Berita Ragam

Alumni Matematika UI Prediksi Akhir Kasus Corona Indonesia, Ini Hasilnya

2 menit

Ikatan Alumni Departemen Matematika Universitas Indonesia (UI) membuat prediksi akhir kasus corona Indonesia dengan perhitungan matematis. Begini hasilnya!

Prediksi yang dibuat tersebut dituangkan dalam sebuah dokumen berjudul “Akan sampai kapan perjuangan kita melawan pandemi Covid-19?”

Kemudian, hasil analisis sejumlah alumnus tersebut disebarkan melalui akun instagram Ikatan Alumni Departemen Matematika UI dengan akun @ilunimathui.

Simulasi ini dibuat dengan menerapkan model SIRU (Susceptible, Infected, Reported, dan Unreported) yang juga dipakai di Tiongkok.

Tim peneliti yang terdiri dari Barry Mikhael Cavin, Rahmat Al Kafi, Yoshua Yonatan Hamonangan, dan Imanuel M Rustijono ini membuat tiga skenario kasus.

Setiap skenario memuat tindakan pencegahan corona serta memetakan seperti apa hasilnya dan kapan pandemi corona Indonesia bisa berakhir.

Tiga Skenario Akhir Kasus Corona Indonesia

corona indonesia

Berdasarkan rafik di atas, diprediksi pandemi COVID-19 di Indonesia akan mencapai puncaknya pada 16 April dengan 546 kasus positif baru.

Selanjutnya, diperkirakan pandemi corona akan berakhir pada sekitar akhir Mei atau awal Juni.

Mengambil data pada grafik di atas dengan beberapa data lainnya, kemudian dibuatlah tiga skenario untuk memperkirakan akhir corona di Indonesia.

Baca Juga:

Mengenal Disinfeksi & Panduan Lengkap Melakukannya Di Rumah. Bisa Cegah Virus Corona!

Skenario Pertama

corona indonesia

Apabila per 1 April 2020 tak ada kebijakan tegas dan signifikan yang diambil pemerintah untuk mengurangi interaksi antarmanusia.

Misalnya, kegiatan ekonomi dan pendidikan tetap berjalan seperti biasa.

Maka, perkiraan puncak pandemi akan terjadi pada tanggal 4 Juni 2020 dengan total kasus baru sebanyak 11.318 kasus.

Pandemi baru akan berhenti sekitar akhir Agustus hingga awal September.

Skenario Kedua

Apabila per 1 April 2020 sudah diberlakukan kebijakan pembatasan interaksi antarmanusia, namun kurang tegas, kurang strategis, dan kurang disiplin.

Maka, puncak pandemi corona Indonesia diperkirakan akan terjadi pada 2 Mei 2020.

Tidak hanya itu, akan ada tambahan sekitar 1.490 kasus baru dengan akumulasi kasus positif mencapai 60.000 kasus.

Dari skenario kedua ini, pandemi diperkirakan baru akan selesai pada akhir Juni atau awal Juli.

Skenario 2 inilah yang sedang berlaku di Indonesia saat ini sekaligus yang paling mungkin terjadi.

Skenario Ketiga

Skenario ketiga apabila pemerintah memberlakukan kebijakan tegas dan strategis per 1 April 2020.

Interaksi antarmanusia sangat dibatasi, masyarakat disiplin dan tegas menerapkan physical distancing.

Dengan mengambil skenario 3, diperkirakan puncak pandemi akan berakhir 16 April 2020.

Akan ada tambahan 546 kasus baru dengan akumulasi pasien positif mencapai 17.000 kasus.

Diperkirakan pandemi akan berakhir pada akhir Mei atau awal Juni 2020.

Langkah Penting Menghentikan Laju Kasus Corona Indonesia

Melihat ketiga skenario yang telah dikaji di atas, pemerintah dan masyarakat seharusnya sudah bisa menilai sendiri.

Kebijakan pemerintah ditambah dengan kedisiplinan masyarakat menjadi kunci utama skenario mana yang akan berjalan.

Sama seperti yang terjadi di negara-negara lainnya, physical distancing atau pembatasan fisik menjadi langkah yang sangat efektif.

Langkah tersebut sudah terbukti dapat menurunkan bahkan menghentikan laju kasus corona secara positif.

Mau kasus corona Indonesia segera berakhir?

Mari ambil peran dan bergerak bersama-sama dengan cara terbaik yaitu diam #dirumahaja.

Baca Juga:

Fakta Mengejutkan Hantavirus Di China, Disebut Lebih Berbahaya Dari Corona

Tetap waspada di manapun berada ya, Sahabat 99!

Daripada disimpan dan dibaca sendiri, mending share artikel ini ke media sosial yuk.

Jangan lupa bookmark blog 99.co Indonesia untuk informasi menarik lainnya.

Ingin cari properti? Pastikan untuk mencarinya di 99.co/id.

Elmi Rahmatika

Scribo ergo sum. I write, therefore I am.

Related Posts