Berita

Inilah Perizinan yang Diperlukan Developer dalam Mendirikan Bangunan

19 Desember 2018
perizinan developer
3 menit

Agar bisa mendirikan bangunan, apartemen baru, atau membuat perumahan, developer sebagai pihak pengembang, membutuhkan berbagai izin yang harus diurus. Dalam menyelesaikan urusan perizinan ini, developer juga harus melewati serangkaian prosedur yang cukup panjang.

Oleh karena itulah, terkadang ada beberapa perumahan atau apartemen baru yang sedang dalam tahap pembangunan pun jadi tersendat.

Hal ini bisa jadi karena izin yang dibutuhkan belum dikeluarkan oleh pihak terkait.

Jika Anda penasaran, izin apa sajakah yang harus diurus oleh developer untuk dapat mendirikan bangunan, simaklah ulasan berikut ini.

Perizinan Developer yang Harus Dikantongi Sebelum Mendirikan Bangunan

#1 Izin Prinsip

Pada tahap awal, developer harus mengurus izin prinsip.

Ini merupakan perizinan yang harus didapat oleh setiap orang atau badan hukum yang hendak menggunakan ruang untuk tempat usaha skala besar.

Izin prinsip ini dikeluarkan oleh Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah).

Sebelum memperoleh izin ini, pihak developer wajib menyampaikan proposal, yang mana proposal tersebut akan diuji oleh Bappeda dalam sebuah sidang.

Biasanya, dalam sidang tersebut, komisi terkait dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), kelurahan, kecamatan, serta tokoh masyarakat seringkali diundang.

#2 IPPT

IPPT merupakan singkatan dari Izin Peruntukan Penggunaan Tanah.

IPPT ini dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan terdapat di dalam izin prinsip.

Di dalam IPPT ini juga memuat penggunaan tanah dari pekarangan menjadi perumahan.

#3 Izin Site Plan

Izin site plan atau pengesahan site plan merupakan salah satu syarat yang harus dilampirkan dalam izin prinsip.

Site plan yang telah dirancang oleh developer dalam perencanaan lahan, wajib disahkan oleh lembaga terkait.

Dalam hal ini lembaga yang berwenang menerbitkannya adalah Dinas Kimpraswil (Permukiman, Prasarana, dan Sarana Wilayah).

#4 Izin Pell Banjir

Izin ini juga dikeluarkan oleh Dinas Kimpraswil.

Izin Pell Banjir ini berkaitan dengan rekomendasi ketinggian kawasan dari rata-rata titik tertinggi banjir di suatu daerah.

Tujuannya adalah agar bangunan yang hendak dibangun terbebas dari banjir.

#5 Izin Pengeringan

Izin ini khusus diperlukan apabila lokasi pengembangan bersertifikat sawah.

Lembaga yang berwenang untuk mengeluarkan Izin pengerinan ini adalah Dinas Pertanian setempat.

#6 Izin KKOP

Apabila properti yang hendak dibangun lokasinya berdekatan dengan landasan udara pesawat terbang atau bandara, maka pihak developer wajib untuk mengurus izin ini.

Izin KKOP atau Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan ini dikeluarkan oleh pengelola bandara setempat.

#7 Izin AMDAL

AMDAL merupakan singkatan dari Analisis Mengenai Dampak Lingkungan.

Izin AMDAL ini diperlukan karena pada dasarnya setiap aktivitas pembangunan akan memberikan dampak terhadap lingkungan sekitar.

#8 Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

Muara dari semua perizinan yang telah durus di atas adalah diterbitkannya IMB atau Izin Mendirikan Bangunan.

Ada dua jenis IMB yakni IMB induk dan IMB pecah.

IMB induk adalah IMB yang dikeluarkan untuk pemilik lahan induk, sedangkan IMB pecah adalah IMB yang sudah diatasnamakan konsumen.

IMB dikeluarkan oleh Dinas Kimpraswil atau Dinas Cipta Karya atau bisa juga dikeluarkan oleh dinas satu atap, bahkan pihak kelurahan atau kecamatan setempat juga berwenang.

Peraturan ini berbeda-beda di masing-masing daerah.

Cambio Lofts, Apartemen di Alam Sutera yang Telah Melengkapi Semua Perizinan

Bagi Anda yang sedang mencari hunian, terutama yang berupa apartemen, ada baiknya menanyakan terlebih dahulu ke pihak developer tentang perizinan ini saat akan membeli.

Kelengkapan perizinan ini sangat penting dalam progress pembangunan.

Tidak jarang kita mendengar ada perumahan atau apartemen baru yang perkembangan pembangunannya tersendat dan terhenti.

Setelah diselidiki, pihak developer belum melengkapi dokumen-dokumen perizinan tersebut.

Kasus terbaru mungkin masih belum hilang dari ingatan kita, tentang terhentinya proses pembangunan salah satu proyek yang digadang-gadang sebagai proyek kota mandiri terbesar di Indonesia (Cikarang).

Usut punya usut, ternyata pihak developer yang bersangkutan belum melengkapi izin yang diperlukan.

Hal ini tentu menjadi pembelajaran bagi kita semua untuk lebih selektif dalam memilih properti.

Namun untuk apartemen yang satu ini, Anda tidak perlu mengkhawatirkan hal itu.

Cambio Lofts, sebuah apartemen mewah di Alam Sutera persembahan developer terkemuka asal Negeri Singa, Singapura.

cambio lofts alam sutera

Cambio Lofts adalah sebuah proyek apartemen mewah yang dikembangkan oleh developer terkemuka asal Singapura, ACT Singapore.

Dalam proses pengembangannya, pihak developer telah melengkapi semua prosedur perizinan yang disyaratkan untuk membangun sebuah apartemen.

Sehingga, Anda tak perlu berpikir dua kali untuk membeli apartemen dengan desain eksklusif kontemporer ini.

Sejak awal, pihak developer dari ACT Singapura memang sudah berkomitmen untuk mengikuti dan melengkapi semua prosedur yang disyaratkan pemerintah Indonesia.

Hal ini dilakukan agar memperlancar proses pembangunan sehingga berjalan dengan baik.

Cambio Lofts merupakan apartemen mewah di Alam Sutera yang memiliki 2 tower, Marina dan Sentosa.

Hingga saat ini, Cambio Lofts sedang memasuki tahap pembangunan Tower Marina, untuk kemudian nanti disusul segera dengan Tower Sentosa.

Cambio Lofts nantinya akan menjadi apartemen dengan fasilitas yang super lengkap di kawasan Alam Sutera.

Memiliki hunian di Cambio Lofts, Anda hanya tinggal selangkah dengan berbagai fasilitas dan sarana umum di sekitarnya seperti sarana pendidikan, pusat perbelanjaan, sarana kesehatan, dan lain sebagainya.

Jadi, untuk Anda yang sedang mencari hunian apartemen, ada baiknya untuk meninjau Apartemen Cambio Lofts ini.

Selain desainnya yang eksklusif dan fasilitasnya yang lengkap, apartemen di Alam Sutera ini juga telah melengkapi semua perizinan yang diperlukan untuk mendirikan bangunan dengan mengantongi izin IMB yang telah diterbitkan pada 10 Mei 2017 oleh Pemkot Tangerang Selatan dengan nomor: 648/980-DPMPTSP/2017.

Editor: TSS

You Might Also Like