Berita

Waspada! 7 Penyakit Musim Hujan ini Jangan Dianggap Remeh

13 Januari 2020
penyakit musim hujan
4 menit

Musim hujan bisa dibilang sebagai musim yang rawan penyakit. Kenapa bisa seperti ini? Sebab, berbagai jenis mikroba serta virus akan lebih mudah berkembang biak di musim ini. Untuk itu, kamu harus berhati-hati terutama pada 7 penyakit musim hujan ini.

Pemanasan global memang terkadang bikin sebal soalnya kondisi cuaca jadi tak menentu.

Datangnya musim hujan pun sulit diprediksi.

Akibat cuaca yang lembap serta suhu lingkungan yang kerap kali berubah, otomatis berdampak pada beberapa jenis mikroba yang berkembang biak dengan baik.

Kondisi inilah yang membuat beberapa orang sangat mudah untuk terinfeksi dan akhirnya jatuh sakit.

Berikut ini 7 penyakit yang sering dialami ketika musim hujan datang.

Simak selengkapnya di bawah ini!

7 Penyakit di Musim Hujan yang Patut Diwaspadai

1. Flu Singapura (Hand Foot and Mouth Disease)

penyakit musim hujan

sumber: halodoc.com

Penyakit di musim hujan yang satu ini kebanyakan dialami oleh anak-anak.

Flu Singapura diakibatkan oleh entovirs dan menular melalui batuk atau bersin.

Penderitanya akan mendapati munculnya bintik-bintik berisi air dan luka-luka di sekitar mulut (mukosa), telapak tangan, dan telapak kaki.

Tapi, bisa juga bintik-bintik tersebut muncul di siku tangan, bokong, lutut, atau lipatan paha.

Dipastikan bahwa penderitanya akan kesulitan dalam aktivitas menelan sehingga terjadi penurunan nafsu makan yang drastis.

Sampai saat ini belum ada obat pasti yang bisa menyembuhkan Flu Singapura secara cepat.

Namun, apabila penderitanya sampai demam, berikan obat penurun panas seperti Paracetamol dan pastikan mereka tidak kekurangan cairan agar tak dehidrasi.

2. Demam Berdarah

penyakit musim hujan

Kedua, penyakit demam berdarah memang sering dialami pada musim hujan.

Demar berdarah termasuk salah satu penyakit yang biasanya menyerang negara tropis layaknya, Indonesia.

Di musim hujan seperti ini adalah saat yang tepat bagi perkembangbiakan nyamuk.

Penyakit demam berdarah ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti betina yang bisa menyebabkan demam zika dan demam kuning.

Gejala awal dari penyakit ini seperti, penderitanya akan mengalami musim demam yang tinggi, ruam pada kulit, nyeri sendi dan otot, sakit perut, muntah serta pendarahan pada hidung.

3. Flu

penyakit musim hujan

Mungkin penyakit di musim hujan yang satu ini sudah biasa dirasakan oleh kebanyakan orang terutama, para alergi cuaca dingin.

Flu disebabkan oleh virus influenza tipe A, B, atau C yang menyebar lewat batuk, bersin atau menyentuh benda yang sudah terkontaminasi.

Meski flu bersifat umum dan bisa sembuh dengan sendirinya, Sahabat 99 harus tetap mewaspadai penyakit ini, ya.

Pasalnya ada beberapa orang yang dapat menderita komplikasi dari penyakit flu seperti, peneumonia.

4. Diare

penyakit musim hujan

Sekilas, diare memang terkesan penyakit yang murah dan mudah untuk diobati.

Eits!

Jangan salah ketika musim hujan tiba, kamu harus ekstra waspada terhadap penyakit ini.

Diare paling sering disebabkan oleh bakteri Escherichia coli (E-coli).

Bila penanganannya terlambat, bisa-bisa diare bikin penderitanya dehidrasi hingga kematian, lho.

Cuaca yang lembap membuat beberapa mikroba lebih cepat berkembang biak, maka penyimpanan makanan dan kebersihan tubuh harus dijaga agar tidak terkontaminasi.

Pastikan juga selalu mencuci tangan setelah bermain atau selesai dari toilet.

Baca Juga:

7 Masalah Saat Musim Hujan dan Solusinya | Apa Saja? Ini Dia!

5. Tifus

penyakit musim hujan

sumber: hellosehat.com

Selanjutnya tifus adalah penyakit yang sangat menular.

Penyakit yang kebanyak muncul di musim hujan ini disebabkan oleh Salmonella Typhi, yaitu bakteri yang ditularkan akibat mengkonsumsi makanan dan air yang terkontaminasi kotoran manusia.

