

Kunjungi juga www.99.co/id untuk mencari properti menarik di seluruh Indonesia.

You Might Also Like