Berita

Nekad Parkir Mobil Depan Rumah, Warga Depok Harus Bayar Denda Rp2 Juta!

14 Januari 2020
parkir mobil depan rumah
2 menit

Kamu termasuk warga Depok yang tak punya garasi dan selalu memakirkan mobil depan rumah? Siap-siap kenda denda Rp2 juta, ya!

Pemerintahan Kota Depok pada Rabu, 8 Januari 2020 kemarin sudah mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) Penyelenggaraan Bidang Perhubungan.

Perubahan ini dilakukan atas Perda Nomor 2 Tahun 2012 dan sudah disahkan oleh DPRD kota Depok langsung.

Salah satu yang diatur dalam Perda itu mengenai warga yang memiliki mobil mesti punya garasi di rumah.

Apabila tidak memiliki garasi, warga yang bersangkutan bakal dikenakan denda maksimal Rp2 juta.

Tak Boleh Parkir Mobil Depan Rumah Lagi. Ngeyel? Rp2 Juta Melayang

Melansir dari situs Reqnews.com, dikatakan bahwa sebelumnya dalam rancangan Perda disebutkan warga Depok yang memiliki kendaraan mobil pribadi wajib memiliki garasi…

….Mobil tetapi, jika memiliki mobil tidak memiliki garasi dikenakan denda Rp20 juta.

Namun hasilnya, DPRD menjatuhkan putusan denda hanya Rp2 juta.

Menurut Sri Utami, Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BPPD) DPRD Depok aturan tentang wajib garansi mobil bagi pemilik kendaraan adalah untuk menyikapi pertumbuhan kendaraan di Depok yang tinggi.

Sebagian masyarakat ada yang menyimpan kendaraannya di fasos dan fasum seperti di pelataran masjid, taman, sarana olah raga dan tepi jalan.

Di mana, hal ini dikeluhkan masyarakat karena mengganggu akses mobilitas masyarakat, keamanan, kenyamanan warga serta hak anak untuk bermain di taman dan berolahraga.

Baca Juga:

Tak Punya Garasi Mobil? Awas Bisa Kena 9 Hal Merugikan Ini!

Warga Depok Jaya Banyak yang Keberatan

Melansir dari Kumparan, timnya menyisir gang-gang di sepanjang kawasan Margonda hingga Beji, Depok, Minggu (12/1/2020).

Dari penulusuran tersebut banyak sekali rumah-rumah di daerah sana yang tak mempunyai garasi.

Alternatifnya mereka banyak mobil yang diparkirkan depan rumah seperti, menggunakan sisi kiri jalan untuk lahan parkir mobil.

“Kalau kena denda berapa, Rp2 juta ya, ya keberatanlah. Ya pasti keberatan banget itu,” ujar pria yang enggan namanya dikutip, Minggu (12/1/2020). Ia mengaku cukup kaget dengan aturan tersebut.

Ia sendiri sebenarnya memiliki garasi yang cukup untuk satu mobil di rumah.

Hanya saja, dua mobil pikap yang ia gunakan untuk bekerja, selalu diparkir di jalan depan rumah.

Baca Juga:

Kokoh dan Awet, Ini 5 Material Terbaik untuk Lantai Garasi

Darwin, warga lainnya yang ditemui tim Kumparan di salah satu perumahan sekitar Margonda menyatakan keberatan yang sama untuk sanksi parkir mobil depan rumah.

Ia tak setuju apabila aturan itu nantinya sampai menyasar perumahan warga.

Ia berharap, apabila Pemkot memang ingin menerapkan aturan tersebut, mesti diperjelas soal apakah berlaku untuk semua.

Menurutnya, peraturan sanksi mobil depan rumah itu hanya tepat diterapkan di jalur-jalur utama yang memang ramai lalu lintasnya.

“Mungkin itu lebih tepatnya kalau diberlakukan di publik area kali ya, mungkin di pinggir jalan besar, ruko dan sebagainya. Supaya menghindari kemacetan juga, jadi bolehlah itu diberlakukan. Tapi kalau di perumahan ‘kan sudah punya rumah sendiri, itu ‘kan depan rumah kita. Masa enggak boleh parkir depan rumah kita,” ungkap dia.

Sebelumnya, Wali Kota Depok, Mohammad Idris, mengatakan pasal yang mengatur tentang garasi yaitu Pasal 34.

Pasal mengenai kepemilikan garasi ini diharapkan bisa menjaga keteraturan di tengah masyarakat.

Terlebih, menjaga ruang jalan agar sesuai dengan peruntukannya, bukan untuk parkir.

***

Hmm.. Kalau menurut kamu gimana nih Sahabat 99?

Temukan informasi-informasi menarik lainnya seputar properti di Blog 99 Indonesia.

Atau kamu lagi mencari properti terbaru? Temukan yang cari di situs 99.co/id.

You Might Also Like