Berita Berita Properti

PPN 0% Bikin Saham Properti Melonjak. SMRA Naik sampai 10% Lebih

2 menit

Kebijakan PPN 0% yang digagas beberapa waktu lalu dikhawatirkan memperburuk keadaan saham properti Indonesia. Namun, hasilnya ternyata bertolak-belakang. Baca berita selengkapnya di sini!

Berkat kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 0%, saham properti di Indonesia mengalami peningkatan pesat.

Sebelumnya, sentimen relaksasi PPN dan uang muka (DP) 0% dikhawatirkan akan mendapatkan respons negatif dari masyarakat.

Namun, data yang diluncurkan oleh RTI memperlihatkan hasil yang berbeda.

Seberapa besar peningkatan saham emiten properti berkat kebijakan baru ini?

Simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Saham-Saham Properti di Indonesia Meningkat

saham properti

Emiten Harga Saham

Perubahan (%)

SMRA 975 10.17%
BSDE 1,250 5.04%
CTRA 1,195 4.82%
PWON 585 3.54%
ASRI 238 3.48%
SSIA 494 3.35%
APLN 173 2.98%
LPCK 1,195 2.14%

Mengutip dari CNBC Indonesia, data RTI di atas menunjukkan 8 saham properti yang berhasil meningkat.

Posisi pertama diduduki oleh saham emiten PT Summarecon Agung Tbk. (SMRA) dengan nilai 10,17% ke level Rp957 per unit.

Menurut data yang sama, nilai transaksi saham SMRA siang hari ini sudah mencapai Rp74,7 miliar.

Dari angka tersebut, sebesar Rp302,78 merupakan saham milik investor asing yang melakukan pembelian.

Di posisi kedua ada saham dari PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE) yang meningkat sebesar 5,04%.

Sama dengan SMRA, sebagian saham BSDE juga dimiliki oleh investor asing di pasar reguler.

Selanjutnya, posisi ketiga ditempati oleh PT Ciputra Development Tbk. (CTRA).

Nilai saham emitennya meningkat 4,82% ke Rp1.195 per unit pada sesi I hari ini (Rabu, 10/03/2021).

Sementara itu, PT Lippo Cikarang Tbk (PCK) menempati posisi terakhir.

Namun, kenaikannya cukup signifikan, yaitu sebesar 2,14% pada pukul 10.35 Rabu ini.

Adapun nilai transaksi saham properti PT Lippo Cikarang Tbk. adalah sebesar Rp785 juta.

Untuk volume, PCK menjual sebanyak 660 ribu lembar saham.

Nilai Saham Meningkat Berkat PPN 0%

rumah subsidi

Setelah ditelusuri, nilai saham properti di Indonesia meningkat karena relaksasi uang muka dan PPN 0%.

Artinya, selain mendapatkan keringanan DP, pembeli rumah juga mendapatkan pembebasan pajak pertambangan nilai.

Menurut kajian pemerintah, keringanan ini akan berlaku sampai bulan Agustus mendatang.

Programnya akan dijalankan melalui pelonggaran Loan to Value (LTV) dan Financing to Value (FTV) sebesar 100%.

“Kebijakan sementara ini, akan menguntungkan pengembang properti, tujuannya untuk mengurangi inventori yang membuat pasokan berlebih selama ini,” tulis CLSA Sekuritas seperti dikutip dari CNBC Indonesia, Selasa (2/3/2021) silam.

Keputusan pemerintah ini disambut baik oleh Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI), Totok Lusida.

“Apa yang dilakukan pemerintah untuk mendukung semuanya, kita kerja dulu lah, kalau sampai Agustus. Kemarin kita usulan sampai Desember segala transaksi dalam hal properti, sampai Desember,” kata Totok kepada CNBC Indonesia.

***

Semoga ulasan di atas bermanfaat ya, Sahabat 99…

Jangan lupa untuk pantau terus informasi terkini dan menarik seputar properti lainnya lewat Berita 99.co Indonesia.

Untuk kamu yang tertarik membeli rumah dengan harga bersahabat seperti Jadeite BSD, langsung saja kunjungi 99.co/id, ya!

Samala Mahadi

Content Writer and all things Basquiat connoisseur.

Related Posts