Berita Ragam

Seram, Pemkot Madiun akan Tempatkan Pemudik di Rumah Hantu untuk Isolasi. Begini Penampakannya!

2 menit

Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun menyiapkan tempat angker untuk menampung para pemudik Lebaran yang positif Covid-19 guna menjalani isolasi.

Tempat tersebut merupakan bangunan bekas rumah tahanan militer peninggalan Belanda di Jalan Ahmad Yani 9.

Rumah hantu itu sengaja disiapkan untuk warga yang nekat melanggar larangan mudik.

Dengan kebijakan ini, Pemkot Madiun berharap warga pendatang dapat mengurungkan niat untuk pulang dan mencegah penyebaran Covid-19 di Madiun.

Penampakan Rumah Tahanan Militer Madiun

rumah hantu madiun

sumber: inews.id

Melansir dari inews.id, bagian depan bekas rumah tahanan militer ini masih terlihat utuh, baik pintu gerbang, dinding, atap dan jendala.

Akan tetapi, di bagian samping, dinding pembatas sudah ada yang runtuh dan puing-puing bangunannya berserakan.

Selain itu, di halaman bangunan juga sudah banyak ditumbuhi rumput liar sehingga visualisasinya terasa mencekam dan menyeramkan.

Layaknya rumah tahanan, bagian dalam bangunan ini juga memiliki beberapa bilik yang diberi berbatas tembok tebal dan besi besar.

Di sana, terdapat ruangan yang berukuran besar seperti kamar tidur, ada juga yang hanya berukuran 1×2 meter.

Aura Mistis Begitu Terasa

Saat masuk ke rumah tahanan itu, aura mistis pun langsung terasa.

Tak heran, bangunan tua ini memang sudah cukup lama tak difungsikan oleh warga setempat.

Terlebih, banyak cerita horor yang disampaikan warga sekitar, hingga bangunan ini disebut angker.

Respons Wali Kota Madiun

walikota madiun

sumber: suarasurabaya.net

Pengakuan ini pun disampaikan Wali Kota Madiun, Maidi.

Ia menuturkan, tempat tersebut memanglah banyak hantunya.

Alasan itu pula yang menjadikan Pemkot Madiun untuk menggunakannya sebagai tempat isolasi bagi warga yang membandel untuk mudik.

Diharapkan, warga pendatang bisa benar-benar tidak mudik karena takut untuk diisolasi di tempat angker yang sudah disiapkan.

Dengan begitu, upaya pencegahan penyebaran Covid 19 yang berasal dari pemudik dapat dicegah.

“Kasus Covid-19 di Kota Madiun sudah melandai. Kondisi ini tidak boleh diganggu oleh warga reaktif dari luar kota. Maka mereka tidak usah pulang,” katanya, Jumat (2/4/2021).

Dengan demikian, jika ada yang membandel, Pemkot Madiun tidak akan segan untuk mengisolasi warga dari luar kota di tempat angker tersebut.

***

Nah, itulah berita terkini mengenai kebijakan Pemkot Madiun dalam mencegah penyebaran Covid-19 di kotanya.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kamu ya, Sahabat 99.

Jangan lupa pantau terus artikel menarik lainnya lewat Berita 99.co Indonesia.

Apakah kamu sedang mencari rumah dijual di Mandalajati?

Cek saja pilihan menariknya lewat portal 99.co/id!

Gadis Saktika

Sempat jadi jurnalis politik dan sekarang menulis konten di 99.co Indonesia. Berpengalaman menjadi fans KPOP dan sekarang sedang bersenang-senang menjadi NCTzen. Who's with me?

Related Posts