Gaya Hidup Kesehatan

Kenali Penyebab & Gejala Asam Lambung yang Harus Diwaspadai | Jangan Anggap Sepele!

4 menit

Gejala asam lambung naik tidak hanya mual dan mulut terasa pahit saja. Untuk mengetahuinya, kenali penyebab dan gejala-gejala lainnya di artikel ini, ya!

Asam lambung adalah sebutan untuk sejenis cairan dalam sistem pencernaan yang terdapat dalam lambung.

Cairan ini terdiri dari asam klorida, kalium klorida dan natrium klorida yang berperan penting untuk pencernaan protein.

Penyakit asam lambung terjadi karena naiknya cairan asam dari lambung tersebut menuju kerongkongan.

Naiknya asam lambung merupakan kondisi yang umum terjadi, tetapi bisa jadi berbahaya dan dapat menimbulkan nyeri dan panas di sekitar dada.

Apakah Asam Lambung Naik sama dengan GERD?

gejala asam lambung

Penyakit asam lambung biasanya diidentikkan dengan penyakit GERD (Gastro Esofageal Refluks Disease) atau penyakit naiknya asam lambung hingga ke kerongkongan.

Secara umum, bisa dibilang kedua penyakit ini hampir sama.

GERD merupakan istilah baku dalam dunia medis.

Sementara asam lambung biasanya merupakan istilah umum dan awam untuk penyakit yang ditimbulkan akibat peningkatan asam lambung.

Meski demikian, kedua istilah ini memiliki perbedaan.

Asam lambung adalah otot melingkar yang disebut sfingter esofagus bagian bawah bergabung dengan esofagus di perut.

Otot ini bertugas mengencangkan kerongkongan setelah makanan masuk ke perut.

Jika otot ini lemah atau tidak mengencang dengan benar, asam dari perutmu dapat bergerak mundur ke esofagus.

Sementara GERD adalah bentuk kronis dari refluks asam lambung.

Kondisi ini didiagnosis ketika refluks asam terjadi lebih dari dua kali seminggu atau menyebabkan peradangan di kerongkongan.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, keduanya memiliki pengertian yang berbeda, tetapi saling berkaitan dan sama-sama terjadi pada bagian lambung.

Perbedaannya terdapat pada kondisinya.

Asam lambung merupakan kondisi awal saat asam lambung naik.

Saat asam lambung yang naik makin parah, hal tersebut disebut dengan GERD.

Baca Juga:

9 Obat Maag Tradisional Herbal Alami. Aman & Efektif Redakan Nyeri di Perut!

Faktor Risiko & Penyebab Gejala Asam Lambung Naik

Terdapat beberapa faktor risiko dan penyebab penyakit asam lambung menjadi lebih tinggi, antara lain sebagai berikut:

  • Obesitas
  • Sedang hamil
  • Berusia lanjut
  • Gastroparesis, yakni kondisi melemahnya otot dinding lambung, sehingga pengosongan lambut melambat
  • Scleroderma, yaitu penyakit yang menyerang jaringan ikat
  • Hernia hiatus, yakni masuknya bagian lambung ke rongga dada seseorang
  • Terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak tinggi.
  • Stres
  • Makan terlalu banyak
  • Langsung berbaring setelah makan
  • Makan terlalu dekat dengan waktu tidur
  • Makan makanan asam atau pedas
  • Minum teh, kopi, soda atau alkohol
  • Merokok
  • Efek samping obat-obatan

Ciri-Ciri & Gejala Asam Lambung

Saat asam lambung naik ke kerongkongan, tubuh dapat merasakan sejumlah gejala yang tidak nyaman.

Gejala tersebut bisa terjadi tergantung organ yang ikut terpengaruh asam lambung, sehingga tidak semua penderitanya mengalami gejala yang sama.

Gejala penyakit asam lambung atau asam lambung naik secara umum, antara lain:

1. Heartburn

sakit dada

Gejala atau ciri-ciri pertama terjadinya asam lambung naik adalah heartburn.

Heartburn adalah sensasi panas mirip terbakar yang tidak nyaman di sekitar dada.

Secara alami, sebenarnya perut terlindung dari sifat korosif asam lambung.

Namun jika saluran pencernaan tidak berfungsi dengan baik, asam lambung dari perut bisa naik ke kerongkongan dan menimbulkan heartburn.

Tingkat keparahan heartburn yang dirasakan penderita asam lambung bisa ringan sampai menyakitkan.

2. Mulut Terasa Asam atau Pahit

Ketika asam lambung naik dari perut ke belakang tenggorokan, mulut akan merasakan asam atau pahit.

