Berita

Segala Hal Tentang Penyakit Stroke | Ketahui Tips Ini Saat Kambuh!

6 menit

Ketika sebagian area otak mati, maka asupan serta bagian tubuh yang dikendalikan oleh area otak akan rusak. Sehingga, tidak akan berfungsi dengan baik. Itulah ciri utama dari penyakit stroke.

Tahukah kamu tentang penyakit stroke?

Sudah kita ketahui bahwa stroke adalah kondisi yang bisa terjadi bila pasokan arah ke otah terganggu atau berkurang akibat penyumbatan (stroke iskemik).

Atau bisa juga karena pecahnya pembuluh darah, sering disebut pula stroke hemoragik.

Bayangkan bila tubuh manusi tidak dialiri darah, itu akan menyebabkan otak tidak mendapatkan asupan oksigen serta nutrisi, sehingga sel-sel di sebagian areanya akan mati.

Sudah disebut di atas ada dua jenis stroke dengan gejala dan hasil yang berbeda.

Dilansir dari Halo Doc, berikut penjelasan dari kedua jenis stroke tersebut.

Tiga Jenis Penyebab Stroke

1. Stroke Iskemik

Stroke iskemik terjadi ketika pembuluh darah arteri yang membawa darah dan oksigen ke otak mengalami penyempitan atau terhambat.

Oleh sebab itu, aliran darah ke otak sangat berkurang.

Kondisi ini disebut juga dengan iskemia.

Stroke iskemik dapat dibagi lagi ke dalam 2 jenis, stroke trombotik dan stroke embolik.

2. Stroke Hemoragik

Stroke hemoragik terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah dan menyebabkan pendarahan.

Pendarahan di otak dapat dipicu oleh beberapa kondisi yang memengaruhi pembuluh darah.

Kondisi tersebut meliputi hipertensi yang tidak terkendali, melemahnya dinding pembuluh darah, dan pengobatan dengan pengencer darah.

Stroke hemoragik terdiri dari dua jenis, yaitu perdarahan intraserebral dan subarachnoid.

3. Stroke Ringan

Transient Ischemic Attack (TIA) atau sering disebut stroke ringan adalah kekurangan darah pada sistem saraf yang berlangsung singkat.

Biasanya berlangsung kurang dari 24 jam atau bahkan hanya dalam beberapa menit.

Kondisi ini terjadi saat bagian otak tidak mendapat pasokan darah yang cukup.

Nah, bagi kamu yang pernah mengalami transient ischemic attack maka bisa beresiko terkena stroke ringan lebih tinggi.

Menurut riset yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan RI di tahun 2013, Indonesia terdapat lebih dari 2 juta penduduk yang menderita stroke dengan persentase terbesar berasal dari Sulawesi Selatan.

Selain itu, penyakit stroke juga merupakan pembunuh nomor 1 di Indonesia.

Sudah terbukti ada 15% kematian di Indonesia yang disebabkan oleh stroke.

Hipertensi yang diikuti dengan diabetes dan kolesterol tinggi merupakan kondisi yang paling sering meningkatkan risiko terjadinya stroke di Indonesia.

Untuk itu kenali pula gejala penyakit stroke lebih dalam di bawah ini.

Gejala-Gejala Awal Stroke

Penyakit stroke merupakan keadaan darurat medis.

Namun, umumnya penyakit ini sering muncul secara tiba-tiba dan hanya selalu menyerang satu sisi bagian tubuh.

Hal ini bisa semakin memburuk bila dalam jangka waktu 24 sampai 72 jam tidak cepat-cepat ditangani.

11 Gejala Penyakit stroke yang biasa terjadi antara lain:

  1. Sulit berjalan
  2. Sulit berbicara
  3. Mengalami kelumpuhan atau mati rasa pada wajah, lengan, atau tungkai
  4. Mual dan muntah
  5. Wajah terlihat menurun pada satu sisi sehingga tidak mampu tersenyum sempurna
  6. Tidak mampu mengangkat salah satu lengan sebab, terasa lemas atau mati rasa
  7. Ucapan tidak jelas, kacau, atau tidak mampu berbicara sama sekali meskipun penderita terlihat sadar
  8. Sakit kepala hebat secara tiba-tiba

Disertai kaku pada leher dan vertigo.

