Hukum

Pembangunan Jaringan Listrik Baru, Adakah Biaya Kompensasi?

5 Desember 2018
pembangunan jaringan listrik

Pembangunan jaringan listrik baru di sekitar rumah Anda mengganggu stabilitas, apakah ada kompensasi atau biaya ganti rugi yang akan diberikan?

Urbanites, terkadang kita tak pernah tahu pembangunan infrastruktur apa yang akan dilakukan oleh pemerintah pada daerah sekitar tempat tinggal pribadi.

Bisa jadi perbaikan jalan, air, dan sebagainya.

Tak terkecuali juga aliran listrik.

Pembangunan jaringan listrik baru di sekitar rumah dan area pemukiman misalnya, disinyalir bisa mengganggu kondisi sekitar.

Baik itu kebisingan, kondisi berantakan, hingga putusnya aliran listrik dalam beberapa waktu.

Betul Urbanites, hal tersebut menyebabkan alat-alat listrik di rumah kita tak mendapat energi yang memadai untuk menyala.

Nah, kira-kira bagaimana upaya pemerintah dalam mengganti rugi yang kita alami?

Rincian Kompensasi untuk Pembangunan Jaringan Listrik Baru

Dilansir dari Hukumonline.com, terdapat beberapa aturan terkait rincian kompensasi untuk rumah atau pemukiman yang dibongkar akibat pembangunan jaringan listrik baru.

Pasal 33 PP 14/2012 misalnya, menjelaskan bahwa:

“Penggunaan tanah oleh pemegang izin usaha penyediaan tenaga listrik dalam melaksanakan usaha penyediaan tenaga listrik dilakukan setelah memberikan ganti rugi hak atas tanah atau kompensasi kepada pemegang hak atas tanah, bangunan, dan tanaman.”

Baca Juga :  Bolehkah PPAT atau Notaris Membuatkan Akta untuk Keluarga?

Pada kasus, ini, ada dua hal yang membedakan jenis biaya berdasarkan ganti rugi dan kompensasi sebagai berikut:

#1 Ganti Rugi

Ganti rugi diberikan untuk tanah yang dipergunakan secara langsung oleh pemegang izin usaha penyediaan tenaga listrik dan bangunan serta tanaman di atas tanah.

Ganti rugi tersebut dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pertanahan pada rumah yang terdampak langsung pada pembangunan jaringan listrik baru

Perlu dipahami bahwa yang dimaksud dengan “bangunan” adalah wujud fisik hasil pekerjaan konstruksi dengan fungsi sebagai tempat manusia melakukan kegiatan…

Baik untuk tempat tinggal, kegiatan keagamaan, usaha, sosial, budaya dan lainnya.

#2 Kompensasi

Kompensasi diberikan untuk penggunaan tanah secara tidak langsung oleh pemegang izin usaha penyediaan tenaga listrik…

Yang mengakibatkan berkurangnya nilai ekonomis atas tanah, bangunan, dan tanaman yang dilintasi jaringan transmisi tenaga listrik untuk saluran udara tegangan tinggi atau saluran udara tegangan ekstra tinggi.

Besaran kompensasi pembangunan listrik ditetapkan oleh lembaga penilai independen yang ditunjuk oleh Menteri ESDM, gubernur, atau bupati/walikota sesuai dengan kewenangannya.

Baca Juga :  Hati-Hati! Tanah Wakaf Tidak Bisa Diperjualbelikan

Besaran kompensasi ditetapkan berdasarkan formula perhitungan kompensasi dikalikan dengan harga tanah, bangunan dan tanaman.

Ketentuan mengenai formula perhitungan dan tata cara pembayaran kompensasi tanah, bangunan dan tanaman diatur dengan Peraturan Menteri.

Ketentuan Lainnya Perihal Kompensasi

Kompensasi untuk pembangunan jaringan listrik baru hanya diberikan sebanyak 1 kali.

Itulah sebabnya pemilik properti berpindah tangan kepada pemegang hak yang baru, maka pemegang hak tersebut tidak berhak mendapatkan kompensasi.

Terdapat 3 jenis rumus untuk menghitung jenis kompensasi berdasarkan objek berbeda, sebagai berikut:

#1 Kompensasi untuk Tanah

Rumus = 15% x Lt x NP

Keterangan:

Lt: Luas tanah di bawah Ruang Bebas

NP: Nilai Pasar tanah dari Lembaga Penilai

#2 Kompensasi untuk Bangunan

Rumus = 15% x Lb x NPb

Keterangan:

Lb: Luas bangunan di bawah Ruang Bebas

Npb: Nilai Pasar bangunan dari Lembaga Penilai

#3 Kompensasi untuk Tanaman

Kompensasi = NPt

Keterangan:

NPt: Nilai Pasar Tanaman dari Lembaga Penilai

***

Jangan sampai salah kaprah terkait biaya kompensasi untuk pembangunan jaringan listrik ya, Urbanites!

Simak informasi menarik lainnya terkait Hukum di 99.co.

Baca Juga :  Jawab 6 Pertanyaan Ini Agar Tahu KPR Paling Bagus Untukmu!
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

You Might Also Like