Berita Berita Properti

Ini 11 Penyebab Sepele Rumah Sering Berdebu yang Sering Diabaikan

4 menit

Jengkel rumah sering berdebu padahal sudah rutin dibersihkan? Bisa jadi kamu mengabaikan hal-hal sepele yang ternyata menyumbang banyak debu.

Berbicara tentang debu, hal utama yang terpikirkan pasti debu berasal dari luar rumah.

Memang pada dasarnya debu berasal dari luar rumah, baik itu masuk dari jendela atau dari barang-barang yang kita kenakan setelah dari luar.

Padahal tak melulu seperti itu, debu juga bisa berasal dari dalam rumah.

Setiap kali membersihkan rumah, sebaiknya kamu melakukan pengecekan ulang atau membuat daftar apa-apa saja yang sudah dibersihkan.

Dengan melakukan hal tersebut, kamu bisa lebih memantau apa yang sebenarnya menjadi penyebab dan sarang debu di rumahmu.

Nah, berikut ini hal-hal sepele yang menjadi penyebab rumah sering berdebu!

Penyebab Rumah Sering Berdebu

1. Air Humidifier

air humidifier

Tungau debu rumah sangat suka dengan kelembapan. Oleh karena itu jangan heran jika kamu bertanya-tanya kenapa rumah sering berdebu saat sering menggunakan air humidifier.

Namun, bukan berarti kamu harus menyingkirkan alat tersebut sepenuhnya dari rumahmu.

Agar rumah tidak mudah berdebu, pertahankan tingkat kelembapan pada angka 40%-50% dan tidak lebih dari itu.

2. Pakaian yang Dicuci dengan Pelembut

pakaian bersih

Setiap jenis kain terdiri dari serat yang bisa hancur seiring berjalannya waktu dan kemudian berubah menjadi debu yang mengotori rumah.

Perlu kamu ketahui, produk softener atau pelembut bisa merusak pakaian jika dilakukan dengan cara yang salah.

3. Tanaman Rumah

tanaman rumah

Pada dasarnya, tanaman rumah memang bisa membersihkan udara sekaligus mengurangi debu.

Namun, tanaman tidak bisa menyerap partikel besar. Partikel yang tidak bisa diserap tanaman akan menumpuk dari waktu  ke waktu.

Tak hanya itu, akumulasi partikel tersebut dapat memperburuk fungsi penyaringan tanaman dan mencegah aliran fotosintesis normal.

Apabila hal tersebut terjadi, jumlah klorofil dalam daun pun akan berkuran dan membuat tanaman bertindak sebagai kolekor debu.

Untuk mencegah hal ini, kamu harus rutin merawat tanaman rumah supaya kesehatannya terjaga.

4. Kertas dan Karton

tumpukan kertas karton

Sama halnya dengan pakaian, kertas juga terdiri dari serat yang bisa hancur lalu menjadi debu.

Inilah alasan kenapa kita harus sering-sering membersihkan rak buku, terutama membuang tumpukan kertas yang sudah tidak digunakan lagi.

Tak hanya tumpukan kertas saja, tapi debu juga bisa berasal dari benda-benda lain yang terbuat dari kertas.

Misalnya karton, kotak sepatu, kemasan kertas, dan masih banyak lagi.

5. Tempat Tidur

tempat tidur

Kasur merupakan surga bagi debu dan tungau, maka dari itu perlu dilakukan pembersihan secara rutin.

Mulailah dari langkah sederhana dengan mengganti bantal, selimut, dan hal-hal lainnya yang berada di atas tempat tidur.

6. Peralatan Elektronik yang Tidak Digunakan

peralatan elektronik bekas

Tahukah kamu jika peralatan elektronik menarik debu? Kalau tidak percaya, coba saja cek bagian TV, kulkas, atau bahkan komputer di rumah.

Pasti benda-benda tersebut berdebu, apalagi bagian belakangnya.

Selain peralatan elektronik yang kamu gunakan sehari-hari, pasti setidaknya di rumahmu ada peralatan elektronik yang sangat jarang digunakan.

Kalau memang ada, sebaiknya peralatan tersebut disingkirkan agar tidak mengotori rumah.

7. Karpet Besar dan Tebal

karpet besar tebal

etsy.com

Karpet besar dan tebal, apalagi yang berbulu, adalah sarang debu karena secara aktif menarik kotoran.

Oleh karena itu, hindari menggunakan jenis karpet yang berpotensi menjadi sarang debu.

Kalaupun tetap ingin menggunakan karpet, pilih model yang lebih aman.

8. Tirai dengan Bilah

tirai dengan bilah

Salah satu cara debu masuk ke dalam rumah adalah melalui jendela, maka dari itu tirai yang menjadi penghalang sangat cepat kotor.

Jika tirai rumahmu memang benar-benar cepat kotor, sebaiknya hindari menggunakan tirai yang terdiri dari bilah-bilah.

Jenis tirai seperti sangat sulit dibersihkan dan membutuhkan waktu lama untuk membersihkannya.

9. Furnitur dengan Kain Pelapis

kain pelapis furnitur

Furnitur berlapis spon ataupun kain sangat rentan terhadap debu. Bahkan tak hanya menyerap debu, bahan-bahan tersebut juga berpotensi memproduksi debu.

Itulah sebabnya para ahli lebih menyarankan untuk memilih furnitur yang terbuat dari kayu, plastik, atau kulit.

10. Tirai Tebal

tirai tebal

Menggunakan tirai tebal di rumah akan membuat aliran udara semakin sulit dan berpotensi menjadi sarang kotoran.

Sebaiknya mulai ganti tirai tebal dengan yang lebih tipis. Tirai yang lebih tipis lebih sedikit menahan kotoran dan lebih mudah dicuci.

Selain itu, perhatikan waktu yang tepat untuk membuka jendela.

Waktu terbaik untuk membuka jendela adalah antara siang dan malam hari, bukan di pagi hari ataupun larut malam.

11. Penyedot Debu Tua

penyedot debu tua

Soal urusan memerangi debu, banyak orang mempercayakannya pada alat penyedot debu.

Perlu kamu ketahui, semua penyedot debu tidak hanya menghisap debu tapi juga kembali melemparkannya ke udara.

Hal tersebut bahkan juga terjadi pada penyedot debu yang sudah dilengkapi dengan filter HEPA.

Namun setidaknya perangkat dengan teknologi teranyar bisa menyedot debu lebih baik dibandingkan dengan penyedot debu murah atau bahkan yang sudah terlalu lama digunakan.

***

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Sahabat 99!

Simak informasi menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah dijual di Antapani?

Kunjungi www.99.co/id dan temukan hunian impianmu dari sekarang!

**Sumber Foto: Brightside.me

Alya Zulfikar

Jr. Content Writer | Sometimes a poet, mostly a daydreamer; I, too, bleed – I bleed ink!
Follow Me:

Related Posts