Gaya Hidup Kesehatan

Penyebab dan Gejala Asma yang Wajib Diperhatikan dan Diwaspadai | Yuk, Cari Tahu!

3 menit

Asma adalah penyakit pernapasan yang diderita oleh banyak orang. Apakah kamu menderita penyakit asma? Yuk, ketahui gejala asma agar kamu dapat mengetahui bagaimana cara mencegah penyakit ini sebelum makin parah!

Asma adalah penyakit pada saluran pernapasan yang dapat menyerang manusia.

Penyakit yang satu ini adalah salah satu jenis penyakit yang hingga saat ini masih belum diketahui obatnya.

Namun, kamu dapat mengontrol penyakit ini agar kamu dapat beraktivitas dengan normal.

Untuk dapat mengontrol penyakit ini, hal yang pertama kali harus kamu ketahui adalah penyebab dari asma dan gejala asma.

Yuk, cari tahu penyebab dan gejala asma di sini!

Penyebab Penyakit Asma

penyebab asma

Penyakit yang satu ini dapat disebabkan oleh berbagai banyak hal, seperti debu, asap rokok, bulu binatang, udara dingin, dan banyak hal lainnya.

Penderita mengalami asma karena saluran pernapasan pada tubuh mereka jauh lebih sensitif dibandingkan kebanyakan orang.

Hal tersebut membuat ketika paru-paru mengalami iritasi dari pemicu asma, otot pada pernapasan berubah menjadi kaku dan menyempit, produksi dahak meningkat, dan kesulitan untuk bernapas.

Baca Juga:

Mengenal Gejala Sindrom Nefrotik atau Ginjal Bocor yang Sering Terjadi pada Anak-Anak

Gejala Asma yang Perlu Diperhatikan

gejala asma yang perlu diperhatikan

Menurut Buku Asma (2006) buatan Vitahealth, gejala penyakit ini berbeda-beda untuk setiap individu.

Namun secara umum, seseorang akan mengalami gejala ini sebelum penyakit asma terjadi:

  • Perubahan pada pola pernapasan
  • Bersin-bersin
  • Perubahan suasana hati atau mood berubah
  • Batuk
  • Gatal pada tenggorokan
  • Merasa lelah dan capek
  • Terdapat lingkaran hitam pada area bawah mata
  • Kesulitan untuk tidur
  • Tubuh jadi sulit untuk berolahraga
  • Peak flow meter menurun

Peak flow meter adalah alat yang digunakan untuk mengecek seberapa lancar aliran udara yang mengalir di paru-paru.

Alat ini dapat mengukur kemampuan seseorang untuk mengeluarkan udara dari paru-paru.

Setelah diukur, alat ini akan memperlihatkan indikator berupa warna-warna yang menandakan perkembangan asma.

Pada zona hijau, penderita asma sedang stabil dan dapat menjalani kegiatan sehari-hari.

Pada zona kuning, penderita asma harus hati-hati karena terdapat gejala seperti batuk atau bersin yang menyebabkan napas menjadi pendek.

Sementara itu, pada zona merah, penderita akan mengalami batuk terus menerus dan napasnya sudah sangat pendek sehingga harus segera menjalani perawatan.

Ketika seseorang sedang menderita penyakit asma, mereka akan mengalami gejala ini:

  • Napas berat yang mengeluarkan bunyi “ngik-ngik” atau mengi
  • Batuk-batuk
  • Napas pendek tersenggal-senggal
  • Sesak pada dada
  • Peak flow meter pada zona kuning atau merah

Baca Juga:

Gejala dan Ciri-ciri Amandel Meradang yang Umum Terjadi | Wajib Diketahui Setiap Orang!

5 Hal yang Harus Dilakukan Ketika Asma Kambuh

cara mengatasi asthma

Ketika asma kambuh, ada kemungkinan kamu merasa panik karena napas tiba-tiba berubah menjadi pendek.

Solusi untuk mengatasi hal ini adalah menggunakan inhaler agar paru-paru dapat kembali berfungsi normal.

Namun, ketika kamu lupa membawa atau tidak menemukan inhaler, kamu dapat mengikuti langkah-langkah berikut untuk mengatasi asma.

1. Duduk Tegak

Ketika asma kambuh, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah duduk tegak.

Dalam posisi duduk tegak, saluran pernapasan dapat terbuka lebih lebar dan membuat kamu bisa bernapas lebih lancar.

Hindari posisi tidur berbaring karena posisi ini dapat membuat kamu semakin sulit bernapas.

2. Tetap Tenang

Kepanikan yang muncul hanya akan menimbulkan stress dan kecemasan pada dirimu.

Hal tersebut membuat gejala asma menjadi semakin parah.

Setelah duduk tegak, usahakan untuk tetap tenang dan fokus pada irama pernapasan.

3. Perbaiki Irama Napas

Ketika asma kambuh, kamu akan menjadi sulit untuk bernapas dan menghasilkan napas berat yang pendek dan tersenggal-senggal.

Ada baiknya kamu coba untuk bernapas lebih lambat agar pernapasan kembali stabil.

Coba untuk menarik napas dari hidung secara perlahan-lahan, kemudian keluarkan napas dari mulut.

4. Hindari Pemicu Asma

Asma terjadi tidak tiba-tiba, pasti ada sebuah pemicu yang menyebabkan asma menjadi kambuh.

Ketika asma kambuh, kamu harus segera menghindari pemicu asma, seperti asap rokok atau polusi.

5. Hubungi Layanan Medis

Jika kamu sudah mengikuti langkah-langkah di atas tetapi kondisi tidak kunjung membaik, kamu dapat langsung menghubungi layanan medis.

***

Semoga informasinya bermanfaat ya, Sahabat 99.

Pantau terus informasi penting seputar properti lewat Berita Properti 99.co Indonesia.

Cari properti idamanmu hanya di 99.co/id.

Kamu akan menemukan beragam pilihan menarik, seperti proyek Dago Village, lo!

Shafira Chairunnisa

Jr. Content Writer for 99.co
Follow Me:

Related Posts