Hukum

Pasang Jaring di Selokan Bikin Banjir? Awas Dituntut!

2 menit

Hujan mulai sering turun lagi, apakah jadi sering banjir atau ada air menggenang di bagian depan rumah Anda? Coba dicek, jangan-jangan ada yang memasang jaring di selokan. Wah, kalau itu penyebabnya, apa yang harus dilakukan?

Bisa Menuntut Ganti Rugi

Sebenarnya memasang jaring di selokan tidak bisa dikatakan secara gamblang apakah hal tersebut termasuk pelanggaran hukum (PMH) atau bukan. Meskipun demikian, jika perbuatan tersebut memenuhi unsur yang ada di dalam Pasal 1365, maka dapat tergolong perbuatan melanggar hukum.

Apabila terbukti melanggar, sang pelaku (pembuat jaring) tidak akan dikenakan sanksi. Lalu apa hukumannya? Pelaku tersebut dapat dituntut untuk membayar ganti rugi jika gugatan Anda akhirnya dikabulkan.

Nah, sebagai tetangga yang baik tentunya jangan asal langsung menuntut. Alangkah baiknya diselesaikan secara kekeluargaan terlebih dahulu. Biarkan cara untuk menuntut secara hukum dilakukan sebagai langkah yang paling akhir.

Dalam Pasal 656 KUH Perdata pun disebutkan bahwa:

“Tempat air hujan, sumur, kakus, selokan dan sebagainya, yang merupakan milik bersama antara mereka yang bertetangga, harus dipelihara dan dibersihkan atas biaya semua pemilik.”

Meskipun ada pasal pendukung yang bisa digunakan, pada dasarnya kita tidak boleh saling merugikan tetangga atau orang yang ada di sekitar. Apabila hal ini benar-benar diterapkan, maka tidak akan ada masalah hukum selama Anda tinggal.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Selalu kunjungi Blog UrbanIndo dan jangan lupa bagikan artikel ini di media sosial Anda!

Pamella Fricylia

Salah seorang Writer di UrbanIndo.com. Pada akhirnya lebih memilih menjadi penulis daripada jurnalis. Selalu yakin bahwa aksara dan logika dapat membentuk rangkaian kata penuh makna. Berikan komentar dan mari berdiskusi!
Follow Me:

Related Posts