Berita Berita Properti

Ini Potret Rumah Kaum Quraisy yang Selalu Memusuhi Nabi Muhammad. Masih Berdiri Kokoh!

3 menit

Kaum Quraisy sejak dahulu dikenal sebagai kaum yang menentang ajaran Islam yang disampaikan oleh Nabi Muhammad saw.

Faktor utama penentangan suku Quraisy terhadap Rasulullah adalah karena mereka tidak angin ajaran nenek moyang sudah turun-temurun tergantikan dengan ajaran Islam.

Semasa Rasulullah berdakwah, golongan Quraisy yang paling menentang keras. 

Bahkan kerabat Rasulullah yang termasuk ke dalam suku tersebut pun ikut menentang.

Beberapa kerabat tersebut di antaranya adalah Abu Jahal, Abu Lahab, Abu Sufian, Hindun binti Utbah, dan Ummu Jamil. 

Di zaman modern ini, masih ada rumah-rumah peninggalan suku Quraisy yang masih berdiri kokoh di pinggiran Kota Makkah.

Dalam unggahan kanal YouTube Alman Mulyana, berikut potret rumah kaum quraisy yang masih berdiri kokoh!

Potret Rumah Kaum Quraisy

1. Berada di Atas Bukit

rumah quraisy

Rumah kaum kafir Quraisy terletak di pinggiran Kota Makkah, tepatnya di sebuah bukit kecil dan pinggir jalan besar.

Di bukit tersebut terdapat beberapa rumah batu, ada yang sudah tinggal reruntuhan dan ada juga yang masih berdiri kokoh.

Tepat di bagian atas bukit, terdapat sebuah rumah berukuran cukup besar yang sudah ditutup.

“Setiap rumah tua di sini, jendelanya pasti ditutup seperti ini,” papar Alman.

Melalui video yang ia unggah, rumah batu yang berdiri di atas bukit memiliki bebrapa jendela berukuran besar.

Namun sayangnya, setiap akses menuju rumah tersebut sudah ditutup rapat.

Meski demikian, di beberapa bagian bawah rumah tersebut, terdapat lorong-lorong sempit.

Entah digunakan untuk apa lorong-lorong tersebut, tapi menurut Alman lorong tersebut menjadi sarang anjing.

2. Bagian Luar

rumah suku quraisy

Berdasarkan sejarah peradaban Islam, kaum kafir Quraisy sering disebut sebagai golongan yang menentang ajaran yang disampaikan oleh Nabi Muhammad saw.

Kaum tersebut dulu menghuni kawasan Makkah dan sekitarnya dengan cara berkelompok membangun rumah-rumah dari batu.

Material rumah suku Quraisy sangatlah sederhana hanya terdiri dari batu sebagai dinding dan ranting serta kayu sebagai atap.

Banyak hal menarik dari arsitektur suku Quraisy meskipun dilihat dari tampilannya, tampilan rumahnya terlihat sangat sederhana.

Mereka membangun dinding rumah dari batu yang ditumpuk tanpa menggunakan semen.

Meski telah berusia ribuan tahun, beberapa rumah yang tersisa masih berdiri kokoh dengan struktur yang juga masih tampak jelas.

3. Bagian Dalam

rumah suku qurais

Menurut keterangan Alman, bagian dalam rumah yang berdiri di gurun tandus ini memiliki suasana yang sejuk.

Hal tersebut dipengaruhi oleh material rumah yang digunakan, yakni batu dan kayu.

Di bagian dalam rumah tersebut, tampak bagian atapnya yang sangat sederhana terbuat dari kayu yang ditempatkan berjajar.

Jika diperhatikan kondisi kayu penyangga atap tersebut masih kokoh tidak lapuk dimakan waktu.

Dibandingkan dengan rumah modern, rumah suku Quraisy memiliki ketinggian yang terbilang cukup rendah.

Pun rumah yang dibangun sangat sederhana hanya berbentuk persegi panjang dengan lantai beralaskan tanah.

4. Reruntuhan

rumah kaum qurais

Selain ada bangunan yang masih terbilang kokoh, beberapa rumah peninggalan kaum quraisy yang lain sudah hampir menjadi rernutuhan.

Tampak dari bagian atapnya yang sudah bolong-bolong.

Pun demikian dengan bagian dindingnya. Meskipun dinding tersebut dibangun dari susunan batu tanpa semen, ada bagian yang sudah mulai runtuh.

Dinding tersebut diketahui dibangun dengan sistem kunci, di mana beberapa batu disusun kemudian dikunci dengan batu-batu lainnya.

Sistem kunci tersebutlah yang membuat tumpukan batu tersebut beridiri kokoh dan tak roboh meskipun didorong.

Sedangkan sisa-sisa peninggalan lainnya mungkin sudah dirobohkan untuk pembangunan jalan.

***

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Sahabat 99!

Simak informasi menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah dijual di Bojong Gede, Bogor?

Kunjungi www.99.co/id dan temukan hunian impianmu dari sekarang!

**Sumber Foto: YouTube/Alman Mulyana

Alya Zulfikar

Jr. Content Writer | Sometimes a poet, mostly a daydreamer; I, too, bleed – I bleed ink!
Follow Me:

Related Posts