Berita Berita Properti

Pengertian Lengkap Rumah Semi Permanen, Solusi Bangun Hunian Murah Meriah!

3 menit

Bagi kamu yang berencana membangun rumah idaman sesuai isi kocek, tak ada salahnya memilih opsi rumah semi permanen karena harganya ekonomis, mudah dibangun, dan sangat sederhana. Rumah yang satu ini cocok bagi kamu yang ingin memiliki rumah sendiri.

Sahabat 99, memiliki rumah idaman yang indah, bersih, dan istimewa merupakan impian semua orang.

Namun, adakalanya kita terbentur dari segi biaya pembangunan rumah impian tersebut.

Alhasil, kita harus memutar otak supaya membangun rumah idaman tersebut masih bisa tercapai.

Nah, salah satu opsi yang sebetulnya bisa kamu gunakan adalah membangun rumah semi permanen.

Rumah yang satu ini menjadi pilihan terbaik karena tak membutuhkan biaya besar dalam pembangunannya.

Lagi pula, kekinian perkembangan desain hunian yang satu ini juga terus berkembang.

Jadi, kamu bisa merancang hunian idamanmu sesuai model diinginkan yang tak ketinggalan zaman.

Bagi kamu yang ingin membangun rumah semacam ini, yuk simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Rumah Semi Permanen Adalah…

Apakah kamu tahu apa itu rumah semi permanen?

Dikutip Badan Pusat Statistik (BPS), rumah semi permanen adalah rumah yang dindingnya setengah bambu, tembok dan bata tanpa plester, atau kayu yang berkualitas rendah.

Lantai rumah umumnya dari ubin, semen, kayu yang juga berkualitas rendah, sedangkan atapnya terbuat dari seng, genteng, sirap atau asbes.

Dapat dikatakan bahwa rumah sejenis ini merupakan hunian sederhana dengan penggunaan material yang biasa.

Salah satu contoh dari rumah semi permanen adalah rumah kayu.

Di Indonesia, belum ada aturan khusus mengenai bangunan semi permanen.

Namun, persyaratan administratif dan persyaratan teknis untuk bangunan ini berada pada tiap-tiap Peraturan Daerah.

Selain itu, pembangunan rumah ini pun tetap membutuhkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Fungsi Rumah Semi Permanen

fungsi rumah semi permanen

sumber: suluh.co

Pernahkan kamu melihat sebuah rumah yang dibangun secara mendadak di lokasi bencana alam? Yup, bisa jadi itu adalah hunian permanen.

Bencana alam seperti Tsunami menyebabkan ribuan orang kehilangan tempat tinggal sehingga memaksa mereka mencari perlindungan alternatif.

Nah, fungsi hunian semi permanen salah satunya bisa untuk memenuhi kebutuhan primer mereka.

Kekinian, inovasi dan kreativitas berperan penting dalam suatu konstruksi pembangunan hunian.

Maka, tak jarang ditemukan model konstruksi yang pembangunannya lebih cepat dan lebih efisien.

Dengan kata lain, fungsi hunian permanen sebetulnya sama seperti rumah pada umumnya.

Hanya saja, biaya pembangunan hunian semi permanen bisa jauh lebih murah antara Rp15 juta—Rp30 juta.

Ciri-Ciri dan Karakteristik

Berdasarkan penjelasan di atas, maka kamu sudah tahu dong mengenai ciri-ciri dan karakteristik jenis rumah yang satu ini?

Secara sederhana, rumah yang satu ini bisa dilihat dari ciri dindingnya yang bermaterial setengah tembok tanpa plester, kayu, bata, atau bambu.

Sementara pada bagian atapnya, menggunakan material asbes, seng, sirap atau genteng.

Lantai rumahnya dari ubin, semen, atau kayu.

Dengan kata lain, material yang digunakan dalam pembangunan hunian semi permanen berkualitas rendah.

Umumnya, rumah semi permanen banyak dijumpai pada gang-gang kecil dan kawasan perkampungan.

Dikutip dari aturan di sejumlah daerah, jika ditinjau dari segi konstruksinya maka umur bangunan ini antara 5 tahun sampai dengan 15 tahun.

Namun, hal tersebut tergantung dari kontruksinya sehingga tidak menutup kemungkinan bisa lebih tahan lama.

Kelebihan dan Kekurangan

Kamu juga harus tahu apa saja kelebihan dan kekurangan dari rumah yang satu ini.

Hal ini penting bagi kamu yang berencana bangun hunian semi permanen dengan biaya yang murah dan terjangkau, akan tetapi dengan spesifikasi yang baik.

Kelebihan:

  • Mudah dibangun
  • Ekonomis
  • Gampang direnovasi
  • Bisa memanfaatkan material bekas
  • Mudah dibersihkan

Kekurangan:

  • Mudah roboh jika kontruksinya asal-asalan
  • Butuh perawatan ekstra jika materialnya kayu karena rawan di makan rayap
  • Harus mempertimbangkan kondisi iklim setempat
  • Realtif tidak tahan lama

Contoh Rumah Semi Permanen

contoh rumah semi permanen

Sumber: andariellink

 

rumah semi permanen

Sumber: arsitekindonesia

 

rumah semi permanen

Sumber: archdaily

 

rumah minimalis semi permanen

Sumber: jbsolis

 

rumah semi permanen

Sumber: jbsolis

***

Semoga artikel ini bermanfaat, Sahabat 99.

Ikuti terus informasi lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Jangan lupa, kunjungi www.99.co/id untuk menemukan rumah idamanmu!

Ilham Budhiman

Penulis

Related Posts