Berita, Berita Properti

Menhub dan Menteri PUPR Resmikan Pembangunan Citra Maja Raya

21 November 2017
Menhub dan Menteri PUPR Resmikan Pembangunan Citra Maja Raya
1 menit

Menteri Perhubungan Budi Karya Samudi bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono meresmikan pembangunan kota terpadu Citra Maja Raya di Lebak, Banten.

Gubernur Banten Wahidin Halim, Bupati Lebak Iti Octavia, dan Chairman Ciputra Group, Ciputra atau yang acap disapa Pak Ci turut hadir dalam acara peresmian tersebut, (Sabtu, 18/11/2017).

Pembangunan kota terpadu ini dimulai secara resmi pada tahun 2015. Ciputra Group dan PT Hanson Internasional Tbk menjadi pemeran utama dalam pembangunan kota terpadu seluas 2.000 hektare ini.

“Dalam pembangunannya, pemerintah mendukung penyediaan akses serta infrastruktur lain, termasuk jalan, rel, stasiun, dan waduk untuk pengairan,” tutur Basuki saat ditemui di sela-sela acara peresmian tersebut.

Lebih lanjut, kata Basuki, Citra Maja sendiri merupakan bagian dari rencana pengembangan Kota Baru Maja Raya yang telah dicanangkan pemerintah dari beberapa tahun lalu.

Hal itu tertera dalam nota kesepakatan yang ditandatangani oleh pemerintah pusat, ProvinsiBanten, Kabupaten Lebak dan pihak swasta.

Target Pembangunan Citra Maja Raya

Maja direncanakan sebagai kota baru yang dapat memindahkan sekitar 1,2 juta orang dari kota padat penduduk, ke kota baru yang terencana secara pembangunan. Tak hanya dari sekitar Tangerang, warga Jakarta pun diproyeksikan bakal pindah ke kota baru ini.

Jaraknya yang hanya sekitar 90 menit dari stasiun Tanah Abang, diyakini dapat memancing banyak orang Jakarta untuk pindah kekota ini.  Terlebih, kedepannya kota baru ini juga bakal dilengkapi sejumlah akses pendukung, termasuk di antaranya adalah Tol Serpong-Balaraja.

Di sisi lain, pengembangan fasilitas dari Ciputra Group dan developer lain untuk kota ini juga terbilang cukup masif.

Ke depan, developer bakal membangun sejumlah fasilitas, antara lain: Eco Plaza, sarana pendidikan, kesehatan, sport club, water park, pasar modern, shuttle bus, sub terminal, ruang terbuka hijau, serta sejumlah fasilitas umum dan sosial lainnya.

Saat ini, 10.000 unit rumah termasuk 8.000 unit khusus untuk masyarakat berpenghasilan rendah, ditambah 1.000 unit rumah subsidi dengan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) sudah dibangun di kota baru tersebut.

You Might Also Like