KPR

Pahami Pengertian Anuitas sebelum Mengajukan KPR. Lengkap dengan Rumus Menghitung!

3 menit

Bagi kamu sedang mencoba mengajukan pinjaman rumah, pahami dulu pengertian anuitas agar prosesnya lebih lancar dan mudah dimengerti. Baca selengkapnya di sini!

Setiap orang yang pernah terlibat dalam program peminjaman bank pasti tidak asing dengan istilah anuitas.

Ya, pada dasarnya, istilah ini bukanlah hal yang asing di telinga masyarakat luas.

Hanya saja, baru segelintir orang yang benar-benar paham tentang pengertian dan cara kerjanya.

Alasannya adalah sistem bunga anuitas jarang dijelaskan secara detail oleh pihak bank.

Mereka cenderung menjelaskan cara menghitungnya saja.

Padahal, apabila kamu mengerti tentang pengertian anuitas secara lengka, hubungannya erat dengan kredit, terutama untuk KPR.

Lalu, apa itu anuitas dan bagaimana cara menghitung anuitas KPR?

Yuk, kita pelajari langsung lewat artikel di bawah ini!

Pengertian Anuitas dan Jenis-jenisnya

biaya cicilan

Secara umum, pengertian anuitas adalah pembayaran atau penerimaan yang dilakukan secara berkala dalam jangka waktu tertentu.

Dalam dunia bank, istilah ini juga dikenal dengan nama annuity.

Annuity digambarkan sebagai proses pembayaran berjumlah sama dengan tempo yang ditentukan, alias cicilan atau angsuran.

Sedangkan, jika dilihat dari kaca mata keuangan, anuitas adalah pembayaran tetap yang dilakukan secara berkesinambungan.

Istilah anuitas juga bisa berkaitan dengan investasi.

Kamu akan menjumpai istilah ini saat sedang mendaftar untuk membeli aset atau produk investasi baik jangka pendek atau panjang.

Bedanya, anuitas dalam investasi lebih mengarah kepada pemanfaatan pensiun yang kamu bayar setiap bulannya.

Sistemnya berjalan atas dasar perjanjian antara perusahaan investasi dan investor yang tertarik.

Peran anuitas di dalam dunia investasi adalah untuk menjaga dan menjamin perencanaan kondisi finansial.

Dengan anuitas, pembayaran investasi akan jadi lebih stabil dan mengalir.

Dalam dunia kredit perumahan, anuitas berfungsi untuk menghitung besaran atau total pinjaman bunga.

Dengan teori tersebut, nasabah akan lebih mudah melakukan pembayaran dalam jangka panjang.

Jenis-Jenis Anuitas

pengertian anuitas kpr

Jenis-jenis anuitas dibagi berdasarkan empat waktu pembayarannya.

Agar lebih jelas, berikut adalah jenis-jenis anuitas selengkapnya.

1. Anuitas Sederhana (Ordinary Annuity)

Anuitas sederhana adalah penerimaan yang dilakukan saat periode kredit berakhir.

Contoh ordinary annuity adalah pelunasan hipotek atau utang yang memanfaatkan aktiva tetap sebagai jaminan inti seperti

  • tanah,
  • bangunan,
  • gedung,
  • rumah, atau
  • mesin.

2. Anuitas Langsung (Immediate Annuity)

Pengertian anuitas langsung adalah pembayaran  yang diberikan tanpa adanya penangguhan atau penundaan.

Jenis ini tidak jauh berbeda dari anuitas sederhana.

Contoh anuitas langsung bisa kamu temukan pada pembelian kendaraan bermotor melalui kredit.

Dengan pembayaran yang tetap, kamu bisa melakukannya tanpa terhalang penundaan periode.

3. Anuitas Jatuh Tempo (Due Annuity)

Berbeda dengan anuitas sederhana, due annuity adalah proses penerimaan atau pembayaran secara rutin dari awal periode.

Anuitas jatuh tempo biasanya kamu temukan pada pembelian produk asuransi.

Kamu diharuskan membayar premi di awal periode sebelum mendapatkan produk asuransi pilihan.

4. Anuitas Tertunda (Deffered Annuity)

Anuitas tangguhan berlawanan dengan anuitas langsung.

Seperti namanya, anuitas tertunda atau tangguhan hanya mewajibkan kita untuk melakukan pembayaran di beberapa periode saja.

Dalam kata lain, pembayarannya ‘ditunda’.

Jenis anuitas tertunda biasanya kamu temukan saat pembayaran bunga kredit atau penerimaan bunga deposito.

Rumus Bunga Anuitas KPR

rumus anuitas kpr

sumber: finansialku.com

Cara menghitung bunga anuitas KPR sebenarnya merupakan hasil rombak dari perhitungan bunga efektif.

Besaran bunganya dihitung dari sisa pokok utang.

Walaupun begitu, jumlah cicilan yang dibebankan kepada nasabah tetap sama setiap bulannya.

Pada periode awal penghitungan angsuran, nasabah akan membayar lebih banyak bunga.

Sementara untuk pokok utang akan dibayar di akhir pinjaman.

Rumus anuitas KPR adalah total angsuran per bulan = P x (i/12) : (1-(1+(i/12)-t).

P adalah total pinjaman, i untuk suku bunga per tahun, dan t untuk tenor atau jangka waktu pembayaran.

***

Semoga bermanfaat ya, Sahabat 99…

Jangan lupa pantau terus artikel menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Untuk kamu yang tertarik membeli hunian strategis seperti Griya Hati Hijau, langsung kunjungi 99.co/id, ya!

Samala Mahadi

Content Writer and all things Basquiat connoisseur.

Related Posts