Berita Ragam

Analisis SWOT: Pengertian, Unsur, Manfaat, Tujuan, dan Contohnya

4 menit

Dalam menjalankan bisnis, kamu perlu menerapkan analisis SWOT agar bisnis bisa lebih terarah dan berjalan seefisien mungkin.

SWOT merupakan singkatan dari strength (kekuatan), weakness (kelemahan), opportunity (peluang), dan threat (ancaman).

Empat komponen tersebut merupakan unsur-unsur yang dianalisis dalam metode ini untuk melakukan pemetaan dan perencanaan guna membuat manajemen bisnis yang lebih baik.

Sebab dalam menjalankan bisnis, setiap orang perlu berhati-hati dan memiliki perencanaan yang matang.

Selain untuk diterapkan pada ranah bisnis, analisis ini juga bisa diterapkan pada organisasi atau individu.

Lebih lengkapnya, simak penjelasan tentang analisis SWOT berikut ini, yuk!

Apa Itu Analisis SWOT?

analisis swot

sumber: tallyfy.com

Analisis SWOT adalah perencanaan strategis yang digunakan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi faktor internal serta eksternal yang dapat berdampak terhadap kelangsungan suatu proyek, bisnis, produk, atau orang.

Pencetus pertama metode ini adalah Albert Humphrey, seorang ahli teori bisnis asal Inggris yang berspesialisasi dalam manajemen organisasi dan perubahan budaya.

Ia mengembangkan metode ini saat bekerja di Stanford Research Institute (SRI) pada sekitar tahun 1960an dan awal 1970an.

Metode ini banyak digunakan untuk membuat peta pikiran dalam suatu kegiatan bisnis guna, karena dapat menangkap banyak informasi dalam ruang yang padat.

Analisis SWOT terdiri dari empat unsur utama, yakni strength (kekuatan), weakness (kelemahan), opportunity (peluang), dan threats (ancaman).

Berikut penjelasan terkait keempat unsur tersebut:

  • Strength

Unsur pertama yang disorot oleh metode ini adalah strength atau kekuatan yang dimiliki oleh sebuah perusahaan.

Aspek yang dianalisis dalam hal ini adalah apa saja yang menjadi kelebihan, keunggulan, dan keunikan yang membedakan perusahaan dengan perusahaan lainnya.

Dalam analisis ini, biasanya akan dimasukkan sebanyak mungkin hal-hal positif yang menonjolkan kekuatan dan keunikan dari sebuah perusahaan.

Baca Juga:

Penjelasan, Fungsi, dan Cara Menghitung BEP untuk Kegiatan Bisnis

  • Weakness

Selain memetakan kekuatan yang dimiliki perusahaan, analisis ini juga memetakan apa saja kelemahan yang dimiliki.

Pada dasarnya, setiap perusahaan pasti memiliki kelemahannya masing-masing yang dapat memberikan dampak negatif terhadap kelangsungan perusahaan itu sendiri.

Oleh karena itu, sangat penting mengetahui apa saja yang menjadi titik lemah perusahaan untuk melakukan perbaikan.

Cara mudah untuk menemukan titik kelemahan perusahaan adalah dengan menempatkan diri sebagai konsumen.

  • Opportunity

Peluang menjadi salah satu unsur penting yang perlu dianalisis dalam metode ini, karena peluang bisa menentukan potensi perkembangan perusahaan di kemudian hari.

Dengan demikian, saat melakukan analisis ini, perusahaan harus bisa memetakan secara rinci tentang peluang apa saja yang dimiliki.

Dalam peluang tersebut, perusahaan juga harus peka terhadap perkembangan tren yang sejalan dengan perusahaan.

Selain itu, peluang bisa membantu perusahaan untuk bertahan dan diterima oleh masyarakat.

  • Threat

Kebalikan dari peluang, perusahaan perlu memetakan apa saja ancaman yang mungkin dihadapi dan menghambat perkembangan perusahaan di kemudian hari.

Melalui pemetaan ancaman ini, perusahaan dapat lebih memahami apakah bisnis yang dijalankan dapat bertahan atau tidak.

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pemetaan ini adalah ketersediaan sumber daya, jumlah kompetitor, langkah-langkah kompetitor, minat konsumen, dan kekuatan finansial.

Tujuan dan Manfaat Analisis SWOT

manfaat analisis swot

sumber: blog-qhse.com

Tujuan dari diadakannya analisis ini adalah untuk mendapatkan pemetaan rinci terkait faktor kunci yang berperan sebagai penentu kontinuitas atau kelangsungan dari perusahaan.

Sederhananya, analisis ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran terkait situasi yang dihadapi atau yang mungkin dihadapi oleh perusahaan.

Manfaat analisis SWOT adalah memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kekuatan, memperbaiki kelemahan, mempertahankan dan memanfaatkan peluang, serta menghindari potensi ancaman.

Analisis ini juga berguna untuk menetapkan prioritas apa saja yang harus didahulukan oleh perusahaan.

Dengan demikian, perusahaan bisa mengetahui seberapa besar potensi pasar, peluang dan minat pasar yang bisa dimanfaatkan, dan tingginya persaingan pasar dengan kompetitor.

Faktor yang Memengaruhi

Dalam analisis ini, ada dua faktor penting yang mempengaruhi keempat unsur yang dianalisis, yakni faktor internal dan faktor eksternal.