  1. Sulit menelan, sehingga bsia tersedak
  2. Gangguan pada keseimbangan dan koordinasi
  3. Hilangnya penglihatan secara tiba-tiba atau penglihatan ganda

Faktor-faktor yang Meningkatkan Resiko Terkena Stroke

penyakit stroke

Sudah dipastikan, munculnya penyakit stroke disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat atua lingkungan di sekitarnya.

Berikut faktor-faktor yang dapat meningkatkan resiko terkena kondisi ini:

1. Faktor Gaya Hidup

  • Merokok
  • Obesitas
  • Kurang olahraga fisik
  • Sering mengkonsumsi alkohol
  • Mengkonsumsi obat-obatan terlarang seperti, kokain dan metamfetamin

2. Faktor Medis

  • Hipertensi atau tekanan darah yang tinggi

Kondisi seseorang yang seperti ini dapat memicu tingginya tekanan darah melebihi 120/80 mm Hg./

  • Diabetes
  • Prokok aktif atau sering terpapar asap rokok
  • Kolesterol tinggi
  • Punya penyakit jantung, gagal jantung, penyakit jantung bawaan, infeksi jantung, sampai aritmia
  • Sleep Apnea

Gangguan tidur yang disebabkan oleh tingkat oksigen secara perlahan berkurang jumlahnya selama malam hari

  • Pernah mengalami serangan jantung sebelumnya

3. Faktor Lainnya yang Berhubungan

  • Faktor keturunan

Ada anggota keluarga yang pernah mengalami stroke. Maka resiko terkena stroke juga semakin tinggi

  • Berumur di atas 55 tahun

Dengan bertambahnya usia, seseorang memiliki risiko stroke lebih tinggi dibandingkan orang yang lebih muda.

  • Jenis kelamin

Laki-laki memiliki resiko lebih tinggi dibandingkan perempuan.

Perempuan biasanya terkena kondisi ini di usia lanjut dan lebih rentan pada kematian akibat penyakit ini dibandingkan laki-laki.

Selain itu, perempuan juga, memiliki risiko dari penggunaan pil KB atau terapi hormon yang termasuk estrogen, juga dalam kondisi kehamilan dan melahirkan .

Tidak memiliki faktor-faktor resiko seperti di atas bukan berarti Sahabat 99 tidak dapat terkena penyakit ini.

Faktor-faktor ini hanya sebagai referensi.

Ada baiknya bila kamu mengkonsultasikan dengan dokter untuk penjelasan yang lebih rinci.

Baca Juga:

Cara Menurunkan Kolesterol Ampuh untuk Semua Usia. Wajib Coba!

8 Terapi untuk Penyakit Stroke

penyakit stroke

Setelah mengalami kondisi ini, banyak orang yang bersedia untuk melakukan terapi stroke.

Ini adalah salah satu cara untuk membantumu mempelajari keterampilan yang hilang ketika menyerang bagian otak.

Terapi ini pun bisa membantu membantu memulihkanmu dengan jangka waktu yang berbeda-beda tergantung tingkat keparahan penyakit yang dialami masing-masing pasien.

Dilansir dari Hello Sehat, berikut 8 terapi penyakit stroke yang bisa dilakukan:

  1. Latihan Keterampilan Motorik

Latihan-latihan ini dapat membantu meningkatkan kekuatan dan koordinasi otot-mu kembali.

Biasanya orang yang melakukan terapi ini adalah orang yang otot lidahnya melemah.

  1. Terapi Mobilitas

Kamu mungkin perlu belajar menggunakan alat bantu mobilitas, seperti alat bantu berjalan, tongkat, kursi roda atau penahan pergelangan kaki.

Penyangga pergelangan kaki dapat menstabilkan dan memperkuat pergelangan kaki kamu untuk membantu mendukung berat badan Anda saat Anda belajar kembali berjalan.

  1. Terapi Constraint-Induced

Terapi ini dilakukan oleh anggota tubuh lain yang tidak terkena dampak dari kondisi ini.

Anggota tubuh yang tidak terkena ini harus membantu anggota tubuh lain untuk meningkatkan fungsinya.

Terapi penyakit stroke ini kadang-kadang disebut terapi penggunaan paksa.

  1. Terapi Range-of-motion

Latihan dan perawatan ini bertujuan untuk mengurangi ketegangan otot (kelenturan) dan membantu-mu mendapatkan kembali gerak tubuh yang lentur.

  1. Terapi Gangguan Kognitif

Terapi okupatif dan terapi wicara ini dapat membantu kamu dengan kemampuan kognitif yang hilang.

