Ide Dekorasi, Rumah Anda

Sebentar Lagi Natal, Lengkapi Pohonmu dengan 7 Pernak-Pernik Natal Ini – Ada Maknanya, Lho!

13 Desember 2019
pernak-pernik natal
3 menit

Kurang dari dua minggu lagi hari Natal akan tiba. Segera lengkapi pernak-pernik natal milikmu sekarang, yuk! Lihat daftar barangnya di bawah ini.

Jelang hari raya Natal para pedagang pohon natal sepertinya sudah mulai merajalela di mana-mana.

Harga tiap pohon natalnya pun bervariasi mulai dari Rp65 ribu hingga Rp5 juta tergantung besar ukuran pohonnya.

Dilansir dari berbagai sumber omzet pedagang pohon natal pun katanya naik hingga sebesar 30-40 persen dari hari biasa.

Legenda pohon Natal dimulai saat abad ketujuh ketika St Boniface bepergian ke Jerman utara dalam rangka mengubah suku-suku dari daerah Nasrani.

Tradisi ini rupanya tak lepas juga dari perayaan musim dingin yang sudah ada ratusan tahun yang dilakukan masyarakat di Eropa.

Apa saja pernak-pernik natal yang harus ada di dalam pohon cemara?

Berikut daftarnya.

7 Pernak-Pernik Natal yang Harus Ada di Pohon Natal Beserta Maknanya

1. Bintang Natal

pernak-pernik natal

Pernak-pernik natal yang selalu ada di pohon natal yaitu, bintang.

Aksesori bintang ini sering diletakkan pada bagian puncak pohon yang merupakan simbol kota Betlehem.

Kota tersebut merupakan tempat kelahiran Sang Kuru Selamat yang diimani oleh umat Nasrani.

Dikisahkan, berita kelahiran juru selamat saat itu terdengar sampai ke telinga Tiga Raja dari Timur.

Mereka pun kemudian mengikuti sebuah bintang di langit sebagai satu-satunya penunjuk jalan yang dimiliki.

Berkat ketaatan mengikuti petunjuk arah dari bintang ini, sampailah mereka pada kandang tempat Yesus dilahirkan.

Sejak ituah bintang Betlehem terkenal dan menjadi salah satu simbol terpenting pada pohon Natal.

2. Topi Santa Claus

pernak-pernik natal

Topi berbentuk kerucut dan berwarna merah ini biasanya juga menjadi pernak-pernik natal saat hari Natal tiba.

Mengapa disebut dengan topi Santa Claus?

Filosofi Santa Claus memiliki arti tentang rezeki dari Sang Pencipta.

Tradisi ini lahir dari St. Nicholas yang disebut sebagai pria murah hati serta dermawan.

Ia sering kali memberikan uang dan hadiah tanpa mengungkapkan identitas aslinya.

Dalam memberikan hadiah, St Nicholas pun selalu menggunakan pakaian musim dingin berwarna merah yang disertai aksen bulu-bulu serta topi merah.

Kisah itu akhirnya berkembang seiring dengan bergulirnya zaman, lalu terciptalah karakter Santa Claus yang selalu ditunggu anak-anak untuk mendapatkan kado impiannya.

Baca Juga:

Natal dan Tahun Baru Segera Tiba, Ini 5 Tips Cerdas Bersihkan Rumah!

3. Ornamen Kaca

pernak-pernik natal

Pernak-pernik natal lainnya adalah ornamen kaca yang bervariasi untuk pohon natal.

Beberapa ornamen kaca dibentuk menjadi binatang atau simbol.

Seperti, ornamen kaca berbentuk es yang cocok ditambahkan pada pohon Natal milikmu.

Adapula pernak-pernik bernama krans dedaunan yang memiliki bentuk melingkar.

Hiasan ini kerap kali dipajang pada pintu ataupun jendela rumah.

Meskipun beberapa orang melihatnya sebagai hiasan, namun maknanya justru lebih dari itu.

Inspirasinya pertama kali hadir dari mahkota duri yang dipakai oleh Yesus saat penyaliban.

Tak heran kalau simbol ini wajib untuk selalu dipakai setiap memasuki bulan Desember.

4. Lonceng

pernak-pernik natal

Pohon natal tak lebih indah jika tidak dilengkapi berbagai macam lonceng.

Lonceng pada pohon natal digambarkan sebagai lambing kegembiraan dan ekceriaan.

Ketika lonceng-lonceng ini dibunyikan, maka kumandangnya menyemarakan seluruh bumi.

Itulah mengapa kemudian lonceng selalu menjadi pernak-pernik wajib untuk menghiasi pohon Natal dan sudut lain dalam rumah.

Baca Juga:

Libur Natal dan Tahun Baru di Rumah Saja? Ikuti Cara Seru Ini!

5. Kaus Kaki Natal

pernak-pernik natal

Pernak-pernik natal yang satu ini bisa dibuat sendiri dari kain flannel, lho.

Kisah St. Nicholas menjadikan kaus kaki identik dengan perayaan Natal.

Menurut jejak sejarah, dahulu ia melemparkan koin emas ke dalam kaos kaki milik ketiga orang wanita yang mengantungkannya di perapian.

Pada saat itu, wanita-wanita tersebut membutuhkan uang sebagai mas kawin dan menjauhkan diri dari pelacuran.

Dari situlah tradisi menggantung kaus kaki mulai diterapkan hingga sekarang.

Hiasan ini pun secara tidak langsung memberi semangat bagi seluruh umat agar selalu berbuat baik demi bisa menikmati kegembiraan saat Natal tiba.

6. Kado Natal

pernak-pernik natal

Tak sempurna rasanya bila di bawah pohon Natal tak ada sebuah kado.

Meskipun anak-anak sangat menunggu tradisi ini tipa tahunnya, namun perayaan Natal mempunyai makna kasih sayang yang pas bila diungkapkan melalui kado.

Kado ini juga merupakan perwujudan dari berkat yang telah diberi kepada umat manusia, maka harus dibungkus dengan rapi dan indah pula.

Pagi harinya setelah misa, setiap orang yang merayakan Natal akan berkumpul untuk membuka kadonya satu per satu.

7. Hiasan Lampu Natal

pernak-pernik natal

Lampu Natal hampir sama maknanya dengan lilin Natal.

Hanya saja lampu menggunakan listrik dan cahaya yang lebih beragam warna seperti, merah, kuning, hijau, biru, putih, ungu.

Lampu Natal biasanya dipakai di pohon Natal atau digantung di tempat tertentu untuk menghiasi ruangan.

Kalau di luar negeri lampu natal bahkan sampai dipakai untuk menghias satu rumah, lho.

***

Semoga informasi di atas dapat membantu kamu, ya!

Baca terus informasi-informasi menarik seputar properti dan hunian di Blog 99.co Indonesia.

Sedang mencari properti untuk berinvestasi? Temukan lewat situs 99.co/id.

You Might Also Like