Hukum

Perbedaan Buku Tanah dengan Sertifikat Tanah, Sudah Tahu?

24 Mei 2017
2 menit

Anda tentu tidak asing dengan sertifikat tanah, namun bagaimana dengan buku tanah? Perlu diketahui bahwa kedua dokumen ini sangat penting untuk pendaftaran tanah. Apa perbedaan dari keduanya? Temukan dalam artikel ini!

Pembukuan Hak dan Penerbitan Sertifikat

Nah, jika sudah tahu mengenai pengertian dan ketentuan mengenai keduanya, lalu bagaimana ketentuan pembukuan dan penerbitan sertifikat? Penjelasan mengenai pembukuan hak dan penerbitan sertifikat tanah ini tercantum dalam PP No. 24 Tahun 1997 pada Pasal 29 dan 31.

Khusus pembahasan mengenai pembukuan tanah, tercantum dalam Pasal 29. Dalam pasal tersebut dijelaskan bahwa buku tanah ini memuat data yuridis dan fisik terkait hak atas tanah, hak pengelolaan, tanah wakaf, dan hak milik atas satuan rumah susun yang dicatat juga dalam surat ukur. Pembukuannya ini dilakukan berdasarkan alat bukti.

Bagaimana dengan penerbitan sertifikat? Masih dalam PP yang sama, penjelasan mengenai penerbitan sertifikat tanah tercantum dengan jelas dalam Pasal 31. Dijelaskan bahwa sertifikat tanah ini diterbitkan untuk kepentingan pemegang hak yang sesuai dengan data fisik dan yuridis dalam buku tanah.

Dijelaskan juga bahwa apabila dalam buku tanah terdapat catatan terkait data yuridis dan data fisik, maka penerbitan sertifikat ini akan ditangguhkan sampai catatan tersebut dihapuskan. Penyerahan sertifikat tanah ini nantinya hanya boleh diberikan kepada pihak pemegang hak yang tercantum dalam buku tanah atau yang telah dikuasakan.

Penasaran dengan pembahasan hukum properti lainnya? Temukan pembahasannya dalam Blog UrbanIndo. Semoga bermanfaat!

You Might Also Like