Seperti memori, pemrosesan, pemecahan masalah, keterampilan sosial, penilaian, dan kesadaran diri.

  1. Terapi Untuk Gangguan Komunikasi

Terapi wicara dapat membantu kamu mendapatkan kembali kemampuan yang hilang dalam berbicara, mendengar, menulis, dan memahami perkataan lawan bicara.

  1. Pengobatan Psikologis

Dalam hal ini emosional kamu mungkin akan diuji.

Dokter kamu mungkin akan merekomendasikan antidepresan atau obat yang memengaruhi kewaspadaan, rasa gelisah atau gerakan.

  1. Obat Alternatif

Perawatan seperti pijat, akupunktur, dan terapi oksigen mungkin bisa menjadi salah satu terapi pada penderita kondisi ini.

Makanan Sehat untuk Penderita Stroke

penyakit stroke

Pasien yang mengalami kondisi ini, harus menjalani prinsip diet tertentu yang sesuai dengan kondisinya.

Tentunya, setiap jenis kondisi – teringan hingga terberat – membutuhkan makanan yang berbeda-beda.

Berikut aturan makanan yang sehat untuk penderitanya:

1. Membatasi Konsumsi Garam

Hindari penggunaan garam yang berlebihan, mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung natrium tinggi.

Makanan ini dapat memicu munculnya gangguan pembuluh darah yang bisa terjadi padamu.

2. Makanan yang Berlemak Sehat

Lemak jenuh yang tinggi di dalam tubuh seseorang, bisa membuat kadar kolesterolnya naik.

Hal inilah yang memicu serangan jantung mendadak.

Contoh makanan yang wajib dihindari adalah makanan yang digoreng (deep frying), gajih, jeroan, serta kulit ayam.

Sebaiknya konsumsi makanan yang berlemak sehar seperti, kacang-kacangan.

3. Atur Porsi Makan

Jika memang kamu mengalami masalah sulit makan, maka sebaiknya kurangi porsi namun perbanyak frekuensi makan-mu dalam satu hari.

Sesuaikan makanan yang dikonsumsi dengan kebutuhan kalori yang dimiliki.

Baca Juga:

7 Manfaat Air Alkali Bagi Kesehatan. Bisa Mencegah Kanker, Lho!

5 Cara Mencegah Penyakit Stroke

penyakit stroke

Beberapa cara yang dapat kau lakukan untuk mencegah penyakit ini antara lain:

1. Jaga Pola Makan

Terlalu banyak mengonsumsi makanan asin dan berlemak dapat meningkatkan jumlah kolesterol dalam darah dan resiko menimbulkan hipertensi yang dapat memicu terjadinya stroke.

Hindari konsumsi garam yang berlebihan.

Konsumsi garam yang baik adalah sebanyak 6 gram atau satu sendok teh per hari.

2. Olahraga Teratur

Melakukan aktivitas fisik atau olahraga bagi penderita stroke dapat membuat jantung dan sistem peredaran darah bekerja lebih efisien.

3. Berhenti Merokok

Stop merokok!

Penyakit stroke yang sedang kamu derita ini bisa naik dua kali lipat bila kamu merokok lagi.

Sebab, merokok dapat mempersempit pembuluh darah dan membuat darah menggumpal.

Tidak merokok juga mengurangi resiko berbagai masalah kesehatan lainnya seperti, penyakit paru-paru dan jantung.

4. Hindari Mengkonsumsi Minuman Beralkohol

Perlu diketahui bahwa minuman keras mengandung kalori yang tinggi.

Seseorang akan rentang terhadap berbagai penyakit pemicu stroke seperti, diabetes, dan hipertensi.

Konsumsi minuman beralkohol ini juga dapat membuat detak jantung menjadi tidak teratur.

5. Hindari Penggunaan NAPZA

Jenis-jenis NAPZA antara lain adalah kokain dan methamphetamine.

Kedua jenis obat terlarang tersebut dapat menyebabkan penyempitan arteri dan mengurangi aliran darah.

Pertolongan Pertama Saat Gejala Stroke Muncul di Rumah

penyakit stroke

Melansir dari Kalbe Store, dr. Ibun Benhadi, SpBS(K) memberikan metode mudah untuk mengatasi serangan stroke atau pertolongan pertama.

Diberi nama FAST yang merupakan singkatan dari Face (wajah), Arm (lengan), Speech (bicara), dan Time (waktu).

