Rumah Tips & Trik

Panduan Membangun Rumah Berkah Berlandaskan Konsep Rumah Islami

2 menit

Rumah berkah dalam konsep Islam berarti menerapkan berbagai prinsip rumah Islami yang didasarkan pada anjuran Allah dan Rasul-Nya. Berikut panduan selengkapnya.

Rumahku surgaku. Adagium ini sudah seringkali terngiang di telinga Anda dan menjadi tujuan utama bagi para muslim dalam membangun rumah.

Konsep rumah Islami pun dihadirkan sebagai solusi dalam mewujudkan tujuan tersebut.

Konsep ini diwujudkan dengan cara menerapkan prinsip dan aturan Islam dalam setiap aspek rumah agar terwujud rumah berkah dan tenteram.

Dengan begitu, rumah Anda pun bisa menjadi sebenar-benarnya surga baik secara fisik atuapun spiritual.

Ingat, dalam Alquran pun Allah sudah menjelaskan:

Allah menjadikan untuk kamu rumah-rumah kamu sebagai tempat ketenangan.” (An-Nahl: 80)

Apa dan bagaimana sebenarnya konsep rumah Islami ini? Berikut ulasan lengkapnya.

Membuat Rumah Berkah Berbasis Konsep Rumah Islami

Ruang membentuk perilaku. Teori arsitektur tersebut sangat berlaku baik dalam perspektif general ataupun perspektif Islami.

Dengan demikian, kondisi fisik serta bangunan akan membentuk perilaku atau “ruh” Islam baik pada rumah ataupun penghuninya.

Mewujudkan rumah berkah berbasis konsep rumah Islami tak hanya menjunjung simbol, hiasan, ataupun ornamen bernuansa Islam.

Terdapat perbedaan yang signifikan antara konsep rumah Islami dan arsitektur Islam.

Baca Juga:

7 Manfaat Tanaman Hias Dipelihara di Rumah | Terbukti Secara Ilmiah!

Konsep rumah Islami adalah prinsip dalam menghadirkan rumah bernuansa Islami yang bisa diterapkan dalam gaya arsitektur rumah apa saja.

Sedangkan arsitektur Islam adalah gaya arsitektur yang lahir dari arsitek-arsitek Islam dan dipengaruhi oleh adat istiadat atau budaya daru tempat sang arsitek berasal.

Lebih lanjut, konsep rumah Islami menonjolkan banyak aspek Islami dari mulai proses jual beli yang berbasis Islam hingga bentuk rumahnya.

Aspek Penting dalam Konsep Rumah Islami

rumah berkah

David Usman, seorang kolumnis di Kompasiana menyebutkan bahwa konsep rumah Islami bukan hanya soal apa yang boleh dan tak boleh.

Kajian soal larangan-larangan dalam rumah seperti larangan ada patung, adalah ranah seorang ulama atau ustaz.

Lebih dari itu, konsep rumah Islami menjadi wujud nyata dari nilai-nilai Islam serta aktivitas muslim di dalamnya.

Anda perlu memahami soal pembagian ruang dalam Islam, cara beribadah, bermain, beristirahat, hingga menerima tamu dalam Islam.

Dari situ, akan terwujud sebuah rumah berkah yang berkonsep Islami yang tak hanya bersifat simbolik tetapi hingga ke aspek praktiknya.

Budi Faisal, pakar arsitektur Institut Teknologi Bandung menerangkan bahwa dalam konsep rumah Islami, ada aspek-aspek penting yang perlu diperhatikan.

Salah satu aspek penting tersebut yaitu prinsip rumah yang rahmatan lil’alamin dan khalifah fil ardh.

Lalu, dari segi filosofis, lima hal berikut ini harus menjadi perhatian utama.

1. Rumah Sebagai Pelindung Keluarga dari Siksa Neraka

Rumah yang berkah tentu harus mampu melindungi para penghuninya dari malapetaka, termasuk siksa neraka.

Itulah kenapa, sejak awal Anda bersama anggota keluarga harus memiliki kesadaran prinsip rahmatan lil’alamin dalam keseharian.

2. Rumah yang Ramah Terhadap Tamu dan Tetangga

Islam mengajarkan pentingnya memuliakan tamu dan tetangga dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

Sudah banyak contoh bagaimana luhurnya sikap Nabi dalam memuliakan para tamunya.

Itu adalah sikap utama yang perlu diterapkan dalam membangun rumah berkonsep Islami.

3. Rumah Menjadi Pusat Kajian Ilmu

Majelis atau kajian ilmu, adalah sebuah forum yang dijamin mendapatkan rahmat dari Allah dan para malaikatnya.

Oleh karena itu, apabila rumah dijadikan sebagai pusat kajian ilmu, maka Insyaallah akan menjadi rumah berkah untuk semuanya.

4. Rumah Sebagai Titik Awal Peradaban Keluarga

Segala kebaikan bisa dimulai dari rumah dan segala hal-hal besar di luaran pun bisa diawali di rumah.

Itu artinya, rumah adalah tempat menanam benih kebaikan dalam mewujudkan peradaban keluarga yang lebih baik.

5. Rumah yang Kental dengan Nilai Islami

Setelah nilai-nilai di atas diterapkan, Anda bisa melengkapinya dengan sebanyak mungkin nilai-nilai Islami sesuai kemampuan.

Dari mulai nilai-nilai kecil tentang adat perilaku, hingga nilai-nilai besar tentang budi pekerti perlu dibiasakan sejak dari rumah.

Baca Juga:

7 Tanaman Hias yang Sedang Populer Tahun 2019 | Sudah Punya?

Semoga tulisan ini dapat bermanfaat ya, sahabat 99!

Jangan lupa bookmark Blog 99 Indonesia untuk membaca artikel menarik seputar rumah.

Sedang mencari properti? Pastikan untuk mengakses lewat 99.co/id!

Elmi Rahmatika

Scribo ergo sum. I write, therefore I am.

Related Posts