Faktor internal dalam hal ini adalah faktor-faktor yang berasal dari dalam perusahaan yang terdiri dari dua komponen, kekuatan dan kelemahan.

Apabila hasil analisis menunjukkan kekuatan yang lebih banyak dari kelemahan, dampaknya pasti akan sangat baik bagi perusahaan ‒ dan sebaliknya.

Faktor internal ini mencakup kelebihan dan kekurangan yang dimiliki perusahaan, finansial, dan sumber daya yang dimiliki.

Sedangkan faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari luar perusahaan yang terdiri dari dua komponen, yakni peluang dan ancaman.

Hal-hal yang ada dalam faktor eksternal adalah hal-hal yang tidak terlibat langsung dengan aktivitas perusahaan.

Faktor eksternal mencakup budaya, lingkungan, sosial politik, sumber modal, ekonomi, ideologi, peraturan pemerintah, tren, perkembangan teknologi, dan peristiwa-peristiwa yang terjadi.

Contoh Analisis SWOT Usaha Makanan

Agar konsep analisis ini lebih mudah dipahami, sebaiknya kamu memperhatikan contoh kasus analisis SWOT usaha makanan berikut ini:

Geprek Uppercut adalah restoran ayam geprek di sekitaran Bandung. Restoran ini menjual ayam geprek unik dengan pilihan menu yang beragam.

Restoran ini berencana untuk membuka cabang pertamanya di pusat kota Bogor dan sangat fokus pada pengembangan model bisnis yang akan membuatnya berkembang cepat dan membuka kemungkinan franchise (waralaba).

Strengths Weaknesses Opportunities Threats
Lokasi: Pusat kota yang sibuk Kekurangan moda: Persetujuan pinjaman dari bank Pertumbuhan daerah: kota Bogor tumbuh sebesar 9,5% setiap tahun, dan sebagai kota wisata sekaligus kota pelajar Kompetisi: Restoran sejenis memiliki pelanggan setia
Keunikan:

  • Makanan yang sedang tren
  • Penyajian yang unik
  • Menu yang beragam
Kurangnya reputasi: Kondisi bisnis belum stabil Target pertumbuhan pasar: Wisatawan, pelajar, dan warga lokal yang terus bertumbuh Masalah pada saat pembukaan: Pelanggan mungkin tidak kembali lagi
Pengelolaan: Memiliki kemampuan manajemen yang mumpuni Kurangnya alat penunjang bisnis: masih menggunakan proses akuntansi manual Masalah pembuatan laporan keuangan: Belum menggunakan software akuntansi

Melalui pemetaan analisis seperti di atas, kemudian perlu ditindaklanjuti dengan menyusun strategi.

Berikut strategi yang dirumuskan berdasarkan hasil analisis SWOT restoran Geprek Uppercut:

  • Pertimbangan untuk mencari investor
  • Membuat strategi pemasaran khusus dengan target pelajar, wisatawan, dan penduduk lokal dengan menekankan pilihan menu ayam gepreknya lebih berkualitas dan menarik
  • Merencanakan pembukaan perdana yang besar dan dengan strategi promosi untuk menargetkan target pasar tersendiri
  • Merencanakan menggunakan software akuntansi untuk mempermudah pencatatan keuangan

Contoh Analisis SWOT Diri Sendiri

Selain diterapkan pada perusahaan atau bisnis, analisis ini juga bisa diterapkan kepada individu atau diri sendiri:

Budi Setiadi adalah seorang mahasiswa yang sebentar lagi akan menjadi fresh graduate. Budi sedang mempersiapkan diri untuk mencari pekerjaan.

Strengths Weaknesses Opportunities Threats
  • Berani menghadapi hal-hal baru
  • Memiliki kemauan yang kuat dan pekerja keras
  • Sangat menghargai waktu
  • Idealis dan senang berpikir
  • Terlalu mendetail dan kurang yakin
  • Cenderung menahan diri
  • Senang memerintah atau menggurui
  • Keras kepala
  • Fresh graduate lulusan manajemen bisnis
  • Single, belum memiliki beban keluarga
  • Siap ditempatkan di mana saja
  • Memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik
  • Banyaknya jumlah angkatan kerja
  • Banyak lulusan dari jurusan yang sama
  • Banyak orang dengan kompetensi yang lebih baik

Setelah menerapkan analisis SWOT pada diri sendiri, Budi mulai memahami hal-hal yang bisa ia tingkatkan, jaga, perbaiki, dan manfaatkan.

Berikut strategi yang Budi rumuskan untuk meningkatkan kompetensi dirinya:

  • Belajar untuk menjadi pribadi yang lebih efektif dan efisien
  • Mengikuti seminar tentang pengemembangan diri
  • Meningkatkan kompetensi dengan membaca buku, mengikuti seminar, sukarelawan, dan sebagainya

Baca Juga:

10 Peluang Usaha Rumahan Modal Kecil Untung Besar Saat Pandemi

***

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Sahabat 99!

Simak informasi menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari hunian di Sentraland Avenue?

Kunjungi www.99.co/id dan temukan hunian impianmu dari sekarang!

Alya Zulfikar

Jr. Content Writer | Sometimes a poet, mostly a daydreamer; I, too, bleed – I bleed ink!
Follow Me:

Related Posts