Beberapa penderitanya juga merasakan asam dan pahit diikuti dengan timbulnya rasa panas mirip terbakar di tenggorokan dan mulut.

3. Terasa Ada Cairan di Kerongkongan

Saat asam lambung naik, umumnya penderita akan merasakan adanya cairan asam atau makanan yang bergerak ke atas kerongkongan.

Kondisi ini disebut dengan istilah regurgitasi.

Selain itu, beberapa penderitanya juga mengalami regurgitasi hingga muntah.

Bayi dan anak-anak yang terkena GERD dapat mengalami regurgitasi berulang.

4. Sakit Tenggorokan

Gejala atau ciri-ciri asam lambung kambuh lainnya adalah merasakan sakit di tenggorokan.

Naiknya asam lambung dari perut ke kerongkongan dapat membuat iritasi tenggorokan.

Hal ini membuat penderitanya dapat mengalami berbagai masalah di tenggorokan, seperti

  • sakit tenggorokan;
  • radang tenggorokan;
  • suara serak dan
  • timbul sensasi benjolan di tenggorokan.

5. Masalah Pencernaan

penyakit lambung

Masalah pencernaan atau dipsepsia biasanya dialami orang-orang saat asam lambung naik.

Kondisi ini mengakibatkan rasa tidak nyaman di bagian tengah atau atas perut.

Penderita penyakit asam lambung yang mengalami dispepsia bisa merasakan keluhan meliputi

  • mual;
  • mulas;
  • sakit perut;
  • kembung;
  • begah;
  • sering berserdawa; dan
  • muntah.

6. Batuk Kering di Malam Hari

batuk

Batuk kering merupakan salah satu gejala dari asam lambung lainnya.

Biasanya batuk tanpa dahak ini terjadi di malam hari.

Hal ini dapat terjadi karena tenggorokan mengalami iritasi oleh cairan asam lambung.

Batuk berulang tersebut merupakan reaksi alami tubuh untuk membersihkan tenggorokan dari zat asing, termasuk asam lambung.

7. Memicu Terjadinya Kesulitan Tidur & Asma

Umumnya gejala asam lambung naik lebih sering terjadi di malam hari, sehingga menimbulkan gangguan tidur.

Selain itu, penyakit ini juga dapat memicu terjadinya asma dan menimbulkan peradangan pada saluran pita suara.

Kapan Harus ke Dokter?

Secara umum, penyakit asam lambung dengan kadar yang ringan hanya akan terjadi satu atau dua kali dalam sebulan dengan tidak memerlukan penanganan medis khusus.

Gejala tersebut dapat diatasi dengan cara mengubah pola makan serta membeli obat di apotek.

Namun jika gejala menjadi lebih parah, disarankan untuk langsung menemui dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Kamu perlu waspada dan segera mencari perawatan medis jika gejala asam lambung cukup parah, seperti di antaranya sebagai berikut:

  • Sakit perut dan heartburn sangat parah
  • Dada terasa sangat nyeri
  • Dada terasa seperti diremas-remas, kencang, dan sangat sakit

Perawatan darurat juga diperlukan apabila penyakit asam lambung kambuh disertai gejala

  • sesak napas,
  • mual,
  • pusing,
  • berkeringat, dan
  • rasa sakit yang menjalar dari perut dan dada ke lengan, bahu, punggung, leher, atau rahang

Segera bawa penderita ke UGD apabila gejala asam lambung naik disertai muntah atau BAB berdarah.

Baca Juga:

14 Cara Mengatasi Asam Lambung tanpa Obat | Dilengkapi Tips Jitu

Cara Mencegah & Mengatasi Gejala Asam Lambung

Terdapat beberapa cara untuk mencegah dan mengobati asam lambung yang dapat dilakukan sendiri di rumah.

Kamu bisa melakukannya sebagai langkah antisipasi dan juga sebagai langkah pertama pengobatan.

Cara-caranya antara lain sebagai berikut:

  • Makan dengan porsi yang kecil tetapi sering
  • Berhenti merokok
  • Hindari konsumsi cokelat dan tomat
  • Hindari makanan berlemak
  • Hindari makanan pedas
  • Kurangi minuman berkarbonasi
  • Turunkan berat badan jika diperlukan
  • Tidur menggunakan bantal yang lebih tinggi

***

Semoga informasi di artikel ini dapat bermanfaat untuk Sahabat 99!

Simak juga artikel menarik lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Sedang mencari hunian masa depan seperti di Apartemen Tangcity?

Kunjungi 99.co/id dan temukan beragam pilihan rumah dan apartemen impianmu!

Nita Hidayati

An enthusiastic content writer who loves scandinavian design
Follow Me:

Related Posts