Penderitanya akan demam tinggi, diare, kehilangan nafsu makan, dan muntah jika tidak segera diobati.

Pencegahan penyakit tifus di musim hujan diantaranya adalah selalu menjaga kebersihan, perbanyak minum air putih, cuci tangan sebelum mengkonsumsi makanan atau minuman.

6. Skabies

penyakit musim hujan

Penyakit selanjutnya bernama skabies.

Skabies ini merupakan penyakit kulit yang sangat menular karena infeksi Sarcoptes scabiei yaitu parasit kecil yang menggali dan bertelur di kulit.

Penyakit ini juga dapat ditularkan melalui kontak kulit langsung atau seksual.

Kutu ini menyebabkan gatal parah dan reaksi alergi ditandai dengan benjolan kecil dan lecet merah.

Nah, penyakit skabies ini sering muncul saat musim hujan yang hinggap di cucian, seprai, dan handuk yang digunakan.

7. Leptospirosis

penyakit musim hujan

Leptospirosis adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri berbentuk spiral yang disebut Leptospira interrogans.

Penyakit musim hujan ini populer di Indonesia yang biasa dikenal sebagai penyakit kencing tikus.

Biasanya sang penderita penyakit ini dikarenakan menyentuh tanah atau air, tanah basah atau tanaman yang terkontaminasi oleh urine binatang yang terinfeksi.

Selain tikus, hewan yang paling sering menularkan leptospirosis adalah sapi, babi, anjing, reptil dan hewan amfibi, serta hewan pengerat lainnya.

Demam tinggi, sakit kepala, mual, muntah, mata merah, menggigil, otot betis sakit, dan sakit perut adalah gejala yang menandai penyakit ini.

Pada kasus tertentu, penyakit ini dapat menyebabkan gangguan hati, gagal ginjal, meningitis, hingga kegagalan pernapasan.

Jaga kesehatan selalu ketika musim hujan tiba ya, Sahabat 99!

Baca Juga:         

Musim Hujan Tiba, Ini 9 Merk Jas Hujan Terbaik | Anti Rembes!

5 Pencegahan Penyakit di Musim Hujan

1. Menjaga Kualitas Tidur

penyakit musim hujan

Pencegahan penyakit di musim hujan yang pertama adalah selalu menjaga kualitas tidur.

Waktu istirahat yang cukup akan memulihkan seluruh sistem anggota tubuh seorang manusia.

Tidur dengan kualitas yang baik sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan tubuh.

Pada anak usia 3-5 tahun pastikan untuk selalu mendapatkan tidur selama 10-13 jam, anak usia 6-13 tahun membutuhkan tidur 9-11 jam.

Sedangkan usia remaja 14-17 tahun membutuhkan 8-10 jam.

Untuk usia 18-25  dan 26-64 tahun ke atas membutuhkan tidur selama 7-9 jam.

2. Olahraga Cukup

penyakit musim hujan

Penyakit di musim hujan dapat dicegah dengan cara yang sederhana yaitu, melakukan olahraga teratur.

Latihan fisik selama 30 menit saja dapat mengaktifkan kembali sel darah putih.

Sel darah putih ini berfungsi untuk menyediakan pertahanan yang cepat dan kuat bagi daerah tubuh yang mengalami peradangan.

3. Banyaklah Memakan Buah dan Sayur

penyakit musim hujan

Kemudian, jangan lupa untuk selalu mengkonsumsi buah dan sayur di musim hujan.

Buah yang baik untuk kamu konsumsi seperti, kaya akan vitamin C dan vitamin D.

Dikutip dari situs Medical News Today, kamu bisa memilih sayuran seperti, brokoli, bayam, buah jeruk, buah kiwi, dan blueberry.

4. Jangan Lupa Cuci Tangan

penyakit musim hujan

Hindari penyakit di musim hujan dengan selalu menjaga kebersihan diri.

Rajinlah mencuci tangan secara teratur menggunakan sabun ke seluruh bagian tanah yaitu, kuku, sela-sela jari dan punggung tangan.

5. Kurangi Gula dan Garam

penyakit musim hujan

Terakhir, pencegahan penyakit di musim hujan adalah sebaiknya mengurangi asupan gula dan garam.

Berdasarkan penelitian Mark Moyad, MD dari Medical Center University of Michigan, asupan gula yang berlebihan dapat melemahkan daya imun pada tubuh.

Di sisi lain, terlalu banyak mengonsumsi garam dapat menaikkan tekanan darah.

***

Selalu jaga kesehatan ya, Sahabat 99!

Temukan informasi-informasi menarik lainnya seputar properti di Blog 99 Indonesia.

Atau kamu lagi mencari properti terbaru? Temukan yang cari di situs 99.co/id.

You Might Also Like