Eksklusif

Peringati Hardiknas 2016, Karyawan UrbanIndo Kenakan Seragam Sekolah

2 Mei 2016
3 menit

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada Senin (2/5/2016) diperingati UrbanIndo dengan seru! Seluruh karyawan, tak terkecuali sang CEO Arip Tirta, berpakaian seperti murid-murid sekolah selama satu hari penuh di kantor. Pantas saja sedari pagi seisi kantor diisi dengan suara tawa dari para karyawan yang geli dengan dandanan teman-teman kantor satu sama lain.

Semuanya karyawan UrbanIndo tampil maksimal dengan kostum masing-masing. Ada yang menggunakan seragam sekolah SD, SMP, dan SMA, ada pula yang berdandan seperti guru dan kepala sekolah, ada yang memakai baju ekstrakurikuler seperti paskibra, pemandu sorak, PMR, dan taekwondo. Usia mereka memang sudah tidak 17 lagi, namun ternyata banyak di antara mereka yang masih pantas menggunakan seragam tersebut dan tampak seperti anak usia sekolahan.

Tak sedikit dari para karyawan yang membuka dan membongkar lemari untuk menemukan seragam sekolah mereka yang masih disimpan. Namun tidak sedikit pula yang sibuk pinjam sana-sini dan malah ada yang beli baru. Tanpa risih dan tanpa mengganggu aktivitas bekerja, semua atribut itu dipakai mulai jam masuk hingga pulang kantor oleh seluruh Karyawan UrbanIndo.

HRDKNS

Hardiknas 2016 ini memang sengaja dirayakan UrbanIndo dengan mengenang memori masa-masa sekolah. Hal tersebut diungkapkan Leader HR Yola Hutajulu di sela-sela peringatan Hardiknas 2016 di Kantor UrbanIndo.

HRDKNS LG

“Ini cara UrbanIndo untuk meramaikan Hardiknas, dengan cara ngingetin lagi masa-masa pendidikan kita yang beragam. Ada yang menyenangkan, ada yang kelam ada juga yang menyenangkan. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan atribut sekolah seperti ini,” imbuhnya.

Peringatan Hardiknas 2016 ini memang berlangsung seru-seruan, namun terdapat satu pemahaman yang menjadi landasan dilangsungkannya selebrasi ini.  Menurut Leader Branding Elvy Chandra, cara ini dapat meningkatkan kepedulian akan pendidikan baik dari internal UrbanIndo khususnya dan untuk masyarakat luas pada umumnya, akan pendidikan yang pantas dan terjamin untuk seluruh penduduk Indonesia.

“Kami melakukan ini karena kami juga peduli dengan pendidikan yang harus dirasakan seluruh orang. Kami sendiri percaya bahwa pendidikan yang baik itu selalu dimulai dari rumah, rumah yang nyaman. Itu mengapa kami mengusung tema Rumah Nyaman, Pendidikan Aman,” tambahnya.

Senada dengan Elvy, Arip juga berpendapat bahwa keluarga di rumah, khususnya orang tua adalah fondasi dari pendidikan para generasi muda. Ia berpendapat bahwa sesibuk apa pun orang tua, mereka memiliki tanggung jawab untuk memerhatikan tumbuh kembang serta pendidikan anak-anak mereka ketika berada di rumah.

“Pendidikan memang harus bermulai dari keluarga dan di rumah. Anak-anak merupakan tulung punggung dari perkembangan negara kita. Maka itu mereka harus dididik dengan baik, tidak hanya di sekolah tapi harus dimulai dari rumah,” tambahnya.

Sementara itu, pada puncak peringatan Hardiknas 2016 ala UrbanIndo ini, para karyawan yang dibagi menjadi tiga tim yaitu Tim SD, Tim SMP, dan Tim SMA mengikuti cerdas cermat untuk kembali membuka wawasan soal pengetahuan umum. Cerdas cermat yang dimenangkan Tim SMP beranggotakan karyawan dari berbagai divisi berseragam SMP ini berlangsung sangat seru dan meriah. UrbanIndo pun memberikan apresiasi kepada dua karyawan dengan kostum terbaik alias paling semangat serta apresiasi pada tim dengan yel-yel paling bersemangat.

UrbanIndo for Hardiknas 2016: Rumah Nyaman, Pendidikan Aman.

Nantikan keseruan UrbanIndo Squad lainnya hanya di blog UrbanIndo ya Urbanites!

You Might Also Like