Interior Rumah Anda

Mengenal Perbedaan Built In Furniture dan Loose Furniture. Harus Pilih yang Mana?

3 menit

Saat hendak merancang interior rumah, ada dua jenis furniture yang perlu kamu ketahui, yakni built in furniture dan loose furniture. Sudah tahu perbedaannya?

Dua furniture ini memiliki perbedaan yang sangat mendasar, yakni dari proses pembuatannya.

Seperti kita ketahui, furniture berperan penting dalam sebuah ruangan karena berhubungan dengan aktivitas penghuni rumah itu sendiri.

Oleh karena itu, sangat penting mengetahui apa saja jenis furniture yang tersedia di pasaran.

Dengan mengetahui hal ini, kamu akan bisa mewujudkan hunian yang lebih nyaman.

Nah, berikut ini penjelasan perbedaan built in furniture dengan loose furniture…

Apa itu Built In Furniture?

furniture custom

sumber: interiordesign.id

Built-in furniture adalah istilah untuk furniture yang bersifat tetap atau tidak dapat dipindahkan dari tempatnya ‒ dalam bahasa Indonesia disebut sebagai ‘furniture tanam’.

Sederhananya, jenis furniture ini dibuat dengan konstruksi permanen yang menyatu dengan dinding, lantai, atau langit-langit ruangan.

Ukuran serta bentuk furniture built in furniture ini dirancang dengan model, warna, dan material yang disesuaikan dengan keinginan.

Contoh built-in furniture adalah kitchen set, backdrop, lemari pakaian, lemari buku, dan sebagainya.

Apabila hendak memilih menerapkan jenis furniture ini pada hunian, sebaiknya ketahui dulu apa saja yang menjadi kelebihan dan kekurangannya.

Kelebihan Built-In Furniture

1. Menghemat Pemakaian Ruang

Keunggulan built in furniture yang paling terasa adalah dapat menghemat pemakaian tempat pada ruangan, sehingga furniture dalam ruangan lebih efektif.

Dengan demikian, jenis furniture ini sangat cocok untuk kamu yang memiliki hunian compact atau kecil, seperti apartemen atau rumah satu lantai.

2. Bersifat Custom

Furniture built-in bersifat custom atau bisa disesuaikan dengan keinginan kamu.

Kamu bisa menyesuaikan material, warna, hingga model furniture.

3. Memberikan Kesan Lapang

Dengan sifatnya yang custom, furniture ini benar-benar dirancang mengikuti kondisi ruangan, sehingga bisa benar-benar sesuai.

Furniture yang benar-benar dirancang khusus seperti ini bisa membuat ruangan terkesan lebih luas dan tentunya lebih rapi.

4. Material Cenderung Lebih Berkualitas

Material furniture ini cenderung lebih berkualitas, sebab material yang umum dipilih adalah material yang kokoh dan tahan lama.

Pasalanya, furniture ini akan susah dilepas atau diperbaiki ketika sudah terpasang.

Oleh karena itu, pilihlah material yang benar-benar berkualitas ketika hendak memilih jenis furniture ini.

5. Bisa Dirancang Multifungsi

Keunggulan built in furniture yang tak kalah menarik adalah desainnya yang bisa dirancang multifungsi.

Misalnya membuat lemari pakaian yang bagiannya bisa diubah menjadi meja setrika.

6. Minim Cacat Produksi

Kemungkinan adanya cacat produksi sangatlah minim, sebab furniture ini dirancang khusus dan langsung dipasang dalam ruangan.

Kekurangan Built-In Furniture

1. Biaya Lebih Mahal

Biaya yang diperlukan untuk membuat furniture ini cenderung lebih mahal, sebab memerlukan desain khusus.

2. Proses Pengerjaan Lama

Perlu dicatat, furniture built-in bukanlah furniture siap pakai, tapi harus dirancang dan dirakit terlebih dahulu.

3. Bersifat Permanen

Sifatnya yang permanen membutuhkan biaya tambahan untuk pembongkaran.

Apa Itu Loose Furniture?

loose furniture

sumber: theatrium.com.mt

Loose furniture adalah furniture yang konstruksinya tidak terikat dengan ruangan, sehingga mudah dipindahkan ‒ dalam bahasa Indonesia disebut sebagai ‘furniture lepas’.

Berkat sifatnya yang tidak permanen, furniture ini kemungkinan untuk mengubah tampilan dan nuansa ruangan sesuka hati.

Contoh loose furniture adalah sofa, kursi, meja, dan sebagainya.

Kelebihan Loose Furniture

1. Praktis dan Cepat

Keunggulan utama dari loose furniture adalah praktis dan cepat karena bisa langsung dibeli di toko furniture.

Selain itu, kamu juga tidak perlu menunggu lama, kecuali kamu membeli furniture yang harus dirakit terlebih dahulu.

2. Memberi Kesempatan Bereksperimen

Dengan menggunakan loose furniture, kamu memiliki kesempatan untuk bereksperimen dengan nuansa ruangan.

Furniture yang mudah dipindahkan setidaknya membuatmu menginginkan perubahan tata ruangan.

3. Harga Cenderung Lebih Murah

Dibandingkan dengan built-in, harga loose furniture cenderung lebih murah karena furniture ini diproduksi secara massal.

4. Tersedia Banyak Pilihan

Walaupun diproduksi secara massal, kamu tetap dapat menjumpai banyak pilihan tipe hingga merek.

Kekurangan Loose Furniture

1. Harus Mencari Ukuran yang Sesuai

Loose furniture dibuat berdasarkan standar ukuran normal yang telah ditetapkan oleh pabrik.

Artinya, kamu harus mencari ukuran furniture yang sesuai dengan ukuran ruangan.

2. Harus Mencari Desain yang Sesuai

Sama halnya dengan ukuran, jenis furniture ini tidak memungkinkanmu untuk memilih warna yang sesuai keinginan karena tidak dibuat khusus.

3. Terdapat Kemungkinan Cacat Produksi

Sebab furniture ini diproduksi secara massal, maka terdapat kemungkinan cacat produksi dari pabrik.

***

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Sahabat 99!

Simak informasi menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah dijual di Malang Kota?

Kunjungi www.99.co/id dan temukan hunian impianmu dari sekarang!

Alya Zulfikar

Jr. Content Writer | Sometimes a poet, mostly a daydreamer; I, too, bleed – I bleed ink!
Follow Me:

Related Posts