Hukum

Pencurian Rumah tanpa Barang Bukti, Bisakah Dituntut? Begini Penjelasannya secara Hukum!

3 menit

Untuk menuntut pencurian di rumah memang memerlukan barang bukti. Namun bagaimana jika barang bukti atau benda curiannya sudah tidak ada? Untuk menjawab hal itu, simak penjelasannya berikut ini!

Mencuri adalah tindakan mengambil barang milik orang lain.

Pencurian dapat terjadi di mana saja, termasuk di rumah tinggal.

Apakah kamu sudah tahu mengenai hukumannya?

Untuk lebih jelasnya, simak dulu mengenai hukum pencurian berikut ini!

Pencurian Rumah tanpa Barang Bukti

Hukum tentang Pencurian

menutut maling tanpa bukti

Hukum mengenai pencurian tercantum dalam Pasal 362 KUHP yang isinya:

Barang siapa mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum, diancam karena pencurian, dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah.”

Mengacu pada isi pasal tersebut, maka nominal denda paling banyak adalah Rp900.000.

Nominal denda ini sudah disesuaikan dalam Pasal 3 Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia No. 2 Tahun 2012 tentang Penyesuaian Batasan Tindak Pidana Ringan dan Jumlah Denda dalam KUHP.

Tiap jumlah maksimum hukuman denda yang diancamkan dalam KUHP kecuali pasal 303 ayat 1 dan ayat 2, 303 bis ayat 1 dan ayat 2, dilipatgandakan menjadi 1.000 (seribu) kali.”

Pencurian di Area Rumah

menutut maling tanpa bukti

Pencurian sendiri terbagi-bagi, ada yang tergolong pencurian ringan dan juga pencurian berat.

Kriteria tindakan pencurian ringan yaitu nilai barang yang diambil tidak lebih dari Rp2.500.000.

Aturannya sendiri tercantum dalam Pasal 364 KUHP, pencuri akan dikenakan hukuman tiga bulan penjara atau denda Rp900.000.

Terlepas dari aturan tersebut, ada beberapa hal yang membuat sebuah pencurian tidak tergolong pencurian ringan yang terdapat dalam Pasal 363 KUHP.

Beberapa di antaranya:

  • pencurian hewan ternak; serta
  • pencurian yang dilakukan pada malam hari dalam rumah atau pekarangan tertutup.

Apabila hal tersebut terjadi, maka pencuri dapat dikenakan hukuman penjara paling lama tujuh tahun.

Masih dalam Pasal 363 KUHP, pencuri dapat dikenakan hukuman penjara paling lama sembilan tahun jika pencurian yang dilakukan pada malam hari dalam rumah atau pekarangan tertutup disertai dengan salah satu perbuatan berikut:

  • Pencurian yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu.
  • Pencurian yang untuk masuk ke tempat melakukan kejahatan, atau untuk sampai pada barang yang diambil, dilakukan dengan merusak, memotong atau memanjat, atau dengan memakai anak kunci palsu, perintah palsu atau pakaian jabatan palsu.

Bagaimana jika Pencurian Tidak Ada Barang Bukti?

menutut maling tanpa bukti

Apakah kamu pernah mencurigai seseorang sebagai pencuri di rumah atau sudah mengetahui pencurinya, tetapi alat atau barang bukti tidak ada?

Apa yang harus dilakukan jika barang buktinya tidak ada?

Apakah bisa menuntut pencuri tersebut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya?

Solusi untuk masalah tersebut terdapat dalam Pasal 183 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Di dalamnya terdapat penjelasan bahwa dibutuhkan dua alat bukti yang sah untuk meyakinkan hakim.

Berikut ini pasalnya:

Hakim tidak boleh menjatuhkan pidana kepada seseorang kecuali apabila dengan sekurang-kurangnya dua alat bukti yang sah ia memperoleh keyakinan bahwa suatu tindak pidana benar-benar terjadi dan bahwa terdakwalah yang bersalah melakukannya.”

Namun, meski barang bukti tidak ada, kita bisa menggunakan dua alat bukti yang sah, yaitu keterangan dari saksi dan terdakwa.

Dalam hal ini, kedua alat bukti tersebut harus bisa meyakinkan hakim bahwa benar adanya sudah terjadi tindakan pencurian.

Saksi tersebut bisa berasal dari anggota keluarga yang tinggal di rumah atau bahkan tetangga sekitar rumah yang melihat seseorang mencurigakan atau melihat kejadian pencuriannya.

Keterangan-keterangan inilah yang akan menjadi alat bukti untuk menuntut sang pencuri.

***

Demikian penjelasan mengenai kasus rumah yang kecurian tanpa barang bukti.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk Sahabat 99!

Simak juga artikel menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari perumahan impian yang nyaman, aman & terjaga dari pencurian di Kota Bekasi?

Kunjungi 99.co/id dan temukan beragam pilihan perumahan seperti di Samira Regency Bekasi.

***NIT/IQB

Nita Hidayati

An enthusiastic content writer who loves Scandinavian design
Follow Me:

Related Posts