1. Face

Cara penanggulangan yang pertama adalah memperhatikan area wajah.

Kamu bisa meminta penderita untuk tersenyu.

Coba lihat apakah senyumnya simetris atau tidak.

Sebab, gejala penyakit stroke biasanya mengakibatkan wajah turun sebelah atau mulut terlihat mencong.

2. Arm

Cara kedua adalah dengan meminta penderitanya mengangkat kedua lengan lurus ke depan.

Lihat, apakah dia bisa menahannya selama beberapa detik atau tidak.

Apabila salah satu lengan tampak turun kemungkinan benar itu adalah gejala stroke.

3. Speech

Cara ketiga adalah dengan mengetes cara bicara penderita.

Apabila terdengar pelat (kurang sempurna mengucapkannya), terutama saat menyebutkan konsonan “R”, kemungkinan penderita benar terserang stroke.

4. Time

Waktu sangat berharga bagi penderita penyakit stroke.

Bila salah satu dari ketiga tanda di atas terjadi, kamu harus sesegera mungkin membawa penderita ke UGD (Unit Gawat Darurat) rumah sakit terdekat.

Jangan menunda-nunda!

Mintalah bantuan medis sebab setiap detik penyakit ini bisa bertambah keparahannya.

Membuat Penderita Stroke Nyaman

Ada rumor yang mengatakan bahwa pertolongan pertama penderita ini adalah dengan menusuk jari penderita dengan jarum agar darahnya keluar, ini semua hanyalah hoax.

Selain penanganan pertama di atas, kamu bisa melakukan beberapa hal ini agar penderita lebih nyaman.

1. Tidurkan Penderita dengan Sudut Kepala 30 Derajat

Posisi memiringkan penderita dengan sudut kepala 30 derajat dapat membuatnya lebih nyaman.

Sebab, sirkulasi darah akan berjalan lancar.

Apabila penderita haus, kamu hanya perlu memberinya minum dengan sendok, ya.

2. Tenangkan dengan Kata-Kata Santai

Berusahalah untuk membuat penderita rileks dan tenang.

Ajaklah terus mereke berbicarA.

Ungkapkan kata-kata yang menenangkan agar mereka tidak panik dengan kondisi yang sedang dialaminya.

3. Periksa Respon Penderita

Cek sesekali respon penderitanya dengan seksama dari waktu ke waktu.

Apakah ada penurunan atau perubahan.

Misalnya, awalnya masih dapat menggaruk perut, lalu setengah jam kemudian sudah tidak bisa lagi.

Laporkan segala perubahannya pada tim medis.

Komplikasi Penyakit Stroke

penyakit stroke

Ada beberapa jenis komplikasi yang muncul akibat penyakit stroke, antara lain:

1. Deep Vein Thrombosis

Sebagian orang akan mengalami penggumpalan darah di tungkai yang mengalami kelumpuhan.

Kondisi tersebut dikenal sebagai deep vein thrombosis.

Kondisi ini terjadi akibat terhentinya gerakan otot tungkai, sehingga aliran di dalam pembuluh darah vena tungkai terganggu.

Hal ini meningkatkan risiko untuk terjadinya penggumpalan darah.

Deep vein thrombosis dapat diobati dengan obat antikoagulan.

2. Hidrosefalus

Sebagian penderita stroke hemoragik dapat mengalami hidrosefalus, yakni komplikasi yang terjadi akibat menumpuknya cairan otak di dalam rongga otak (ventrikel).

Dokter bedah saraf akan memasang sebuah selang ke dalam otak untuk membuang cairan yang menumpuk tersebut.

3. Disfagia

Kerusakan yang disebabkan oleh penyakit stroke dapat mengganggu refleks menelan, akibatnya makanan dan minuman berisiko masuk ke dalam saluran pernapasan.

Masalah dalam menelan tersebut dikenal sebagai disfagia.

Disfagia dapat menyebabkan pneumonia aspirasi.

***

Bagaimana dengan informasi di atas?

Semoga dapat membantu dan menambah pengetahuan kamu, ya.

Temukan update-an terbaru seputar properti dalam Blog 99.co Indonesia

Ingin mendapatkan properti idaman tanpa kesulitan mencarinya? Temukan lewat situs 99.co/id .

Cynthia Novianti

Content Writer for 99.co. Love cats eyes and ice cube. *krok-krok*
Follow Me:

Related Posts