Berita

Gagal Beli Rokok, Seorang Pemuda Terlibat Percobaan Pembunuhan Sadis. Korban Dibakar Hidup-hidup!

7 November 2019
pembunuhan sadis
2 menit

Karena masalah sepele yang seharusnya bisa diselesaikan secara baik-baik, seorang pria malang menjadi pembunuhan sadis. Berikut kronologi lengkapnya.

Pertengkaran antara tiga orang teman ini berujung maut.

Karena urusan sepele, dua orang pemuda asal Semarang nekad menganiaya temannya sendiri.

Kejadian ini menggemparkan warga Semarang.

Pasalnya, masalah yang menyulut kasus pembunuhan sadis ini terbilang sangat sepele, dan bisa diselesaikan dengan bicara baik-baik.

Naasnya, kejadian sebaliknya dialami oleh korban.

Bukannya membicarakan masalah, ia malah sengsara di tangan kedua temannya.

Berikut adalah kronologi selengkapnya.

Kasus Pembunuhan Sadis: Dua Orang Pria Hampir Membunuh Teman karena Alasan Mabuk

Akhir Oktober lalu, Unit Reskrim Polsek Gayamsari berhasil meringkus dua tersangka pembunuhan sadis.

Bayu (26) dan Sukma (27) ditangkap polisi karena sudah menganiaya temannya sampai hampir tewas.

Menurut laporan polisi, pembunuhan keji ini dipicu oleh masalah sepele dan keadaan kedua tersangka yang sedang berada dalam pengaruh buruk alkohol.

Baca Juga:

Kasus Pembunuhan | Saking Cinta Kucing, Wanita ini Rela Mutilasi Teman

Dilansir dari tribunnews.com, polisi menyatakan ketiga orang yang terlibat dalam kasus pembunuhan ini ternyata merupakan sahabat dekat.

“Pelaku dan korban sebenarnya bersahabat. Lalu ada konflik sehingga korban dikeroyok sekaligus ada upaya pembakaran,” ujar salah satu polisi di Mapolsek Gayamsari.

Kronologi Pembunuhan

Dari keterangan yang diberikan polisi, kejadian ini sebenarnya sudah terjadi lima bulan yang lalu.

Sebelum menganiaya korban, Bayu dan Sukma sedang menghadiri pesta miras bersama teman-teman lainnya di Gudang Bambo, Kaligawe Raya, pukul 01.30.

Karena malas pergi keluar, Sukma akhirnya meminta tolong Widodo untuk membelikan ia rokok.

Widodo pun setuju, ia langsung pergi tanpa melawan perkataan Sukma sama sekali.

Setelah beberapa lama, ia akhirnya kembali ke Gudang Bambo.

Sukma yang sudah menantikan sejak lama, geram ketika melihat Widodo pulang tidak membawa rokok sama sekali.

Alasan Widodo yang menjelaskan semua warung sudah tutup, sepertinya tak cukup menahan amarah Sukma…

…Hingga akhirnya Widodo dipukuli Sukma yang lantas dibantu Bayu.

pembunuhan sadis

Sumber: kompas.com

Mereka mengeroyok korban dengan cara menendang dan memukuli area perut dan kepala Widodo.

Tidak puas memukuli korban, Sukma mengguyur badan Widodo dengan bensin, lalu dilanjutkan oleh Bayu yang kemudian menempelkan korek ke baju Widodo.

Sambil berteriak kepanasan, Widodo lari ke kolam terdekat untuk meredamkan api yang membakar sekujur tubuhnya.

Alhasil, 70% tubuh Widodo terbakar parah dan ia pun harus menjalani rawat inap intensif di Rumah Sakit Sultan Agung, Kota Semarang.

Kedua Pelaku Mengaku Menyesal

Setelah diringkus oleh Unit Reskrim Polsek Gayamsari, Bayu dan Sukma mengaku menyesal telah melukai teman sendiri.

Kesaksian mereka yang mengaku melakukan penganiayaan di bawah kendali alhokol tidak cukup untuk menyelamatkan kedua pria Semarang ini dari jeratan hukum.

Berkat ulah kejinya ini, Bayu dan Sukma dijerat Pasal 170 Ayat 2 KUHP tentang penganiayaan dan pengeroyokan.

Mereka diancam dipenjara maksimal 9 tahun dengan jumlah denda yang belum ditentukan.

Baca Juga:

5 Fakta Charles Manson, Dalang Sekte Seks dan Pembunuhan Berantai

Semoga bermanfaat artikelnya ya, Sahabat 99!

Jangan lupa untuk pantau terus informasi penting seputar properti lewat Blog 99.co Indonesia.

Tak lupa, pastikan kamu menemukan properti idaman di www.99.co/id.

You Might Also Like